Kesehatan
Kesehatan•17 FEB 2024
Apa Itu Maag? Kenali Gejala dan Penyebabnya
Apa itu maag? Penyakit ini sering membuat rasa tidak nyaman di perut, yang sebenarnya lebih dari itu. Kondisi ini sering ditandai dengan iritasi, erosi, atau peradangan yang terjadi pada lapisan lambung. Mulai dari pola makan tidak sehat hingga stres, ada banyak hal yang berkontribusi pada kondisi ini.
Artikel ini akan mengupas tuntas tentang maag, dari penyebab hingga solusi mengatasinya. Dengan mengenali gejala awalnya, Anda bisa lebih memahami langkah apa yang harus diambil agar lambung tetap sehat dan nyaman.
Jenis Maag yang Sering Terjadi
Secara umumnya, ada empat tipe maag atau gastritis yang umum terjadi, yaitu maag akut, kronis, erosive gastritis, dan non-erosive gastritis.
Maag akut biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang tiba-tiba dan umumnya terjadi dalam waktu yang singkat. Penyebabnya adalah karena peradangan di perut, terlalu sering konsumsi obat antiradang, konsumsi alkohol, infeksi yang parah, operasi, dan trauma di perut.
Maag kronis adalah iritasi dan peradangan yang terjadi dalam waktu yang lama. Sering kali, infeksi bakteri adalah pemicunya. Gejalanya muncul sangat lambat dari waktu ke waktu.
Erosive gastritis adalah jenis yang agak jarang dan umumnya tidak menyebabkan peradangan yang terlalu parah. Namun, pendarahan dan bisul akan terbentuk di lapisan perut.
Non-erosive gastritis adalah peradangan yang tidak menyebabkan ulkus, luka, maupun pendarahan di lambung.
Namun wajib Anda pahami, apa pun jenisnya, maag tetap menyakitkan dan membuat penderitanya tidak nyaman.
Gejala Sakit Maag
Bukan hanya mual dan kembung, ada beberapa gejala maag yang kerap muncul yang wajib Anda kenali:
Sensasi terbakar di dada atau heartburn sehingga merasakan tidak nyaman di perut bagian atas.
Ketika gejala sebelumnya semakin parah, penderita akan merasakan mual hingga keinginan untuk muntah.
Begah dan kembung sekaligus merasa cepat kenyang.
Ada juga yang merasakan kurang nafsu makan.
Anda merasakan hal-hal di atas? Mungkin itu adalah ciri-ciri sakit maag kambuh.
Penyebab Sakit Maag
Maag atau gastritis adalah kondisi di mana terjadi peradangan pada lapisan lambung. Kelemahan atau cedera yang terjadi pada lapisan yang melindungi dinding lambung membuat cairan pencernaan merusak lapisan pelindung tersebut.
Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Maag yang Umum Terjadi & Cara Mengatasinya
Beberapa kondisi dinyatakan meningkatkan risk factor terserang maag, seperti:
1. Stres
Risiko penyakit maag semakin meningkat pada orang-orang yang sering terpapar stres. Kondisi ini memicu tubuh memproduksi asam lambung yang berlebihan, sehingga mengiritasi lapisan perut.
Baik psikologis maupun fisik, stres adalah faktor yang sering terabaikan. Untuk mengatasinya, diperlukan stress management yang baik dan perubahan pola hidup.
2. Usia
Semakin banyak usia, semakin menipis pula lapisan di perut. Tidak heran jika orang yang lebih tua memiliki resiko lebih tinggi mengalami gastritis atau maag. Selain karena infeksi bakteri H. pylori, kondisi tidak nyaman di perut ini disebabkan oleh autoimun.
3. Infeksi Bakteri
Helicobacter pylori atau H. pylori adalah penyebab umum dari sakit maag. Peradangan yang terjadi akibat bakteri ini bisa menjadi tukak lambung.
Meskipun cara bakteri ini menular masih belum sepenuhnya terpecahkan, scientist sepakat bahwa penyebarannya melewati kontak langsung dengan droplets, tinja, dan muntahan. Atau, konsumsi makanan yang terkontaminasi juga bisa menjadi faktor lainnya. Perlu antibiotik untuk memberantas bakteri ini.
4. Konsumsi Pereda Nyeri Terlalu Sering
Maag disebabkan oleh peradangan di lapisan perut, yang mungkin disebabkan oleh konsumsi pereda nyeri yang terlalu sering.
Ibuprofen atau aspirin secara teratur dan jangka waktu panjang, misalnya, meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit ini. Kalau Anda masih mengonsumsi obat pereda nyeri, pastikan sudah sesuai dengan anjuran dokter.
5. Alkohol
Alkohol yang masuk ke tubuh secara berlebihan bisa mengakibatkan banyak sekali kerugian pada tubuh – salah satunya adalah gastritis. Zat yang satu ini bersifat panas sehingga konsumsi berlebih bisa merusak mukosa perut.
Apabila berlangsung terus-menerus, tubuh akan mengurangi produksi lendir yang mengurangi asam lambung sehingga terjadi nyeri. Gejala yang muncul biasanya meliputi nyeri perut hingga mual dan muntah.
Selain mengurangi konsumsi alkohol dan berkonsultasi dengan dokter, Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus bisa menjadi vitamin herbal yang Anda konsumsi.
Baca Juga: Sido Muncul Sari Kunyit Plus: Manfaat dan Cara Konsumsi
Mengandung curcuminoid, produk alami ini membantu mengontrol asam lambung dan melindungi lapisan mukosa. Hasilnya? Iritasi di pencernaan pun bisa dihindari.
6. Kondisi Kesehatan Tertentu
Seseorang yang mengidap penyakit kronis juga memiliki resiko lebih tinggi terserang gastritis, seperti:
GERD atau asam lambung yang naik ke esofagus bisa merusak lapisan perut dan esofagus. Akibatnya, lapisan perut menjadi tipis dan mudah terserang maag.
Diabetes tipe-1 mengakibatkan sistem imun menurun. Hal ini meningkatkan resiko terserang infeksi bakteri semakin tinggi, termasuk H. pylori.
Radang usus, yang menyebabkan peradangan kronis pada pencernaan.
Gangguan autoimun, seperti celiac disease, menyebabkan peradangan di lapisan perut.
Anemia pernisiosa, kondisi di mana penyerapan vitamin B12 menurun sehingga mengakibatkan gastritis autoimun.
HIV.
Salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan adalah dengan mengenali gejala maag sejak dini. Apabila Anda mengalami tanda-tanda seperti nyeri perut, mual, atau kembung, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Maag yang Aman dan Efektif
Jaga juga pola hidup sehat dengan diet seimbang, menjauhi pemicu stres, dan stop konsumsi alkohol maupun obat-obatan yang disebutkan di atas. Memiliki pemahaman tentang penyakit maag akan dapat membantu Anda menentukan tindakan yang tepat.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•17 FEB 2024
10 Cara Menghangatkan Badan saat Musim Dingin
Musim mulai bergeser dari musim panas ke musim hujan. Suhu udara juga cenderung turun sehingga tubuh mungkin merasa lebih dingin dari biasanya. Tidak heran kalau banyak orang mulai mencari cara menghangatkan badan agar tetap merasa nyaman.
Tapi apa saja cara yang efektif agar tubuh tetap hangat dan terhindar dari dingin yang menggigit? Temukan jawabannya di artikel ini.
1. Menggunakan Baju yang Tebal
Menggunakan lapisan tambahan, seperti jaket, tentu bisa membantu membuat suhu tubuh lebih nyaman. Atau, Anda juga bisa mengenakan pakaian yang bahannya memang hangat, seperti fleece dan wol.
Selain itu, lebih disarankan untuk menggunakan beberapa lapis pakaian daripada satu lapis saja tapi tebal. Hal ini karena lapisan kain bisa menjebak udara hangat sehingga menjadi isolator yang baik.
2. Jalan-Jalan di Luar Ruangan
Ketika cuaca di luar sedang tidak hujan, Anda bisa jogging atau mencari udara segar di luar. Melakukan kegiatan yang menaikkan suhu tubuh di udara dingin memungkinkan sistem metabolisme yang lebih baik.
Tubuh juga lebih cepat beradaptasi dengan musim yang berganti. Meskipun terdengar kontradiktif, jalan-jalan di udara yang sejuk di luar adalah cara mengatasi badan dingin yang efektif. Pakar juga sepakat bahwa aktivitas ini meningkatkan kekebalan tubuh.
3. Kardio dalam Ruangan
Bagaimana jika badan dingin karena hujan? Melakukan kardio di dalam ruangan bisa menjadi jawaban. Ketika detak jantung bertambah, suhu tubuh juga meningkat.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di dalam ruangan? Banyak – jumping jack dan lompat tali adalah cara paling sederhana. Atau, Anda bisa gunakan treadmill, sepeda statis, atau peralatan olahraga lainnya.
4. Menyelipkan Tangan di Ketiak
Jari-jari tangan dan kaki adalah bagian tubuh yang menggigil ketika kedinginan. Namun, tidak perlu khawatir – tubuh manusia memiliki pusat penghangat alami yaitu ketiak.
Ya, ketiak adalah area yang bisa menghangatkan jari-jari Anda. Menyelipkannya di ketiak sama dengan menyalurkan kehangatan ke jari-jari yang dingin, sehingga ini menjadi cara agar tidak kedinginan yang paling simpel dan bisa langsung dipraktekkan.
5. Minum Teh atau Kopi Hangat
Minum sesuatu yang hangat, seperti teh dan kopi, juga menjadi pertolongan tepat untuk mengurangi suhu yang rendah. Rasanya yang lembut tidak hanya menyajikan kehangatan, tapi juga sensasi relaksasi untuk tubuh.
Selain teh dan kopi, ada Este Emje Susu Sido Muncul yang siap menemani ketika cuaca sedang dingin. Kombinasi unik dari susu, telur, madu, ginseng, dan jahe akan menjaga suhu tubuh tetap hangat sekaligus meningkatkan stamina.
6. Makan Lebih Banyak Kalori
Menghabiskan waktu di hari yang dingin juga membuat tubuh memerlukan kalori lebih banyak. Ini juga menjadi cara mengatasi kedinginan di malam hari yang efektif.
Meskipun ini bukan berarti menjadi alasan untuk ngemil terus setiap musim hujan, mengonsumsi makanan yang kaya kalori akan menjaga tubuh tetap hangat ketika tidur di malam hari.
7. Tetap Hangat dengan Protein dan Lemak Sehat
Makan sepertinya akan menjadi salah satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan selama musim dingin. Ini juga menjadi momen di mana Anda memilih makanan dengan benar.
Protein dan lemak sendiri butuh waktu cerna yang lebih lama daripada karbohidrat. Penelitian menyebutkan bahwa makanan memiliki efek thermogenic dari kalori yang berasal dari lemak sehat.
Makanya, perkaya diet harian Anda dengan makanan berprotein dan mengandung lemak sehat seperti telur rebus, salmon, alpukat, daging sapi, dan lain sebagainya.
8. Meditasi
Penelitian menunjukkan bahwa meditasi, meskipun dilakukan oleh yang belum berpengalaman, efektif meningkatkan core temperature. Makanya, tidak berlebihan jika meditasi menjadi salah satu cara menghilangkan dingin.
Namun, cara ini harus menggunakan teknik yang disebut “g-tummo”. Anda harus memvisualisasikan berada di tempat yang hangat untuk melakukannya.
9. Teknik Pernapasan
Pernah dengar tentang vase breathing? Teknik ini disebut sebagai cara meningkatkan suhu tubuh yang efektif.
Caranya pun mudah – bernafas seperti biasa dan menahannya selama beberapa detik, kemudian kontraksikan otot pelvis dan abdominal. Proses ini akan membuat tubuh berada di posisi seperti sebuah vas.
10. Mandi Air Hangat
Cara mengatasi kedinginan adalah dengan meningkatkan suhu internal di tubuh Anda. Salah satu caranya adalah dengan terapi hydro-immersion, yang lebih sering kita kenal dengan ‘mandi’.
Mandi air hangat umumnya membantu suhu tubuh menghangat. Namun, membiarkan area dada berendam di air hangat mempercepat proses peningkatan suhu tubuh. Bonusnya, tekanan darah akan lebih stabil dan membantu Anda untuk tidur lebih cepat.
Baca Juga: Este Emje Sido Muncul: Manfaat, Komposisi, dan Cara Minumnya
Musim hujan yang membuat sekitar menjadi dingin sebaiknya tetap membuat kita semangat beraktivitas. Anda bisa menerapkan cara menghangatkan badan yang seru dan nikmat di atas. Gunakan terus pakaian yang hangat ketika berkegiatan, selalu konsumsi makanan yang sehat dan seimbang, serta nikmati hari dengan Este Emje Sido Muncul!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•16 FEB 2024
5 Manfaat Vitamin E untuk Kulit Wajah, Cegah Penuaan Dini!
Vitamin E adalah sumber nutrisi yang sangat esensial bagi tubuh. Hal ini karena senyawa yang termuat di dalamnya dapat membantu kinerja sel-sel di dalam tubuh, khususnya di area mata, otak, organ reproduksi, dan kulit. Namun, ternyata, juga ada banyak manfaat vitamin E untuk kulit.
Apa manfaat vitamin E untuk kulit badan? Fungsinya adalah untuk mengencangkan dan mengenyalkan kulit karena ampuh merangsang produksi kolagen pada lapisan kulit. Sedangkan manfaat vitamin E untuk kulit wajah dan kecantikan, justru lebih luas lagi.
Simak apa saja manfaatnya pada penjelasan di bawah ini!
1. Menjaga Hidrasi agar Kulit Tetap Lembap
Apakah Anda pernah mengalami kulit wajah terasa kering dan kusam? Ternyata, itu adalah dampak kulit yang dehidrasi. Karena itu, Anda perlu memastikan jika kulit wajah Anda telah terhidrasi dengan baik. Caranya adalah dengan menambah asupan vitamin E, baik secara topikal maupun langsung dari dalam.
Hal ini karena vitamin E sudah terbukti bisa meningkatkan hidrasi stratum korneum (lapisan epidermis terluar kulit) secara signifikan. Senyawa ini ampuh untuk mengikat air di area stratum korneum dan mencegah kondisi dehidrasi. Jumlah konsentrasinya yang paling optimal adalah 5%.
2. Mengusir Tanda-Tanda Penuaan
Secara garis besar, manfaat vitamin E untuk wanita maupun untuk pria adalah sama, yaitu untuk mengusir tanda penuaan dini. Jadi, tidak heran jika Anda sering menemukan senyawa ini di dalam berbagai produk skincare dan juga bodycare.
Hal ini karena senyawa tersebut adalah antioksidan non-enzimatik yang larut dalam lemak. Tugasnya untuk melindungi kulit dari efek buruk stres oksidatif, termasuk photoaging.
Karena bisa larut dalam lemak, kinerja senyawa ini memang jauh lebih efisien. Molekul-molekul pada vitamin ini bisa membantu proses metabolisme dengan lebih cepat dan mencegah sel-sel kulit mengalami penuaan sebelum waktunya. Jadi, garis halus dan kerutan bisa hilang dan tersamarkan.
Apabila Anda penasaran tentang bolehkah vitamin E dioleskan ke wajah untuk mendapatkan manfaat ini, jawabannya adalah boleh. Hanya saja, pastikan Anda mengoleskannya dalam bentuk serum atau krim wajah, bukan dalam bentuk asli. Selain itu, Anda bisa mengonsumsi senyawa ini melalui makanan atau kapsul vitamin E.
3. Menyamarkan Hiperpigmentasi dan Mencerahkan Kulit
Apakah vitamin E bisa mencerahkan kulit? Ternyata, senyawa ini bukan hanya mampu membuat kulit lebih cerah, hiperpigmentasi di kulit wajah Anda pun bisa tersamarkan dengan pemakaian vitamin E yang tepat dan rutin.
Senyawa yang satu ini telah terbukti ampuh untuk merangsang proses depigmentasi pada kulit dengan cara mengganggu peroksidasi lipid pada membran melanosit. Selain itu, molekul pada senyawa ini juga bisa membuat kandungan glutathione intraseluler meningkat dan produksi tirosinase terhambat.
Hasilnya, warna kulit wajah yang lebih merata dan cerah. Jadi, manfaat vitamin E untuk wajah flek hitam memang telah teruji secara klinis.
4. Meminimalkan Dampak Radiasi
Kemudian, senyawa ini juga ampuh untuk meminimalkan dampak radiasi. Hal ini karena vitamin E bisa meningkatkan fotoproteksi terhadap iradiasi kulit yang distimulasi oleh sinar matahari, dari empat kali lipat hingga delapan kali lipat. Jadi, kulit wajah Anda pun pasti akan lebih terlindungi.
Baca Juga: Sido Muncul Natural Vitamin E 100 IU: Manfaat & Aturan Minum
Selain itu, antioksidan di dalamnya juga ampuh menangkal radikal bebas di kulit wajah. Sebagai biokimia aktif, senyawa ini akan memberikan elektron pada radikal bebas dan menetralkannya. Hasilnya, kulit Anda bisa lebih kuat terhadap berbagai patogen yang muncul akibat aktivitas radikal bebas.
5. Cepat Menyembuhkan Luka
Selanjutnya, senyawa ini juga dapat membuat luka sembuh dengan lebih cepat. Hal ini karena ada aktivitas antioksidan yang melindungi kulit dari stres oksidatif. Kondisi ini memberikan waktu yang lebih singkat untuk penyembuhan luka, termasuk luka bakar dan luka-luka lainnya.
Menariknya, selain mengoleskan krim atau serum dengan kandungan vitamin E, Anda pun bisa menambah asupan senyawa ini di dalam tubuh melalui makanan. Bahkan, kini sudah ada suplemen yang bisa memastikan jika konsumsi vitamin E harian Anda sudah tercukupi, yaitu Sido Muncul Natural Vitamin E 100.
Suplemen ini bisa membantu memelihara kesehatan kulit agar tetap sehat. Selain itu, kulit juga akan lebih terjaga selama beraktivitas sehari-hari, karena suplemen herbal ini ampuh menangkal radikal bebas penyebab berbagai masalah kulit.
Di dalam ini, terkandung D-α tokoferol, yang merupakan vitamin E alami yang diproduksi oleh tubuh. Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena konsumsi suplemen ini sangat aman, selama Anda memperhatikan aturan pemakaian, yaitu 1-3 kapsul per hari atau sesuai dengan anjuran dokter.
Baca Juga: 6 Akibat Kekurangan Vitamin E dan Cara Mengatasinya
Dengan konsumsi yang rutin dan sesuai aturan, Anda bisa menikmati semua manfaat vitamin E untuk kulit di atas. Hal ini karena asupan vitamin harian Anda sudah terpenuhi, sehingga senyawa ini bisa bekerja secara optimal di dalam tubuh.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•14 FEB 2024
6 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini pada Pria Dewasa
Ejakulasi adalah hal yang sangat normal bagi pria ketika melakukan kegiatan seksual. Hanya saja, terkadang sperma keluar dengan terlalu cepat dan membuat frustasi. Karena itu, Anda perlu tahu cara mengatasi ejakulasi dini pada pria.
Lalu, berapa lama normalnya laki-laki keluar? Biasanya Anda perlu waktu 5-10 menit dari mulai penetrasi. Jika belum satu menit penetrasi tapi sperma sudah keluar atau bahkan sebelum penetrasi, itu klimaks prematur yang harus segera diatasi. Sebab, meskipun tidak berbahaya, kondisi ini memang cukup memalukan.
Memangnya, apa penyebab laki-laki cepat keluar saat berhubungan? Penyebabnya antara Anda sedang terkena gangguan psikologis, tubuh yang tidak fit, dan gangguan hormon atau keturunan. Karena itu, berikut adalah cara mengatasinya!
1. Terapkan Teknik Khusus untuk Mencegah Klimaks Prematur
Bagaimana cara agar pria tidak cepat keluar pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menerapkan teknik tertentu ketika melakukan aktivitas seksual. Menariknya, ada beberapa teknik yang bisa Anda coba, mulai dari teknik pause-squeeze dan start-stop.
Pada teknik pause-squeeze, Anda dapat berhenti sejenak ketika sudah merasa akan klimaks. Lalu tekan kemaluan dengan lembut, khususnya pada kepala penis, agar keinginan klimaks tersebut terhenti. Anda bisa melakukannya secara berulang kali hingga Anda merasa bahwa waktunya sudah tepat untuk klimaks.
Selain pause-squeeze, ada teknik lain yang bisa Anda coba, yaitu teknik start-stop. Caranya adalah dengan menghentikan rangsangan tepat saat Anda merasa akan klimaks. Ketika keinginan tersebut sudah hilang, beri rangsangan kembali. Terus lakukan teknik ini hingga waktu klimaks sudah benar-benar tiba.
2. Coba Masturbasi sebelum Seks
Beberapa orang pria juga terbantu mengatasi klimaks dengan melakukan mastrubasi sebelum seks. Hal ini karena kegiatan tersebut bisa membuat Anda mengeksplorasi diri tentang apa yang Anda sukai dan apa yang tidak Anda sukai.
Di samping itu, Anda juga dapat belajar soal bagaimana cara untuk bertahan lebih lama ketika Anda berhubungan seksual. Hanya saja, cara ini memang bersifat personal, jadi ada yang berhasil mengatasi klimaks prematur dengannya dan ada yang tidak.
3. Melakukan Senam Kegel dan Rutin Berolahraga
Bagaimana cara membuat agar air mani tidak cepat keluar secara alami? Rutin olahraga adalah kuncinya. Ada beberapa olahraga yang bisa Anda coba, yaitu lari, senam kegel, dan yoga. Bahkan, menurut penelitian, 63% penderita sembuh setelah rutin melakukan senam kegel.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Stamina Pria agar Tidak Cepat Lelah
4. Kelola Stres dengan Baik
Lalu, jangan lupa untuk mengelola stres dengan baik. Hal ini karena klimaks prematur bukan hanya masalah fisik semata, sebab masalah mental juga bisa memengaruhinya. Jadi, mengelola stres adalah hal yang sangat esensial jika Anda tidak ingin masalah klimaks yang satu ini menimpa Anda.
Jika memungkinan dan Anda memang membutuhkannya, Anda bisa mencari bantuan profesional seperti psikolog atau terapis seks bersertifikat. Atau, coba beberapa aktivitas lain yang bisa meningkatkan serotonin dan menurunkan tingkat stress sebelum Anda berhubungan seksual.
Selain itu, cara mengatur pikiran agar tidak cepat keluar lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan mengobrol bersama pasangan ketika melakukan seks.
5. Berhenti Merokok dan Minum Alkohol
Anda juga mengatasi klimaks prematur dengan berhenti merokok. Hal ini karena rokok bisa menurunkan libido dan membuat kinerja Anda ketika berhubungan seksual menjadi kurang baik. Jadi, berhenti merokok ampuh untuk membuat seks lebih menyenangkan bagi Anda dan pasangan.
Tidak hanya merokok, mengurangi konsumsi minuman beralkohol juga bisa membuat stamina Anda lebih baik dan mengatasi klimaks prematur.
6. Konsumsi Suplemen Penambah Stamina
Jika semua cara di atas masih terasa kurang ampuh, Anda bisa mengatasi masalah klimaks dengan rutin mengonsumsi suplemen penambah stamina.
Sebab, ada beberapa obat herbal mengatasi ejakulasi dini pada pria, khususnya yang memuat tribulus. Contohnya seperti Kuku Bima TL Formula Baru Plus Tribulus 40 Kapsul.
Kandungan tribulus dalam suplemen ini dapat membantu memelihara stamina dan kesehatan pria sehingga mencegah klimaks prematur.
Sebab, tanaman ini sudah terbukti ampuh untuk mengatasi berbagai masalah seksual yang Anda alami. Di samping itu, masalah kurang gairah dan disfungsi ereksi juga bisa teratasi.
Selain tribulus, ada juga kandungan bahan herbal lain di suplemen ini yang ampuh membantu mengatasi masalah seksual Anda. Di dalamnya ada kandungan ginseng, kencur, pasak bumi, jahe merah, lada hitam, dan lain-lain. Semua bahannya sudah populer sebagai tanaman herbal yang ampuh menambah stamina pria.
Baca Juga: Manfaat Kuku Bima TL Formula Baru Plus Tribulus
Jadi, mengonsumsi suplemen dari Kuku Bima ini merupakan salah satu cara mengatasi ejakulasi dini pada pria yang cukup ampuh.
Namun, jangan lupa untuk membaca aturan pakai sebelum Anda mengonsumsi suplemen ini. Hal ini perlu dilakukan agar Anda mendapatkan hasil yang paling maksimal.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•11 FEB 2024
10 Penyebab Anak Susah Makan dan Tips Mengatasinya
Anak susah makan sering kali menjadi kekhawatiran tersendiri setiap orang tua. Ketika nafsu makan anak menurun, pertanyaan dan kecemasan mulai bermunculan. Apakah ini tanda masalah kesehatan atau hanya fase? Sebelum mencari solusinya, kenali dulu apa saja penyebab anak susah makan.
Dalam artikel ini, Anda akan menemukan berbagai faktor yang mempengaruhi nafsu makan anak. Temukan juga solusi yang bisa membantu mereka kembali menemukan rasa senang ketika makan, sehingga anak tak lagi GTM.
1. Fase Pilih-Pilih Makanan
Balita menyukai makanan manis secara natural. Itulah kenapa mereka tidak pernah menolak ASI. Keinginan ini pun akan bertahan hingga beberapa waktu dan biasanya akan menurun ketika menginjak masa remaja.
Oleh karena itu, balita harus belajar merasakan makanan gurih. Balita umumnya melihat orang tua dan saudaranya ketika makan. Apabila orang-orang sekitarnya makan dengan menu makanan yang variatif, kemungkinan si Kecil akan melakukan kebiasaan serupa.
2. Merasa Asing dengan Makanannya
Alasan lain kenapa anak tidak mau makan adalah merasa asing atau takut dengan makanannya. Takut mencoba makanan baru sebenarnya ada istilahnya, neophobia.
Umumnya, ini terjadi ketika anak menginjak usia 2 tahun. Meskipun fobia ini hilang dengan sendirinya, jangan bosan memperkenalkan anak dengan makanan baru.
3. Preferensi dari Sensori Lainnya
Anak-anak memiliki taste buds dua kali lebih banyak dari orang dewasa. Oleh karena itu, indra pengecap mereka jauh lebih sensitif daripada orang tuanya, apalagi ketika mereka mencicipi rasa yang kuat atau pahit – seperti sayur.
Selain itu, mereka juga menolak atau menyukai makanan berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari sensori lainnya, seperti:
Tekstur
Aroma
Tampilan
Warna
Salah satu cara yang efektif mengatasi penyebab anak tidak mau makan ini adalah dengan membiarkan mereka melakukan eksplorasi, bahkan bermain dengan makanan.
Tapi apabila pilih-pilihnya terlalu ekstrem, mungkin ada indikasi bahwa anak memiliki masalah sensori. Daripada mengalami defisiensi nutrisi, segera konsultasikan dengan dokter.
4. Konstipasi
Konstipasi umumnya menyebabkan penurunan nafsu makan, bahkan anak tidak mau makan sama sekali. Seperti orang dewasa, frekuensi buang air besar menurun karena anak mengalami kesulitan melakukannya.
Biasanya, penyebab kondisi ini adalah perubahan pola makan atau rutinitas. Anak yang sedang potty train dan setelah sakit, misalnya, cenderung mengalami konstipasi. Selain tidak mau makan, anak juga mengalami nyeri perut, kembung, dan mudah rewel.
5. Masih Kenyang
Pernah melihat si Kecil ngeyel tidak mau makan karena kenyang? Mungkin mereka memang masih kenyang. Beberapa anak masih minum susu bahkan hingga setelah masa balita, yang mana membuat mereka merasa kenyang.
Apabila si Kecil beberapa kali menyisakan makanan, kurangi porsinya. Membiarkan mereka untuk mengambil makan sendiri juga ide yang baik. Selain itu, Anda juga bisa kurangi cairan yang mereka konsumsi sebelum makan.
6. Merasa Lelah
Lelah dan distraksi bisa menjadi alasan kenapa anak tidak mau makan, mirip dengan orang biasa. Umumnya ini terjadi ketika:
Mereka sangat aktif seharian.
Kurang tidur di malam sebelumnya.
Sedang menyukai suatu hal dan tidak mau istirahat.
Apabila ketika makan malam anak sering kelelahan, berikan porsi makan siang yang lebih besar di siang hari.
7. Tumbuh Gigi
Kondisi tumbuh gigi sering kali membuat anak malas makan. Gusi yang bengkak dan nyeri tentu mengakibatkan rasa yang tidak nyaman.
Baca Juga: Jamu Anak Sehat Sido Muncul: Kandungan, Manfaat & Cara Minum
Seringkali, teething dibarengi dengan mudah rewel, demam rendah, dan membuat air liur terus keluar. Apabila ini adalah penyebabnya, orang tua bisa mengurangi rasa sakit dengan menggosok lembut gusi dengan jari bersih atau memberikan mainan teething yang terbuat dari karet.
8. Autoimun
Celiac disease, salah satu penyakit autoimun, juga bisa menjadi sebab dari anak yang susah makan. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit, anak tidak bisa makan sembarangan. Kondisi ini sangat sensitif dengan gluten.
Selain mudah bereaksi dengan makanan mengandung gluten, kemampuan pencernaan menyerap makanan juga menurun signifikan. Oleh karena itu, apabila anak memiliki kondisi ini maka terapkan gluten-free diet yang disiplin.
9. Gangguan Makan
Setidaknya ada 5% anak dan remaja mengidap ARFID ((avoidant restrictive food intake disorder). Meskipun ini adalah gangguan makan, ini bukan perkara body image, melainkan rasa cemas terhadap makanan yang mereka makan.
Saking cemasnya, anak dengan ARFID kekurangan nutrisi. Ini sebabnya kenapa anak-anak dengan gangguan makan ini mengalami gangguan pertumbuhan dan kurang bertenaga di hari-harinya.
10. Kebutuhan Nutrisi yang Berbeda dari Orang Dewasa
Balita membutuhkan 1.000-1.400 kalori per hari, jauh lebih sedikit dari kebutuhan orang dewasa. Sementara, di Kecil masih minum susu sehingga kalori juga bisa berasal dari susu yang mereka konsumsi – tidak dari makanan saja.
Selain itu, kebutuhan makan anak juga bisa berbeda dari hari ke hari. Satu hari ia bisa senang makan apa saja dan keesokannya ogah-ogahan. Tapi itu normal karena biasanya dalam satu minggu semua akan kembali seperti sediakala.
Observasi dengan tenang dan catat pola makan anak Anda. Apabila ada indikasi masalah serius, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.
Untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak secara aman dan alami, Anak Sehat dari Sido Muncul bisa Anda pertimbangkan. Ini bisa menjadi langkah pendukung, sambil Anda terus mencari tahu penyebab anak susah makan.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•11 FEB 2024
10 Cara Mengatasi Anak Susah Makan: Tips dari Ahli Gizi
Cara mengatasi anak susah makan mungkin adalah hal yang ingin Anda pelajari saat ini. Tapi ingat, setiap anak adalah ciptaan yang unik sehingga penyebabnya pun bisa sangat beragam.
Mulai dari fase pilih-pilih makanan hingga masalah kesehatan, ada banyak hal yang menjadi latar belakang kondisi ini. Sebagai orang tua, penting untuk tidak khawatir berlebihan, apalagi sampai memaksa anak untuk terus makan yang bisa membuatnya trauma.
Dengan memiliki pemahaman yang tepat dan memilih pendekatan yang sesuai, Anda bisa membantu si Kecil untuk mengembangkan kebiasaan makan yang sehat.
1. Perhatikan Porsi
Organ pencernaan anak-anak tidak seperti orang dewasa, begitu juga dengan kebutuhan kalori hariannya. Makanya, penting untuk memastikan bahwa porsi yang Anda berikan pas – tidak kurang apalagi kelebihan.
Anda bisa menggunakan ukuran tangan anak sebagai acuan. Protein seukuran telapak tangan mereka, misalnya, sudah cukup untuk kebutuhan harian. Menggunakan metode ini juga memperkenalkan mereka terhadap rasa lapar dan kenyang – sekaligus menghindari pemborosan makanan.
2. Anak Tidak Suka Tekanan
Seperti orang pada umumnya, anak-anak tidak menyukai tekanan dan paksaan. Sebagai tips anak susah makan, berikan lingkungan yang santai dan rileks. Dorongan tentu tetap diperlukan, tapi lakukan dengan lembut dan tanpa paksaan.
Baca Juga: 10 Penyebab Anak Susah Makan dan Tips Mengatasinya
Lagipula, setiap orang punya pace masing-masing – begitu pula dengan anak yang sedang susah makan. Jadi, berikan pendekatan positif ketika mengajak anak mencoba makanan baru – dan tentu saja, kesabaran.
3. Ikuti Kemauan Anak
Bagaimana cara agar anak mau makan? Terkadang cara yang paling ampuh adalah dengan mengikuti kemauannya. Biarkan si kecil memegang, merasakan, dan bermain dengan makanannya.
Tentu, sekitar akan jadi lebih berantakan – tapi ini adalah proses belajar. Bahkan membiarkan anak untuk mulai menyuapkan makanannya sendiri juga disarankan. Namun, terus perhatikan apakah anak susah makan karena sedang ingin eksplorasi atau karena masalah kesehatan.
4. Sajikan Makanan yang Variatif
Tahukah Anda bahwa anak perlu berkali-kali berinteraksi dengan makanan, hingga akhirnya benar-benar mau makan makanan tersebut? Jadi, jangan bosan-bosan menawarkan makanan baru yang variatif.
Biasanya anak butuh hingga 20x percobaan hingga merasa familiar dengan suatu makanan dan menikmatinya. Agar lebih mudah, sajikan makanan baru dengan makanan lain yang sudah dikenal oleh si Kecil.
Selain itu, memberikan makanan seperti yang dimakan anggota keluarga lainnya juga menjadi ide yang baik, mengingat anak-anak cenderung mencontoh apa yang mereka lihat.
5. Berikan Contoh yang Baik
Untuk mengatasi anak susah makan, menjadi contoh yang baik sangat penting. Tunjukkan kegembiraan Anda saat makan, dengan ekspresi wajah yang positif dan komentar antusias tentang rasa makanan.
Anak cenderung meniru dan tertarik mencoba makanan ketika mereka melihat orang tua mereka menikmatinya. Selain itu, libatkan mereka dalam proses memilih dan menyiapkan makanan, serta berikan penjelasan sederhana tentang manfaat makanan.
6. Tetapkan Waktu Makan
Selain itu, perlu juga untuk menetapkan waktu makan, misalnya 20 menit untuk satu sesi makan. Apabila si Kecil tidak mau menyentuh makanannya sama sekali, sisihkan dengan tenang – tidak perlu terbawa emosi.
Anda juga tidak perlu menawarkan alternatif makanan atau kudapan lain. Berikan saja air putih atau susu (jika masih minum susu) hingga waktu makan berikutnya.
7. Ajak Si Kecil Mempersiapkan Makanan
Terkadang cara agar anak mau makan adalah dengan tidak melulu menyuruhnya makan ketika waktunya makan. Segala interaksi terhadap makanan, meskipun si Kecil menolaknya, akan meningkatkan familiaritas anak terhadap makanan tersebut. Atau, Anda bisa mengajaknya mempersiapkan makanan – bahkan mulai dari menanamnya.
8. Jadikan Makan sebagai Pengalaman Seru
Menciptakan pengalaman yang seru saat makan juga bisa memantik keinginan anak untuk makan. Jadikan makan bersama sebagai rutinitas.
Selain membuat suasana terasa hangat, kehadiran orang tua saat makan akan menjadi contoh yang baik bagi anak dalam membentuk kebiasaan yang sehat. Makan sambil berinteraksi tentu menjadi momen seru buat si Kecil.
9. Suplemen Penambah Nafsu Makan
Apa solusi anak susah makan? Suplemen penambah nafsu makan, seperti Anak Sehat dari Sido Muncul bisa membantu masalah ini. Suplemen ini umumnya mengandung bahan-bahan yang dirancang untuk meningkatkan nafsu makan.
Baca Juga: Jamu Anak Sehat Sido Muncul: Kandungan, Manfaat & Cara Minum
Namun, penting untuk diingat bahwa suplemen harus digunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan, dan hanya digunakan sebagai pendamping untuk pendekatan kesehatan anak secara seimbang. Lalu diet apa yang seimbang untuk anak? Mengingat kebutuhan setiap anak berbeda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
10. Konsistensi dan Kesabaran
Semua hal di atas hanya akan berbuah hasil apabila orang tua konsisten dan sabar dalam melakukannya. Hal ini perlu waktu dan approach yang berulang-ulang. Take your time. Namun, apabila ada kekhawatiran anak mengalami defisiensi nutrisi, segera konsultasikan ke dokter.
Penting untuk Anda ingat bahwa setiap usaha adalah investasi bagi kesehatan dan kebiasaan makan anak-anak di masa depan. Anda juga perlu melapangkan kesabaran seluas-luasnya sambil menerapkan sedikit sentuhan kreativitas dalam menyiapkan berbagai pilihan makanan.
Teruslah berusaha dengan penuh cinta dan kesabaran untuk menemukan cara mengatasi anak susah makan.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•11 FEB 2024
11 Cara Mengatasi Batuk Pilek yang Efektif dan Aman
Jangan anggap sepele batuk dan pilek. Kalau cara mengatasi batuk pilek Anda tidak benar, gejalanya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, lho.
Kedua kondisi ini sebenarnya adalah respons tubuh terhadap infeksi atau iritasi pada sistem pernapasan. Ketika pergantian musim terjadi, tubuh lebih rentan terhadap perubahan lingkungan dan penyebaran virus. Makanya, kasus batuk-pilek meningkat ketika peralihan musim berlangsung.
Selain itu, memahami cara mengatasi kondisi ini juga tidak semata-mata meredakan gejalanya saja. Artikel ini merangkum berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi batuk dan pilek, mulai dari istirahat yang cukup hingga pengobatan medis.
1. Minum Air Hangat dan Hidrasi Tubuh
Meskipun sederhana, minum air hangat dan menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah kunci untuk segera bangkit dari batuk pilek yang mengganggu. Selain membuat nyaman tenggorokan, air hangat membantu melancarkan peredaran darah dan memudahkan lendir untuk keluar.
Mengombinasikannya dengan tubuh yang tetap terhidrasi optimal, proses pemulihan pun akan semakin cepat.
2. Istirahat Cukup
Mengistirahatkan tubuh memberikan dampak nyata dalam memerangi batuk dan pilek. Ketika tubuh sedang berjuang melawan virus, tidur yang cukup akan menjadi senjata ampuh dalam mempercepat pemulihan.
Hal ini terjadi karena sistem imun bekerja tanpa gangguan ketika kita istirahat. Sehingga, sel-sel yang rusak dapat segera diperbaiki dan pertahanan tubuh semakin baik.
3. Vitamin C Booster
Tubuh yang sedang terserang penyakit akan membutuhkan kinerja ekstra dari sistem imun. Memberikan ekstra vitamin C ketika Anda sedang flu akan memberikan suntikan pertahanan pada tubuh.
Tidak hanya suplemen, Anda juga bisa mengonsumsi sumber vitamin C alami, seperti kiwi dan jeruk. Namun, sebaiknya vitamin C bukan hanya sebagai teman ketika sakit – integrasikan vitamin ini di pola diet sehari-hari.
4. Makan Sup Ayam
Kenapa makan sup ayam disebut sebagai cara mengobati flu dan batuk? Selain hangat dan menggugah selera, nutrisi dan mineral yang terlepas dari tulang ayam selama proses perebusan disebut membantu sistem imun.
Tidak hanya itu, uap hangat dari sup juga membantu membuka saluran pernapasan. Sementara itu, kaldu alaminya mendukung hidrasi sehingga pemulihan pun semakin efektif.
5. Sesuaikan Suhu dan Kelembapan Ruangan
Bagaimana cara agar batuk pilek cepat sembuh? Coba sesuaikan suhu dan kelembapan di kamar Anda. Biasanya, ruangan yang kering dan dingin menyebabkan selaput lendir lebih mengering sehingga iritasi meningkat.
Menggunakan humidifier bisa menjadi opsi untuk menyesuaikan tingkat kelembaban. Apabila Anda menggunakan AC, pastikan suhu tetap nyaman.
6. Gunakan Inhaler
Selain membuat pernafasan lega, inhaler juga melembapkan saluran pernafasan. Dengan begitu, mengeluarkan lendir juga semakin mudah, baik saat batuk maupun bersin.
7. Hindari Asap Rokok dan Polutan
Udara yang kotor dan berkualitas buruk akan memperparah gejala batuk dan pilek. Asap rokok, misalnya, mengangkut banyak sekali zat kimia berbahaya. Selain buruk untuk paru-paru, menghirupnya akan memperparah iritasi pada saluran pernapasan.
Asap kendaraan, debu halus, dan polusi pada umumnya juga sebaiknya Anda hindari. Lebih dari apa pun, paparan terhadap polutan akan mengakibatkan masalah pada saluran pernapasan dan memperlemah imun, sehingga Anda semakin mudah terserang penyakit.
8. Kumur Air Garam
Solusi sederhana lainnya adalah kumur air garam. Garam memiliki sifat antibakteri dan antikuman, sehingga berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam akan meredakan iritasi penyebab batuk.
Bahkan ramuan sederhana ini cukup efektif menenangkan tenggorokan gatal, mengurangi pembengkakan, dan bahkan membuat mucus mudah keluar. Ini adalah cara menyembuhkan batuk pilek yang alami dan aman.
9. Konsumsi Madu dan Jahe
Apa obat alami untuk batuk pilek? Coba kombinasi madu dan jahe. Madu terkenal akan antimikroba dan anti peradangannya, sehingga batuk dan tenggorokan iritasi pun akan segera lega.
Sementara itu, jahe hadir dengan senyawa bioaktif dan antioksidan, ampuh mengurangi inflamasi, meredakan sakit tenggorokan, dan memperkuat sistem imunitas.
Mencampurkan madu dan jahe dalam air hangat atau minuman hangat lainnya akan memberikan kelegaan dari batuk pilek sekaligus ramuan pemulihan yang ampuh.
10. Minum Obat Pereda Gejala
Ada kalanya cara meredakan flu dan batuk perlu menggunakan pendekatan medis, terutama jika sudah sangat mengganggu. Cari obat-obatan di apotek yang mengandung:
Decongestant, untuk mengurangi pembengkakan di dalam saluran hidung.
Expectorant, agar lendir lebih encer dan saluran pernapasan lancar.
Antitusif, apabila batuk kering.
Ikuti dosis yang tertera di kemasan untuk pengobatan yang optimal. Selain itu, baca label agar Anda mendapatkan obat yang sesuai kebutuhan.
11. Tolak Angin Flu
Tolak Angin sekarang hadir dengan varian khusus flu. Produk herbal yang satu ini dibuat khusus untuk meredakan selesma yang mengganggu, seperti hidung tersumbat, sakit kepala, hingga pegal-pegal yang tak kunjung hilang.
Kombinasi unik bahan-bahan alami seperti Buah Adas, Kayu Ules, Daun Cengkeh, Jahe, dan berbagai ramuan berkhasiat lainnya, menjadikan Tolak Angin Flu bukan hanya pembasmi gejala, namun juga pelindung daya tahan tubuh.
Baca Juga: Sido Muncul Tolak Angin Flu: Manfaat dan Cara Konsumsi
Namun, saat gejala batuk dan pilek berlanjut hingga seminggu – apalagi disertai demam tinggi – segera hubungi dokter untuk langkah yang tepat dan terukur. Ingat, mengenal batas dan kapan harus mencari bantuan adalah bagian dari cara mengatasi batuk pilek dengan bijak.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•11 FEB 2024
8 Penyebab Flu dan Batuk yang Tak Kunjung Sembuh
Penyebab flu dan batuk berkepanjangan bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari alergi dan perubahan cuaca, hingga infeksi akibat sistem imun yang lemah, apa yang ada di sekitar kita bisa menjadi penyebab munculnya batuk dan pilek yang tak kunjung berhenti.
Melalui artikel ini, kita akan mencari tahu lebih dalam tentang apa yang mungkin terjadi dalam tubuh, mengingat batuk dan pilek bisa saja sebuah sinyal bahwa sesuatu yang tidak beres sedang terjadi. Temukan juga solusinya agar gejala-gejala ini mereda.
1. Post-Viral Infection
Kenapa batuk tak kunjung sembuh? Viral infection bisa jadi adalah dalangnya. Umumnya, batuk ini terjadi hingga dua bulan setelah infeksi virus terjadi. Penyebabnya pun beragam.
Namun, yang paling paling umum adalah virus pada nasal menetes di lendir dan mengalir ke tenggorokan. Selain itu, infeksi virus ini juga membuat saluran pernafasan meradang.
Ketika malam tiba, batuk akan semakin parah. Hal ini terjadi karena posisi berbaring menyebabkan lendir mengalir ke belakang tenggorokan dan paru-paru sehingga peradangan terjadi. Tidak heran jika batuk jenis ini mengganggu kualitas tidur malam penderitanya.
2. Alergi dan Asma
Debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan alergen lainnya dapat memicu reaksi alergi yang menyebabkan batuk dan gejala mirip flu. Tapi batuk karena alergi sering kali berkaitan erat dengan rhinitis alergi.
Baca Juga: 11 Cara Mengatasi Batuk Pilek yang Efektif dan Aman
Ini adalah kondisi di mana alergen lingkungan menyebabkan gejala seperti hidung meler dan iritasi tenggorokan, sehingga batuk menjadi persisten. Jenis asma tertentu juga menunjukkan batuk sebagai indikasi utama, yang diperparah oleh respons sistem imun terhadap alergen.
Apabila kedua kondisi ini berjalan beriringan, reaksi alergi akan memengaruhi saluran pernafasan dengan lebih parah. Akibatnya, batuk tidak kunjung sembuh dan pasien semakin kesulitan bernafas.
3. Infeksi Bakteri
Bacterial infection juga bisa menjadi dalang batuk pilek tak kunjung sembuh. Protracted bacterial bronchitis (PBB), misalnya, merupakan contoh spesifik yang umumnya terjadi pada anak-anak. Tidak hanya batuk berdahak, pasien akan mengalami demam, menggigil, dan kadang juga kesulitan bernafas.
Batuk kronis basah ini tidak responsif terhadap berbagai pengobatan infeksi bakteri, sehingga memerlukan antibiotik untuk meredakan gejalanya.
4. GERD
GERD, atau gastroesophageal reflux disease, tidak hanya mengakibatkan rasa tidak nyaman pada tubuh. Penyakit ini juga bisa membuat batuk tak kunjung sembuh karena asam lambung bisa naik hingga ke tenggorokan.
Asam lambung yang bersinggungan dengan tenggorokan ini menyebabkan iritasi dan memicu batuk kronis. Untuk mengatasi kondisi ini, penderita batuk karena GERD bisa menggunakan inhibitor pompa proton.
5. Perubahan Cuaca
Perubahan cuaca sering kali menjadi biang keladi gejala flu yang bertahan lama. Suhu yang berfluktuasi dari hangat ke dingin, atau sebaliknya, menantang sistem imun kita sehingga tubuh lebih rentan terhadap virus penyebab flu dan batuk.
Kelembapan rendah yang terjadi ketika cuaca dingin juga membuat saluran pernafasan lebih kering. Akibatnya? Saluran ini rentan iritasi dan memicu batuk.
Tolak Angin Flu bisa menjadi alternatif cara mengobati pilek yang tak kunjung sembuh. Komposisi buah adas, kayu ules, daun cengkeh, jahe, dan lain sebagainya membantu meringankan gejala selesma dengan aman dan membuat tubuh jadi lebih nyaman.
6. Kondisi Neurogenik
Dalam beberapa kasus, batuk yang tidak dapat dijelaskan mungkin merupakan akibat dari sensitivitas saraf yang meningkat – kondisi ini disebut dengan batuk neurogenik. Untuk meredakan dan mengobati jenis batuk ini, beberapa studi menyarankan gabapentin dan amitriptyline.
7. Paparan Iritan Lingkungan
Kenapa batuk tidak sembuh-sembuh? Paparan iritan lingkungan seperti asap, gas, dan debu mungkin adalah pemicunya. Pertama, iritan tersebut dapat memicu refleks batuk secara langsung dengan mengaktifkan serabut saraf sensorik di saluran pernapasan.
Selain itu, iritan ini juga dapat menyebabkan stres oksidatif dan inflamasi eosinofilik, yang lebih lanjut mengiritasi saluran pernapasan dan memperpanjang gejala batuk.
Kondisi ini diperparah oleh polusi udara, terutama di kawasan Asia dengan tingkat polusi tinggi, yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko utama untuk batuk kronis.
8. Gaya Hidup
Pola hidup yang Anda terapkan rupanya juga berkontribusi pada batuk pilek. Selain GERD, habit merokok memberikan impact yang besar dalam menyebabkan batuk kronis yang tak kunjung sembuh.
Tidak hanya menjadi perokok, menghabiskan hari-hari di lingkungan dengan paparan asap rokok juga merupakan faktor risiko utama untuk kondisi ini. Hal ini terjadi karena asap yang terhirup membuat selaput lendir mengering dan mengiritasi saluran pernapasan.
Akibatnya? Kondisi ini berpotensi memicu masalah paru-paru untuk jangka panjangnya. Perlu perubahan gaya hidup untuk menyembuhkan kondisi ini, selain mengonsumsiobat-obatan yang dianjurkan dokter.
Baca Juga: Sido Muncul Tolak Angin Flu: Manfaat dan Cara Konsumsi
Ambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan tubuh. Bila perlu, konsultasi dengan dokter apabila gejala berlanjut – karena pengobatan yang tepat berawal dari diagnosis yang akurat. Jangan biarkan penyebab flu dan batuk menghalangi hari-hari Anda.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•10 FEB 2024
7 Makanan Penyebab Asam Urat yang Harus Dihindari
Untuk seseorang yang memang hidup berdampingan dengan gout dan jenis-jenis artritis lainnya, memperhatikan makanan penyebab asam urat menjadi hal yang sangat krusial.
Bahkan, sering kali kita lupa bahwa apa saja yang masuk ke tubuh kita berkontribusi pada uric acid yang larut dalam darah. Ketika berlebih dan tidak bisa dibuang, zat ini menumpuk di sendi-sendi sekujur tubuh. Cari tahu apa saja yang sebaiknya dihindari dan makanan apa yang aman dikonsumsi bagi penderita asam urat dalam daftar berikut!
1. Jeroan
Jeroan diketahui memiliki kandungan purin paling tinggi di antara jenis makanan lainnya yang umum dikonsumsi manusia. Terlepas dari berbagai hidangan lezat yang bisa Anda temukan dengan bahan makanan ini, jeroan sangat membahayakan kesehatan manusia, terlebih mereka yang mengidap gout.
Meskipun hati, babat, otak, lidah, ginjal, dan pankreas sapi umumnya kaya protein dan vitamin serta mineral esensial, kelebihan konsumsi sedikit saja bisa memicu gejala asam urat.
Selain uric acid, jeroan juga meningkatkan faktor risiko terserang penyakit serius lainnya, seperti stroke, penyakit jantung, kanker kandung kemih, dan demensia untuk jangka panjangnya.
2. Minuman Manis Kemasan
Tidak hanya jeroan, minuman manis kemasan adalah pantangan asam urat. Kandungan fruktosa yang tinggi cukup mengkhawatirkan karena dapat memicu serangan gout yang tiba-tiba.
Penelitian menyebutkan bahwa konsumsi minuman manis seperti soda dan jus buah kemasan sangat cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Minuman energi juga harus masuk ke radar Anda karena kandungan gulanya sangat tinggi dan berpotensi memicu gout.
3. Biji-bijian Utuh
Meskipun terdengar kurang populer, makan biji-bijian utuh tidak terlalu disarankan untuk penderita gout dan artritis secara umum. Wheat germ, oatmeal, dan bran, adalah biji-bijian utuh yang umum disarankan untuk diet tertentu.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat
Namun, makanan ini mengandung purin dengan level sedang. Meskipun bisa mengurangi faktor risiko penyakit jantung, diabetes tipe-2, obesitas, dan serangan stroke, pengidap gout sebaiknya menghindarinya.
Sebuah penelitian menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah memiliki kadar uric acid yang lebih rendah.
Oleh karena itu, membatasi konsumsi makanan seperti roti, pasta, dan nasi juga bisa membantu menurunkan kadar asam urat dan menghindari gejalanya – meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
4. Daging Kambing, Babi, Domba, dan Sapi
Daging kambing dan domba diketahui sebagai faktor risiko asam urat karena kandungan purin yang tinggi. Namun, kambing dan domba bukan satu-satunya yang memicu kumatnya gout.
Semua daging merah, termasuk daging sapi, kambing, dan domba adalah makanan yang sebaiknya Anda batasi, mengingat tingginya kandungan purin di dalamnya.
Meskipun konsumsi daging-daging ini memberikan protein yang berkualitas dalam jumlah banyak, perlu Anda ingat bahwa risiko gout meningkat apabila jumlah yang masuk ke tubuh sedikit berlebihan.
5. Ikan Laut Tertentu
Makanan apa yang memicu asam urat? Ternyata, beberapa jenis ikan tertentu termasuk di dalamnya. Ikan yang kaya purin termasuk sarden, tuna, mackerel, trout, dan haring. Ini sebabnya, konsumsi berlebihan akan memperburuk kondisi asam urat yang ada di tubuh Anda.
Namun, tidak semua ikan berbahaya. Ikan lele, belut jepang, kakap merah, salmon, sol, dan nila, misalnya, memiliki kandungan purin yang relatif rendah dan cukup aman untuk penderita gout. Bahkan, Omega-3 yang tinggi juga berdampak positif untuk kesehatan jantung dan beberapa risiko kesehatan lainnya.
6. Kerang-kerangan dan Sari Laut Bercangkang
Kerang-kerangan dan sari laut bercangkang sering menjadi pilihan makanan yang bergizi. Selain protein yang tinggi, hasil laut memang gudangnya vitamin dan mineral penting.
Namun, waspadai makanan ini karena masuk dalam kategori makanan tinggi purin. Meskipun tidak semua seafood berbahaya, tiram, kerang, dan scallop bertendensi meningkatkan potensi serangan gout. Hal serupa juga berlaku untuk kepiting dan lobster.
7. Alkohol
Di antara semua jenis alkohol, bir dikenal memiliki kandungan purin yang paling tinggi, sehingga memiliki keterikatan yang kuat dengan serangan asam urat.
Studi menemukan bahwa pria yang minum sebotol bir setiap hari memiliki 50% risiko lebih tinggi untuk mengalami artritis. Sementara, mereka yang minum lebih dari dua botol berisiko 2,5x lebih besar untuk mengalami nyeri karena uric acid yang tinggi.
Hal ini terjadi karena kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat menurun signifikan ketika alkohol masuk ke darah. Selain itu, alkohol memberikan efek dehidrasi sehingga gejala asam urat juga akan semakin memburuk.
Apabila Anda masih mengkonsumsi alkohol, segera batasi porsinya atau mungkin ganti dengan jenis lain, seperti wine.
Apabila nyeri sendi dan pegal-pegal datang karena asam urat kumat, Ricasid dari Sido Muncul bisa menjadi pertimbangan. Produk herbal ini mengandung bahan-bahan alami yang ampuh meredam inflamasi dan meningkatkan sistem imun tubuh secara umum.
Baca Juga: 7 Ciri-ciri Asam urat dan Langkah Efektif Mengatasinya
Jadi, sambil membatasi makanan yang kami sebutkan di atas dan meningkatkan diet dengan nutrisi seimbang, mengkonsumsi Ricasid bisa membantu mengoptimalkan proses penurunan asam urat dengan catatan untuk selalu membaca aturan konsumsi produk ini.
Keputusan Anda hari ini menentukan kenyamanan Anda di hari esok, terlepas dari makanan penyebab asam urat yang mungkin mengintai.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•09 FEB 2024
7 Ciri-ciri Asam urat dan Langkah Efektif Mengatasinya
Ciri-ciri asam urat yang kerap muncul sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, di balik gejala yang tampak sederhana ini tersembunyi risiko kesehatan yang sebaiknya tidak Anda abaikan.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas bahaya asam urat yang mengintai. Selain itu, kami juga telah merangkum langkah-langkah efektif untuk menghindarinya.
Mengenal Gejala Asam Urat
Ketika gejala-gejala asam urat muncul, tubuh kemungkinan akan merasakan sakit yang intens seperti nyeri sendi. Mari kita kenali apa ciri-ciri orang yang terkena asam urat.
1. Persendian Terasa Nyeri – Asam Urat Tahap Awal
Rasa nyeri di persendian adalah hal yang paling sering ditemukan pada penderita asam urat. Selain muncul secara mendadak, nyeri juga terasa sangat intens. Umumnya, sakit mulai muncul pertama kali di jempol kaki.
Apabila tidak ditangani dengan benar atau kondisi sudah perah, rasa nyeri pun bisa menjalar hingga ke jari-jari tangan. Penderita umumnya merasakan nyeri yang hebat dan mengganggu selama 4-12 jam pertama.
2. Inflamasi dan Sensasi Hangat
Tanda-tanda berikutnya yang bisa Anda cek adalah munculnya inflamasi berwarna kemerahan di area sendi yang sakit. Area yang berwarna merah ini juga suhunya lebih hangat daripada anggota tubuh yang lain.
Kristal-kristal yang terbentuk akan berdesakan dan melukai sinovium (lapisan pelindung sendi). Oleh karena itu, peradangan tak dapat terelakkan dan cairan menumpuk di sekitarnya.
3. Kaku-Kaku di Sendi
Ketika asam urat telah berada di level kronis, penderita akan merasakan kaku di sendi-sendinya. Bahkan, beberapa orang tidak dapat menggerakkan bagian tubuh tertentu akibat rasa sakit berkepanjangan. Sebaiknya Anda memberikan perhatian lebih jika ini terjadi.
4. Gejala Mirip Flu
Apabila peradangan sudah cukup parah, penderita akan merasakan beberapa tanda-tanda seperti terserang flu. Bukan hanya persendian, rasa nyeri dan kaku pun menjalar ke otot.
Bahkan, penderita juga akan mengalami demam dan juga kelelahan tanpa alasan yang jelas. Ini merupakan respons tubuh karena sistem imun terus melawan peradangan pada sendi.
5. Pembentukan Tophi
Tumpukan kristal yang tidak mendapatkan perawatan dengan benar akan membentuk tophi. Selain terlihat seperti benjolan mikro yang keras di bawah kulit, biasanya akan mengeluarkan cairan ketika meradang – meskipun sebenarnya tidak menyakitkan.
6. Komplikasi Batu Ginjal
Komplikasi akan terjadi ketika telah terjadi penumpukan kristal yang terlalu banyak di saluran kemih. Biasanya, penumpukan ini akan berubah menjadi batu ginjal.
7. Nyeri di Punggung
Nyeri juga bisa terasa di area lain, seperti pinggul dan punggung. Hal ini mungkin terjadi apabila penyakit telah menyebar ke sendi di tulang belakang, meskipun kasusnya cukup jarang.
Mengenali ciri-ciri ini akan membantu Anda untuk diagnosis dini dan meminimalkan faktor risiko asam urat. Namun, apabila beberapa gejala di atas terjadi pada Anda, segera hubungi dokter untuk langkah yang terukur.
Kenapa Orang Bisa Terkena Asam Urat?
Gaya hidup umumnya adalah hal utama yang menyebabkan gout atau asam urat. Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung purin, tubuh secara alami akan memecah zat tersebut.
Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Asam Urat yang Harus Dihindari
Kadar purin yang tinggi umumnya ditemukan di daging merah dan jeroan. Seafood seperti teri, sarden, kerang-kerangan, dan tuna juga kaya akan purin. Namun, tidak semua purin ini bisa dipecah.
Produk yang tersisa atau limbah tersebut akan larut dalam darah kita yang kemudian akan diangkut ke ginjal dan di ekstrak keluar melalui urin. Sayangnya, ginjal akan kesulitan mengeluarkannya apabila produksi asam urat terlalu banyak. Ini merupakan cikal bakal tumpukan asam urat dalam tubuh manusia.
Apa yang Harus Dilakukan agar Asam Urat Turun?
Selain memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti anjurannya, Anda bisa memeprtimbangkan Sido Muncul Ricasid. Suplemen herbal ini memiliki racikan khusus dengan komposisi yang efektif untuk meredakan nyeri sendi dan pegal linu, yang umumnya menjadi keluhan utama penderita asam urat.
Mengonsumsinya tiga kali dua kapsul dalam sehari (atau sesuai anjuran dokter) akan memberikan banyak khasiat. Kenapa? Simak kandungannya berikut.
1. Ekstrak Phaleria Macrocarpa (Mahkota Dewa)
Tanaman ini terkenal akan khasiat anti-inflamasi. Maka dari itu, konsumsi Ricasid dari Sido Muncul cukup efektif mengurangi inflamasi persendian.
2. Alii Sativi (Bawang Putih)
Selain sebagai bumbu dapur, bawang putih kaya akan antioksidan dan antiradang yang kuat. Keberadaannya membantu mengurangi inflamasi dan membantu mengelola kadar asam urat dalam darah.
3. Andrographidis Herba (Sambiloto)
Bahan anti-inflamasi berikutnya adalah sambiloto. Tanaman ini sudah digunakan oleh nenek moyang untuk pengobatan tradisional.
4. Curcuma Domesticae (Kunyit)
Kurkumin yang terkandung dalam kunyit juga terkenal akan efek anti-inflamasi dan pereda nyeri. Selain membantu meredakan nyeri, keberadaannya juga berpotensi mengurangi kadar gout yang terlarut dalam darah.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat
Lebih dari apa pun, mengenali ciri-ciri asam urat adalah langkah cerdas untuk diagnosis sejak dini. Namun, mengadopsi pola hidup sehat dan seimbang serta konsumsi Sido Muncul Ricasid akan meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Yuk, mulai hidup lebih sehat dari sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•09 FEB 2024
5 Cara Melancarkan Peredaran Darah yang Efektif dan Aman
Tersumbatnya aliran darah bisa menjadi awal dari berbagai masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, menemukan cara melancarkan peredaran darah menjadi lebih dari sekadar kebutuhan.
Melalui artikel ini, kita akan memahami penyebab dan bahayanya, serta solusi untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu, kami juga akan merekomendasikan suplemen yang efektif dan aman untuk mengatasi kondisi ini.
Mengapa Peredaran Darah yang Lancar Itu Penting?
Sirkulasi darah menentukan bagaimana oksigen diangkut ke seluruh tubuh. Apabila terjadi hambatan, maka proses distribusi oksigen juga tidak lancar, yang mana menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa di antaranya adalah nyeri otot, sensasi tertusuk jarum, dan mati rasa. Apabila sirkulasi darah yang tidak lancar ini terjadi dalam jangka panjang, maka resiko terserang penyakit jantung dan stroke juga meningkat.
Apa Saja Ciri-ciri Aliran Darah Tidak Lancar?
Seperti disebutkan sebelumnya, aliran darah yang terhambat akan mempengaruhi kesehatan kita. Simak beberapa gejala berikut.
1. Nyeri dan Lemah Otot
Ketika sirkulasi darah terhambat, beberapa jaringan tubuh (termasuk otot) tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga tidak berfungsi dengan baik. Hasilnya? Bagian tubuh tertentu terasa sakit dan lebih lemah.
2. Kesemutan dan Sensasi Tertusuk Jarum
Gejala umum sirkulasi darah yang tidak lancar adalah kesemutan dan sensasi ditusuk-tusuk jarum. Ketika saraf tidak menerima nutrisi dan oksigen yang cukup, mereka tidak mampu mengirim sinyal dengan efektif. Akibatnya, area tertentu mengalami kesemutan atau sensasi tertusuk jarum.
3. Perubahan Warna Kulit
Ketika darah tidak dapat mengalir secara efisien, kulit biasanya berubah menjadi pucat dan biru, atau bahkan merah dan bengkak. Hal ini terjadi karena oksigen tidak dapat mencapai kulit sehingga kadar di area tersebut menurun. Kondisi ini biasanya terlihat lebih jelas pada jari tangan dan kaki.
Kondisi yang membuat kulit merah dan bengkak, di sisi lain, terjadi karena penumpukan darah atau cairan di bawah kulit yang tidak mengalir dengan baik. Jika perubahan warna kulit ini disertai dengan gejala lain seperti nyeri, kelemahan, atau mati rasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
4. Mati Rasa
Anda juga akan mengalami mati rasa pada area tubuh tertentu akibat sirkulasi darah yang buruk. Ketika aliran darahke area tertentu berkurang, saraf di area tersebut mungkin tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi yang diperlukan.
Akibatnya, saraf tidak dapat berfungsi dengan baik, yang bisa menyebabkan hilangnya sensasi atau mati rasa.
5. Disfungsi Ereksi
Disfungsi ereksi disebut-sebut sebagai salah satu efek buruk peredaran darah tidak lancar. Ereksi pada dasarnya memerlukan aliran darah yang sehat ke penis. Ketika aliran darah terbatas atau terhambat, penis pun tidak menerima cukup darah. Dengan begitu, ereksi bisa terganggu.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Libido Pria dengan Alami dan Efektif
Bagaimana Cara Melancarkan Peredaran Darah?
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat sirkulasi darah lancar. Mulai dari memijat dan olahraga rutin hingga mengatur apa yang Anda makan, berikut adalah informasi yang telah kami rangkum.
1. Menerapkan Teknik Pijat yang Benar
Meskipun terdengar sepele, pijat cukup efektif melancarkan peredaran darah. Selain untuk relaksasi otot, pijatan dengan teknik yang benar meningkatkan aliran limfatik yang membersihkan toksin dan limbah dari jaringan.
2. Minum Air yang Cukup
Tubuh manusia terdiri dari setidaknya 70% dari cairan. Apabila kurang dari jumlah tersebut, akan terjadi berbagai masalah kesehatan, salah satunya aliran darah yang tidak lancar. Selain itu, air membuat volume darah bertambah dan melancarkan alirannya.
3. Olahraga Rutin
Aktivitas fisik, sekecil apapun itu, berkontribusi dalam sirkulasi darah yang lancar. Anda bisa jalan kaki ringan secara rutin, bersepeda, atau bahkan berenang untuk menjadikan olahraga sebagai cara melancarkan peredaran darah.
4. Hindari Merokok
Salah satu musuh terbesar dari sirkulasi darah yang sehat adalah rokok. Benda yang satu ini mengandung banyak zat beracun. Terpapar toksin dari rokok dapat merusak dinding arteri, yang mana mengakibatkan penyempitan. Apabila Anda merokok, maka sebaiknya berhenti sejak sekarang.
5. Mengkonsumsi Makanan Sehat
Beberapa makanan untuk melancarkan peredaran darah adalah anggur merah dan buah beri-berian. Selain lezat, makanan ini kaya akan antioksidan yang membantu menjaga elastisitas pembuluh darah Anda.
Lalu, minum apa agar peredaran darah lancar? Sido Muncul Libidione adalah produk herbal bermanfaat yang bisa Anda pertimbangkan.
Vitamin untuk sirkulasi darah ini berbahan herbal dan mengandung berbagai bahan alami. Ekstrak tribulus, panax ginseng, dan tongkat ali serta bahan herbal lainnya memberikan sejumlah manfaat, terutama untuk sirkulasi darah dan menjaga stamina pria.
Memelihara stamina pria agar gaya hidup aktif tetap terjaga.
Melancarkan sirkulasi darah agar organ-organ tubuh mendapatkan suplai darah yang cukup.
Dengan Sido Muncul Libidione, Anda bisa menjaga stamina dan mendukung kesehatan sirkulasi darah secara alami. Namun, pastikan Anda membaca dan mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan produk agar tetap aman dan efektif.
Baca Juga: Manfaat Sidomuncul Libidione untuk Kesehatan dan Stamina
Kesehatan, lebih dari apapun, adalah harta kita yang paling berharga. Mari jaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat dan konsumsi Sido Muncul Libidione secara rutin. Selain menjaga stamina, ini adalah cara melancarkan peredaran darah yang sederhana namun berdampak besar.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•06 FEB 2024
6 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh & Sistem Imun
Sebenarnya, menghindari penyakit itu bukanlah hal yang sulit. Selama daya tahan tubuh dan sistem imun kuat, Anda akan kebal terhadap semua patogen penyebab penyakit. Karena itulah Anda perlu tahu bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh.
Memangnya, apa ciri-ciri daya tahan tubuh lemah? biasanya ini terlihat dari seringnya terkena batuk dan pilek, ketika terkena luka, proses untuk sembuhnya pun akan lebih lama dari orang biasanya, serta otot dan sendi sering terasa ngilu meski sedang tidak melakukan apa pun.
Penyebab kurang daya tahan tubuh adalah karena kelelahan, stress, serta pola tidur dan makan yang jelek. Jika hal itu Anda rasakan, dan ciri-ciri imun melemah telah muncul, kini saatnya untuk mengatasinya dengan berbagai cara-cara di bawah!
1. Perbaiki Pola Makan
Pada dasarnya, kunci tubuh yang sehat adalah pola makan yang benar. Hal ini karena malnutrisi dapat mengganggu produksi dan aktivitas sel kekebalan dalam tubuh akibat kekurangan satu atau lebih nutrisi dan antibodi.
Jadi, Anda perlu memastikan jika pola makan sudah seimbang. Semua jenis nutrisi pastinya punya peran tersendiri untuk memastikan jika semua sel, termasuk sel imun, sehat dan dapat berfungsi dengan baik.
Beberapa makanan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh adalah makanan yang mengandung:
Vitamin C (brokoli, pepaya, jeruk)
Vitamin D (ikan salmon, jamur, telur)
Seng (kepiting, tahu, udang)
Selenium (daging ayam, ikan tuna, nasi merah)
Zat besi (kacang merah, bayam, edamame)
Asam amino glutamin (kerang, buncis, kacang polong)
2. Perbaiki Pola Tidur
Di samping mengonsumsi makanan penambah imun tubuh, Anda juga perlu memiliki pola tidur yang sehat. Hal ini karena kurang tidur dapat mengubah parameter imun bawaan dan imun adaptif. Akibatnya, terjadi kondisi inflamasi kronis yang bisa meningkatkan risiko infeksi patologi di dalam tubuh.
Sebaliknya, tidur yang cukup bisa meningkatkan pertahanan imunitas terhadap infeksi virus, bakeri, dan jamur serta mencegah peradangan. Jadi, Anda perlu memiliki pola tidur yang baik dengan tidur selama 7-8 jam per hari.
3. Mengelola Stres dengan Baik
Stres juga bisa membuat imun tubuh lemah. Hal ini karena stres dapat membunuh sel limfosit, yang dibutuhkan untuk melawan virus di dalam tubuh. Jika jumlah sel limfosit kurang, maka tubuh Anda pun akan rentan terkena beberapa penyakit, khususnya yang berasal dari infeksi virus.
Karena itu, untuk mengatasinya, Anda perlu mengelola stres yang baik. Dengan begitu, sistem imun di dalam tubuh akan bekerja dengan normal tanpa ada hambatan apa pun. Jadi, pun Anda akan lebih kebal terhadap serangan beberapa jenis penyakit.
4. Sisihkan Waktu untuk Olahraga
Kurang lengkap rasanya jika Anda ingin memperkuat imun tanpa berolahraga secara rutin. Hal ini karena olahraga ampuh untuk meningkatkan aktivitas imun dan menjaga kesehatan metabolisme di dalam tubuh.
Pada saat melakukan aktivitas fisik, bakteri akan keluar dari paru-paru dan saluran pernapasan. Selain itu, aktivitas ini juga bisa mempercepat sirkulasi sel darah putih, yang berperan sebagai antibodi. Jika antibodi bagus, patogen bisa terdeteksi dengan lebih cepat dan sel bisa mengalahkannya dengan lebih mudah.
5. Hindari Konsumsi Nikotin dan Minuman Beralkohol
Cara meningkatkan imun tubuh secara alami yang berikutnya adalah dengan menghindari konsumsi zat nikotin dan minuman beralkohol. Pasalnya, kedua hal tersebut bisa melemahkan respon imun terhadap patogen. Selain mengganggu kinerja imun, rokok dan alkohol juga bisa membawa patogen berbahaya.
Karena itu, perokok dan pecandu alkohol lebih rentan terkena penyakit daripada orang yang tidak merokok dan minum alkohol. Terutama pada penyakit yang menyerang sistem pernapasan (untuk rokok) dan ginjal (untuk pecandu alkohol).
6. Konsumsi Suplemen Pendukung
Selain cara-cara di atas, Anda juga dapat memperkuat daya tahan atau sistem imun dengan mengonsumsi suplemen pendukung. Hal ini karena di dalam suplemen tersebut ada asupan yang akan dibutuhkan oleh tubuh, terutama yang mendukung sistem imun. Misalnya saja suplemen yang mengandung kunyit, temulawak, jahe, kayu manis, dan kencur.
Kelima bahan tersebut sudah lama dikenal sebagai tanaman obat herbal yang berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun. Kabar baiknya, Anda kini dapat menemukannya di produk Sido Muncul Natural HerbaMix5. Produk ini sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan, khususnya di hati dan lambung.
Hal ini karena kandungan kunyit yang dapat mengontrol produksi asam lambung dan temulawak yang menjaga hati agar tetap berfungsi dengan baik. Selain itu, ada juga kandungan jahe, kayu manis, dan kencuryang bertugas sebagai zat antioksidan dan anti-radang untuk seluruh organ tubuh.
Baca Juga: Penyebab Tubuh Cepat Lelah dan Cara Mengatasinya
Selain melakukan hal-hal di atas, cara meningkatkan daya tahan tubuh lainnya adalah dengan mengonsumsi suplemen yang tepat. Anda dapat mengonsumsi Sido Muncul Natural HerbaMix5 dua kapsul per hari atau sesuai dengan anjuran dari dokter. Jangan lupa untuk membaca petunjuk pemakaian di kemasan, ya!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•05 FEB 2024
6 Akibat Kekurangan Vitamin E dan Cara Mengatasinya
Tidak jauh berbeda dari nutrisi lain seperti karbohidrat dan protein, Anda juga perlu asupan vitamin yang cukup, termasuk Vitamin E. Pasalnya, akibat kekurangan vitamin E bagi kesehatan bisa cukup fatal.
Sebenarnya, vitamin E fungsinya untuk apa? Senyawa ini berpengaruh pada kesehatan kulit dan memelihara kesehatan otot, mata, serta organ reproduksi Anda. Jadi, asupannya jelas tidak boleh kurang. Jika Anda mengalami defisiensi vitamin E, berikut adalah berbagai dampak yang bisa terjadi.
1. Kulit Menua Lebih Cepat Dibandingkan yang Seharusnya
Bisa dibilang, gejala kekurangan vitamin E pada kulit adalah hal yang paling mudah Anda amati. Pasalnya, manfaat vitamin E untuk kulit adalah untuk menjaga kesehatan, kelembapan, dan kesehatan kulit, alias tanda-tanda penuaan. Nah, kekurangan asupan vitamin ini akan membuat kulit Anda menua lebih cepat dibandingkan yang seharusnya.
Hal ini karena paparan free radical yang tidak dapat Anda hindari. Free radical yang berlebihan ini bisa menimbulkan kondisi stres oksidatif. Pada kondisi ini, kulit Anda akan lebih rentan terhadap patogen penyakit.
Selain itu, paparan free radical juga bisa membuat kulit Anda mudah keriput. Karena itulah Anda butuh vitamin E sebagai sumber non-enzymatic antioxidant.
Sifat kimia dan fungsi fisiologisnya sebagai agen antioxidant dan agen anti-inflammation membuatnya ampuh menjadi anti-aging terbaik. Karena itulah muatan vitamin jenis ini sering Anda temukan di berbagai produk skincare anti-aging.
2. Otot Terasa Lemah dan Tidak Bertenaga
Masih berhubungan dengan stres oksidatif, kondisi ini tidak hanya menimbulkan kerusakan pada kulit. Namun, Anda juga akan mengalami masalah otot, termasuk otot lemah dan mudah lelah. Hal ini karena fungsi vitamin E adalah sebagai antioksidan yang terbukti mengurangi kerusakan oksidatif pada otot.
Senyawa ini bertugas memberikan tenaga kepada otot ketika sedang kontraksi. Jadi, tanpa asupan yang cukup, fungsi kontraktil otot akan memburuk dan berakibat pada otot yang melemah. Bahkan, defisiensi vitamin E bisa membuat Anda tidak memiliki koordinasi dan kesulitan berjalan.
3. Memperbesar Risiko Penyakit Jantung
Lalu, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini karena asupan yang rendah bisa meningkatkan risiko Anda terkena berbagai penyakit kardiovaskular. Misalnya seperti serangan jantung, stroke iskemik, gagal jantung pada pasien dengan kondisi fibrilasi atrium non-katup.
Hal ini karena vitamin E bisa larut dalam lemak, sehingga bisa mencegah peroksidasi lipid di dalam jaringan dan sel-sel jantung. Peroksidasi lipid inilah yang bisa menjadi penyebab berbagai penyakit jantung di atas.
4. Meningkatkan Risiko Kebutaan
Kurangnya asupan vitamin E dalam tubuh ternyata juga bisa membuat risiko kebutaan meningkat. Hal ini karena otot kontraksi Anda terus melemah. Jika kondisi ototnya sudah semakin parah, maka akan terjadi penyempitan penglihatan.
Tanda-tanda pertama yang akan terasa adalah hiporefleksia, di mana Anda akan merasa lemah, nyeri, dan mati rasa. Jika terus dibiarkan, Anda mungkin akan mengalami ataksia, yaitu kondisi ketika keseimbangan tubuh terganggu. Lama-kelamaan, masalah akan melebar ke mata dan menimbulkan kebutaan.
5. Meningkatkan Risiko Keguguran pada Ibu Hamil
Bagi ibu hamil, asupan vitamin E yang cukup juga ampuh untuk meningkatkan risiko keguguran. Hal ini karena asupan tersebut bisa mencegah solusio plasenta atau ketika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya.
Meskipun begitu, pastikan juga jika asupan vitamin tersebut tidak berlebihan. Hal ini karena akibat kelebihan vitamin E juga cukup serius. Sebab, senyawa ini bisa menimbulkan risiko ketuban pecah dini sebelum persalinan.
Karena itu, pastikan jika asupannya berada di ambang batas normal, tidak kelebihan dan tidak kekurangan. Asupan yang dianjurkan adalah sekitar 22-30 mg per hari. Anda pun bisa mendapatkannya langsung dari sumber makanan maupun dari suplemen sebagai tambahan.
6. Lebih Rentan Terkena Demensia
Berdasarkan berbagai penelitian, vitamin E ternyata juga bisa mencegah demensia. Bukan hanya membantu mengurangi risiko dan memperlambat keparahan penyakit saja, namun juga dapat membantu mencegah dan menurunkan risiko kerusakan kognitif.
Asupan vitamin E memang sangat penting bagi tubuh Anda. Namun jangan khawatir, ada cara mengatasi kekurangan vitamin E yang sangat mudah untuk Anda lakukan. Anda hanya perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E, seperti alpukat, tomat, mangga, dan lain-lain.
Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen Sido Muncul Natural Vitamin E 100 IU. Hal ini karena muatan murni vitamin E dalam suplemen ini mampu memenuhi keperluan asupan vitamin E Anda per hari. Hasilnya, Anda bisa menjaga kesehatan kulit sekaligus memastikan jika otot tetap berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Sido Muncul Natural Vitamin E 100 IU: Manfaat & Aturan Minum
Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi tentang akibat kekurangan vitamin E sebab semua asupannya sudah terpenuhi. Pastikan jika Anda membaca aturan pemakaian yang ada di kemasan produk terlebih dulu sebelum meminumnya. Atau, Anda juga bisa meminum suplemen sesuai resep dokter.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•04 FEB 2024
Radikal Bebas Adalah: Pengertian, Dampak, Cara Menghindarinya
Saat ini, paparan radikal bebas adalah sumber dari berbagai penyakit kronis. Anda dapat menemukan senyawa ini ketika kulit Anda bermasalah. Pun ketika komponen sel atau jaringan tubuh lainnya terkena patogen atau rusak.
Apa itu radikal bebas? Ini merupakan molekul yang memiliki satu atau lebih elektron tak berpasangan pada kulit terluarnya. Molekul ini terbentuk melalui pemutusan ikatan kimia, di mana setiap fragmen radikal mempertahankan satu elektron dan menghasilkan radikal lain melalui reaksi redoks.
Molekul ini sangat berbahaya karena memiliki sifat yang sangat tidak stabil. Elektron ini dapat bereaksi dengan berbagai substrat organik, seperti lipid, protein, dan DNA. Jadi, dampaknya memang serius bagi kesehatan tubuh Anda. Supaya lebih jelas, berikut penyebab radikal bebas, dampak, dan cara mengatasinya!
Penyebab Radikal Bebas
Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan jumlah free radical di dalam tubuh terlalu banyak. Ini daftarnya!
1. Radiasi Sinar UV
Hal pertama yang paling sering menyebabkan tubuh Anda terpapar free radical adalah karena radiasi sinar UV, khususnya radiasi UVB matahari (290-320 nm) dan UVA (320-380 nm). Kedua sinar UV ini dapat menghasilkan spesies kimia reaktif, termasuk radikal yang bisa membunuh sel dan kulit.
2. Polusi Udara dan Asap Rokok
Selain sinar UV, polusi udara dan asap rokok juga bisa membentuk molekul free radical di dalam tubuh. Tidak hanya udara kotor saja yang dapat membentuk molekul tersebut, namun juga asap rokok. Bahkan, ada 10- 16 free radical per isapan rokok, dan itu hanya molekul berasal dari bahan karbon yang terbakar saja.
3. Minuman Beralkohol
Lalu, dari mana asal radikal bebas selain dari sumber di atas? Ternyata, pasokan free radical di dalam tubuh juga bisa berada di atas normal jika Anda mengonsumsi minuman beralkohol. Sebenarnya, minum alkohol dalam jumlah sedikit, terutama wine, punya efek yang cukup menguntungkan di sistem kardiovaskular.
Hanya saja, jika berlebihan, hal ini bisa memicu proses mediasi free radical di dalam tubuh. Hasilnya, Anda akan lebih rentan terkena penyakit jantung, stroke, sirosis hati, dan berbagai penyakit lainnya.
Dampak Radikal Bebas
Setelah Anda tahu apa yang dimaksud dengan radikal bebas dan apa saja penyebabnya, Anda juga perlu tahu apa dampaknya. Dari penjelasan di atas, Anda mungkin sudah tahu beberapa di antaranya. Namun, yang paling banyak dialami oleh masyarakat ada pada penjelasan berikut!
1. Radang Sendi
Penyakit pertama yang rentan menyerang Anda ketika terkena free radikal adalah radang sendi. Dampak terkena radikal bebas yang satu ini memang cukup menyusahkan. Hal ini karena free radical akan mengubah komponen sel di sistem kekebalan dan bisa menyebabkan radang sendi.
2. Penyakit Jantung
Selain radang sendi, Anda juga akan lebih rentan terkena berbagai jenis penyakit jantung ketika kandungan free radical di dalam tubuh terlalu banyak. Hal ini karena kadar free radical tersebut bisa membuat Anda mengalami kondisi stress oksidatif sehingga kadar oksigen di dalam darah terganggu.
Ketika darah terganggu, maka fungsi jantung Anda pun tidak akan bisa bekerja dengan sempurna. Karena itu, kemungkinan Anda terkena penyakit jantung pun akan semakin besar.
3. Masalah Kulit
Anda juga akan banyak mengalami masalah kulit ketika terpapar free radical. Dampak yang paling sering muncul adalah kulit jadi rentan terkena flek hitam dan penuaan dini. Hal ini karena ffree radical akan merusak sel sehat, terutama kolagen pada kulit wajah, sehingga tanda-tanda penuaan terlihat lebih awal di kulit Anda.
Cara Mengatasi Radikal Bebas
Pada dasarnya, cara mengatasi radikal bebas itu cukup mudah. Sebab, Anda hanya perlu melakukan dua hal saja. Cukup dengan hanya menghindari penyebab free radical dan memperbanyak asupan makanan yang mengandung antioksidan.
Hal ini karena radikal bebas dan antioksidan memiliki hubungan baik. Sebab, antioksidan memiliki molekul yang sangat stabil, sehingga bisa memberikan elektron secara gratis pada molekul radikal bebas di dalam tubuh. Dengan begitu, molekul free radical akan mempunyai pasangan elektron.
Apabila sudah memiliki pasangan, molekul tersebut akan berubah menjadi netral dan tidak akan merusak sel di dalam tubuh Anda. Jadi, konsumsi antioksidan itu sangat penting. Selain melalui asupan makanan sehat, Anda juga dapat memenuhi kebutuhan antioksidan melalui suplemen kesehatan.
Baca Juga: 6 Buah yang Mengandung Antioksidan Tinggi
Misalnya saja dengan mengonsumsi Sido Muncul CoQ10 Coenzyme Q10 yang dapat membantu memenuhi kebutuhan antioksidan bagi tubuh. Suplemen ini terbuat dari Coenzyme Q10, yang merupakan antioksidan alami di dalam tubuh manusia. Dengan begitu, Anda tidak akan kekurangan antioksidan.
Jadi, setelah mengetahui radikal bebas adalah apa dan dampaknya bagaimana, Anda bisa mencegah hal tersebut dengan cara memenuhi kebutuhan antioksidan harian.
Anda cukup mengonsumsi suplemen ini sesuai aturan konsumsi yang tertera pada produk ini. Mari lawan radikal bebas dengan Sido Muncul CoQ10 Coenzyme Q10!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•20 AUG 2023
Benarkah Membaca dalam Gelap Merusak Mata Anak?
Pengaruh Jumlah Cahaya pada Sistem Kerja Mata
Pada dasarnya, mata memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap kondisi atau jumlah cahaya di sekitarnya. Ketika cahaya redup, maka pupil mata akan membesar supaya retina dapat menyerap lebih banyak cahaya yang ada agar bisa mengirimkan gambar mengenai apa yang Anda lihat ke otak.
Ketika jumlah cahaya cukup banyak, pupil akan mengecil sehingga retina cukup menyerap cahaya sesuai yang dibutuhkan saja. Pergerakan atau perubahan pupil mengikuti jumlah cahaya inilah yang bisa membuat seseorang merasa silau ketika tiba-tiba melihat cahaya terang setelah berada di area gelap. Sebab, pupil membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dirinya.
Dampak Membaca Dalam Cahaya Redup
Lalu, bagaimana jika anak sering membaca dalam kondisi cahaya redup? Benarkah bisa membuatnya mengalami rabun jauh?
Ternyata belum ada penelitian yang cukup untuk membuktikan hal tersebut. Jadi bisa dikatakan bahwa hal tersebut hanyalah sebuah mitos yang tidak perlu dipercaya. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada dampak negatif dari kebiasaan ini, dan berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. Mata Lelah
Mata memang bisa bekerja menyesuaikan diri dengan jumlah cahaya yang ada, tetapi kebiasaan ini akan membuat mata harus bekerja lebih keras. Akibatnya bisa terjadi kelelahan mata atau mata lelah yang pastinya akan membuat anak menjadi tidak nyaman.
2. Sulit Fokus
Cahaya yang redup ditambah dengan banyaknya tulisan serta ukurannya yang kecil akan membuat fokus mata dalam membaca tulisan semakin berkurang. Salah satu penyebabnya yaitu karena terjadi pelebaran pupil sehingga gambar yang ditangkap oleh mata menjadi buram.
3. Sakit Kepala
Kondisi di atas jika dipaksakan terus bisa menimbulkan munculnya sakit kepala akibat otak dipaksa untuk bekerja lebih keras.
4. Mata kering
Pada saat membaca dalam cahaya redup, anak kemungkinan akan lebih jarang berkedip dibandingkan membaca dalam kondisi normal. Penyebabnya karena anak akan berusaha untuk memfokuskan pandangannya pada buku agar bisa lebih jelas membaca dibandingkan dengan mengedipkan mata.
Dari penjelasan di atas, memang tidak ada penelitian yang langsung menunjukkan dampak buruk jangka panjang pada kesehatan mata anak akibat kebiasaan ini. Namun dengan kondisi cahaya yang redup, pastinya akan membuat aktivitas membaca menjadi kurang nyaman. Itulah mengapa kebiasaan ini harus segera dihentikan sejak anak masih berusia dini agar tidak terbawa hingga anak dewasa nantinya.
Tips Aman Membaca untuk Kesehatan Mata
Untuk membantu Anda menciptakan suasana dan kondisi yang aman bagi kesehatan mata anak saat membaca, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:
1. Perhatikan Cahaya Ruangan
Pastikan cahaya di ruangan cukup terang hingga anak bisa membaca dengan lancar tanpa berjuang keras memfokuskan diri untuk membaca tulisan.
2. Atur Jarak Buku
Jarak ideal antara tulisan yang dibaca (buku) dengan mata adalah 25-30cm. Jika terlalu dekat maka tidak baik juga bagi mata anak.
3. Beri Waktu Istirahat
Membaca memang baik, tetapi mata juga perlu waktu untuk beristirahat. Sebaiknya istirahatkan mata sejenak jika anak sudah membaca cukup lama dengan memandang ke arah lain atau melakukan senam mata
Selain menerapkan cara di atas, Anda juga bisa membantu meningkatkan kesehatan mata anak dengan memberinya suplemen anak yaitu suplemen herbal Anak Sehat dari Sido Muncul. Suplemen herbal ini mengandung wortel yang baik untuk kesehatan mata anak. Selain itu, 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak serta nafsu makannya.
Untuk mendapatkan produk ini tidaklah sulit, Anda bisa mendapatkannya di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.
Dengan memperbaiki kebiasaan membaca anak menjadi lebih sehat dan dikombinasikan dengan konsumsi vitamin herbal tersebut maka Anda bisa mengoptimalkan penjagaan kesehatan mata anak.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•15 AUG 2023
Benarkah Hujan Menjadi Penyebab Datangnya Penyakit?
Pengaruh Hujan Dengan Penyakit
Sebenarnya yang membuat Anda sakit bukanlah hujan tetapi memang hujan secara tidak langsung bisa berpotensi menyebabkan hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasannya.
Ketika hujan atau cuaca sedang dingin, maka suhu tubuh akan ikut menurun. Kondisi ini akan membuat daya tahan tubuh Anda melemah sehingga lebih rentan terpapar virus maupun bakteri penyebab penyakit. Padahal, pada saat musim hujan kelembapan lingkungan juga cenderung rendah. Dalam kondisi lingkungan seperti ini, bakteri dan virus mampu bertahan lebih lama di udara. Dengan daya tahan tubuh yang lemah ditambah dengan mampu bertahannya virus dan bakteri, bukan hal yang aneh jika Anda lebih mudah terserang penyakit saat musim hujan.
Selain itu, rendahnya daya tahan tubuh akan membuat kemampuan tubuh melawan infeksi juga lebih rendah sehingga lebih rentan lagi jatuh sakit. Terlebih jika kondisi cuaca dingin cukup ekstrem sehingga suhu tubuhmu berada di bawah normal atau mengalami hipotermia, maka hal ini akan lebih berbahaya lagi.
Tidak hanya itu, kondisi lingkungan yang basah dan banyak genangan air kotor akibat hujan juga semakin meningkatkan risiko Anda sakit. Seperti alergi kulit akibat terkena genangan air dan juga penyakit akibat gigitan nyamuk seperti chikungunya dan DBD (demam berdarah dengue).
Cara Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan
Berbagai hal di atas membuat Anda harus lebih waspada ketika musim hujan tiba agar tidak terserang penyakit. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
1. Gunakan Payung Atau Jas Hujan
Saat Anda harus keluar pada waktu hujan, pastikan Anda menggunakan jas hujan atau payung untuk melindungi diri. Meskipun air hujan tidak membuat Anda sakit, tetapi jika pakaian Anda basah maka suhu tubuh akan menurun dan berdampak pada daya tahan tubuh.
2. Segera Mandi
Baik kehujanan atau tidak, sebisa mungkin segerakan mandi saat Anda sudah sampai ke rumah. Dengan begitu dapat mencegah turunnya suhu tubuh akibat terpapar udara dingin dari luar.
3. Jaga Kebersihan
Rajinlah mencuci tangan terutama saat Anda akan baru dari luar rumah atau akan makan sesuatu. Sebab cara paling mudah bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh adalah melalui tangan yang kotor dan mengontaminasi makanan yang dikonsumsi. Selain itu, usahakan agar tetap mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan tubuh meskipun Anda tidak berkeringat.
4. Jaga Suhu Tubuh Tetap Stabil
Cuaca hujan akan membuat suhu udara menjadi dingin. Sebaiknya gunakan pakaian yang hangat untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Untuk Anda yang tidak begitu kuat dengan suhu dingin, hindari mandi menggunakan air dingin agar suhu tubuh tetap terjaga.
5. Jauhi Sumber Penyakit
Maksudnya, disarankan agar Anda tidak berada di dekat orang yang jelas sedang menunjukkan gejala sakit, seperti batuk atau bersin. Sebab, penyebab utama kedua penyakit tersebut adalah paparan bakteri yang dikeluarkan penderita saat batuk atau bersin.
6. Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Daya tahan tubuh yang kuat akan membuat tubuh Anda mampu melawan berbagai hal yang berpotensi mengancam tubuh, seperti virus dan bakteri. Anda bisa meningkatkannya melalui makanan yang dikonsumsi, tetap aktif bergerak selama musim hujan, dan mengonsumsi suplemen jika diperlukan.
Jika Anda mulai merasakan tubuh kurang nyaman setelah kehujanan, maka Anda mungkin saja mengalami gejala masuk angin. Sebagai langkah awal mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi Teh Tolak Angin dari Sido Muncul.
Teh Tolak Angin merupakan produk baru dari Sido Muncul untuk memberikan cara baru mengonsumsi tolak angin. Kemasannya berupa botol dengan kandungan berbagai bahan herbal yang dikemas secara higienis sehingga aman dan mudah untuk dikonsumsi. Anda bisa membelinya di AEON, Borma, Gramedia atau beli online via Sido Muncul Store atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.
Nah, jadi sudah jelaskan bagaimana pengaruh hujan dan penyakit yang sering menyerang tubuh? Semoga informasi di atas dapat membantu Anda tetap sehat pada saat musim hujan tiba, ya!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•09 AUG 2023
Berbagai Vitamin Penting untuk Kesehatan Mata
Apakah wortel saja cukup untuk menjaga kesehatan mata? Tentu saja tidak, karena masih ada beberapa vitamin lain yang juga memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan organ tersebut. Berikut ini adalah di antaranya:
1. Vitamin D
Vitamin D dikenal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Namun ternyata, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin ini bisa memengaruhi kesehatan penglihatan Anda, yaitu mengurangi risiko terjadi rabun jauh atau miopi. Akibatnya Anda akan mengalami kesulitan ketika harus membaca sesuatu dalam jarak yang jauh.
2. Vitamin E
Vitamin E merupakan sekumpulan antioksidan yang akan melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin ini melindungi mata dari kerusakan protein pada lensa akibat radikal bebas tersebut. Sebab jika tidak dilawan, maka kerusakan protein akibat radikal bebas ini dapat mengubah protein pada lensa dan menyebabkan katarak.
Bahkan, sudah ada beberapa penelitian yang membuktikan pengurangan risiko katarak dengan memenuhi kebutuhan vitamin E dalam tubuh. Meskipun begitu, vitamin E merupakan vitamin yang dapat disimpan dalam lemak sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan, dan jangan juga kekurangan vitamin E karena dapat mengakibatkan terjadinya beberapa hal seperti kuit cepat menua, mudah lelah, dll.
3. Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang baik untuk menjaga imunitas tubuh. Namun selain itu, ternyata vitamin ini juga berperan menjaga kesehatan mata. Mirip seperti fungi vitamin E untuk mata, vitamin C juga menjaga organ ini dengan kandungan antioksidan yang dimilikinya. Sebab, organ mata membutuhkan antioksidan lebih banyak dibandingkan organ lain dalam tubuh, sehingga mengonsumsi makanan dengan kadar vitamin C tinggi sangatlah penting.
4. Vitamin B
Vitamin B yang baik untuk kesehatan mata adalah vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B6 (pyridoxine), vitamin B9 (folic acid), dan vitamin B12 (cobalamin). Vitamin B2 bertindak sebagai antioksidan untuk mengurangi stres oksidatif pada tubuh termasuk mata sehingga mencegah katarak. Vitamin B3 juga bertindak sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya glaukoma, yaitu kerusakan yang terjadi pada saraf mata karena tekanan yang tinggi di dalam bola mata.
Sementara kombinasi vitamin B6, B9, dan B12 berfungsi untuk menurunkan kadar homosistein , yaitu asam amino esensial yang dihasilkan tubuh ketika memecah protein. Jika kadarnya terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh arteri yang secara tidak langsung berdampak pada kesehatan seluruh tubuh, termasuk mata.
Untuk memenuhi kebutuhan vitamin tersebut, bisa melalui berbagai jenis makanan yang dikonsumsi dalam keseharian. Itulah mengapa Anda sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan jenis yang bervariasi agar semua kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi. Beberapa jenis makanan yang baik untuk kesehatan mata adalah wortel, bayam, tomat, brokoli, dan beberapa jenis sayur lainnya. Sementara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, Anda juga harus memastikan tubuh terkena paparan sinar matahari secukupnya karena ini merupakan sumber vitamin D alami.
Selain itu, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan kesehatan mata dengan mengonsumsi Sido Muncul Bilberry Carrot. Suplemen ini mengandung ekstrak buah bilberry dan wortel, serta vitamin C dan vitamin B2 yang baik untuk kesehatan mata seperti mata lelah, mengurangi risiko glaukoma dan katarak, serta masalah kesehatan mata lainnya. Untuk mendapatkannya juga sangat mudah, Anda bisa membelinya di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via Sido Muncul Store atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.
Semoga dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin tersebut, kesehatan mata Anda dapat terjaga dengan baik, ya!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya