Makanan dan Minuman
Makanan dan Minuman•06 FEB 2024
6 Manfaat Susu Jahe, Memperkuat Daya Tahan hingga Pencernaan
Ketika berbicara tentang minuman sehat yang kaya akan khasiat, susu jahe pasti selalu termasuk ke dalam daftarnya. Khasiat jahe sebagai obat herbal memang sudah dipercaya oleh masyarakat sejak zaman dulu. Begitu pula dengan susu. Lalu, ketika dikombinasikan, apa kira-kira manfaat susu jahe?
Selain enak, ternyata kombinasi antara jahe dan susu juga kaya akan manfaat bagi tubuh. Secara garis besar, khasiat susu jahe untuk pria maupun wanita tidak jauh berbeda, mulai dari menjaga daya tahan hingga sistem pencernaan. Berikut daftar manfaat minuman ini pada kesehatan tubuh!
1. Menghangatkan Tubuh
Tubuh memang dirancang secara kompleks untuk merasakan berbagai jenis sensasi, termasuk sensasi dingin. Hal ini biasanya terjadi saat suhu udara atau temperatur di sekitar Anda menurun. Ketika ini terjadi, tubuh Anda akan kehilangan panas dengan lebih cepat daripada panas yang dihasilkan.
Hanya saja, ketika tubuh terlalu dingin, Anda akan mulai merasa tidak nyaman. Sebab, suhu tubuh yang terlalu rendah bisa berdampak pada otak, sehingga Anda mungkin tidak bisa berpikir jernih atau bergerak dengan baik. Karena itulah Anda perlu menghangatkan tubuh Anda agar suhu tubuh kembali normal.
Cara yang paling mudah untuk mengembalikan panas tubuh Anda adalah dengan meminum susu jahe. Anda bisa mendapat khasiat susu jahe untuk wanita maupun pria ini karena kandungan senyawa gingerol di dalam jahe memiliki efek termogenik. Susu pun punya khasiat yang sama karena kandungan karbohidrat, protein, dan lemak di dalamnya.
2. Membuat Tidur Lebih Berkualitas
Selain menghangatkan tubuh, jahe juga ampuh untuk memperbaiki kualitas tidur Anda. Ini adalah salah satu manfaat minum susu jahe sebelum tidur di malam hari. Sebab, efek termogenik pada jahe dapat membuat Anda merasa nyaman dan rileks sebelum tidur.
Baca Juga: 6 Manfaat Jahe untuk Kesehatan & Fakta di Baliknya
Di saat yang bersamaan, kedua perasaan tersebut adalah hal yang Anda butuhkan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Ketika sudah merasa nyaman dan rileks, Anda bisa tidur lebih nyenyak. Jadi, ketika bangun, tubuh akan terasa lebih sehat dan segar.
3. Mengatasi Masalah di Saluran Pernapasan
Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan sebenarnya bukan hal baru bagi sebagian besar masyarakat. Hal ini karena mereka pernah mengalami masalah ini setidaknya satu kali seumur hidup. Penyebabnya pun cukup beragam, mulai dari serangan virus, alergi, hingga terlalu banyak menghirup udara kering dan lembab.
Udara kering dan lembap ini bisa memengaruhi sifat reologi lendir, sehingga Anda lebih mudah terkena pilek ketika udara dingin daripada ketika udara panas. Karena itulah Anda bisa mengatasi pilek dan berbagai jenis gangguan pernapasan lain dengan cara mengonsumsi susu jahe.
Hal ini karena uap panas pada susu bisa membantu meringankan hidung yang tersumbat. Di samping itu, efek termogenik pada jahe juga ampuh untuk melegakan tenggorokan Anda. Inilah manfaat susu jahe untuk radang tenggorokan yang bisa Anda peroleh.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Susu jahe gunanya untuk apa lagi selain untuk hal-hal di atas? Minuman ini ternyata juga bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih kuat. Hal ini karena kandungan fitokimia di dalam jahe yang bersifat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi.
Kandungan antioksidan di dalam tubuh sangat ampuh untuk mengusir radikal bebas yang berbahaya bagi imun. Alasannya, zat radikal bebas bisa merusak sel-sel imun yang berfungsi sebagai agen kekebalan tubuh. Sedangkan senyawa anti-inflamasi di dalam jahe ampuh untuk mencegah infeksi.
Jadi, khasiat jahe bagi kesehatan memang sangat baik. Anda pun dapat meminum jahe dengan campuran susu agar rasanya lebih enak dan nikmat.
5. Mengatasi Mual
Kemudian, susu jahe juga bisa mengatasi mual akibat sakit, hamil, mabuk perjalanan, maupun setelah selesai kemoterapi. Bahkan, jahe sudah digunakan sebagai tanaman herbal untuk mengatasi mual sejak zaman dahulu, terutama dalam tradisi pengobatan masyarakat Tiongkok.
Rasa mual dapat Anda rasakan karena ada penurunan motilitas lambung. Sementara itu sifat antiemetik jahe sangat ampuh untuk meningkatkan tonus dan motilitas lambung. Ini sebabnya, Anda bisa mengatasi rasa mual dan muntah dengan cara mengonsumsi jahe.
6. Mengatasi Masalah Sistem Cerna
Tidak hanya mual, jahe juga ampuh mengatasi masalah sistem cerna, seperti sakit perut, perut kembung, perut begah, dan lain-lain. Alasannya pun sama, yaitu karena kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan motilitas lambung. Sedangkan jahe ampuh untuk meningkatkannya.
Hanya saja, membuat susu jahe sendiri memang ribet, terutama jika Anda sedang sakit atau tidak enak badan. Karena itulah Sido Muncul Minuman Susu Jahe hadir sebagai solusi praktis bagi Anda. Manfaat susu jahe Sido Muncul adalah untuk memelihara kesehatan, termasuk daya tahan, saluran cerna, dan membuat tidur lebih berkualitas.
Meskipun termasuk minuman instan, namun susu jahe dari Sido Muncul tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi dengan catatan untuk selalu membaca aturan konsumsi/pemakaian yang tertera pada kemasan produk.
Semua manfaat susu jahe bisa Anda rasakan dari minuman ini. Cara konsumsinya pun sangat mudah, karena Anda hanya perlu mencampurkannya dengan air panas di dalam gelas dan siap diminum!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•04 FEB 2024
6 Buah yang Mengandung Antioksidan Tinggi
Tak perlu khawatir berlebihan dengan dampak radikal bebas, terutama jika Anda tahu apa counter attack-nya. Ternyata, Anda bisa mengalahkannya dengan cara mengonsumsi berbagai buah yang mengandung antioksidan. Di samping enak, buah-buah ini juga memiliki khasiat tinggi bagi tubuh Anda.
Cara yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Hal ini karena antioksidan sangat ampuh untuk menetralkan radikal bebas di dalam tubuh. Karena itu, Anda perlu tahu buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi berikut!
1. Blueberry
Paparan radiasi bebas yang berlebihan di dalam tubuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda, seperti risiko radang sendi, penyakit jantung, serta penuaan dini pada kulit Anda. Karena itu, Anda perlu dengan segera menetralkannya.
Buah pertama yang bisa Anda coba adalah blueberry. Menurut penelitian, buah yang berasal dari Amerika Utara ini punya kandungan antioksidan yang lebih banyak dari 40 buah dan sayur umum lainnya.
Bahkan, muatan gizinya termasuk ke dalam antioksidan tertinggi di dunia, dengan total 13.427 antioxidant pada satu cangkir blueberry. Ketika masuk ke dalam tubuh, antioksidan tersebut akan memberikan elektronnya pada radikal bebas dan menetralkannya. Dengan begitu, radikal bebas itu tak lagi berbahaya.
2. Stroberi
Tidak hanya dengan blueberry, ada beberapa buah beri-berian lain yang memiliki muatan antioksidan yang tinggi, misalnya seperti stroberi. Hal ini karena muatan vitamin, serat, serta polifenol di dalamnya. Bahkan, asupan gizinya lebih baik karena tidak ada muatan natrium, lemak, atau kolesterol di sana.
Jadi, apabila Anda ingin mencari makanan apa yang mengandung antioksidan tinggi, stroberi, yang mudah ditemukan di supermarket dan pasar tradisional adalah solusinya. Selain untuk mengusir radikal bebas dari tubuh, stroberi juga ampuh untuk mengontrol kadar glukosa di dalam darah dan bisa menurunkan tingkat peradangan.
3. Jambu
Ketika berbicara tentang jus buah yang kaya antioksidan, kurang lengkap rasanya jika tidak menyebut jus jambu. Sebab, di dalamnya tidak hanya bermuatan satu antioxidant, namun enam sekaligus, mulai dari asam protocatechuic, asam ferulic, asam askorbat, quercetin, asam galat, quercetin, dan asam caffeic.
Seperti apa yang mungkin sudah Anda ketahui, antioksidan adalah molekul aktif yang bisa mencegah kondisi stress oksidatif akibat radikal bebas. Hal ini karena fungsinya sebagai pencegah oksidasi dari molekul lain dengan cara memberi elektron pada molekul tersebut.
Menariknya, kandungan 6 jenis antioxidants tersebut akan dibantu oleh sifat jambu yang radioprotektif. Dengan begitu, khasiat jambu itu sangat tinggi karena bisa menjaga kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Mangga
Mangga juga termasuk ke dalam sumber antioksidan untuk kulit dan tubuh yang sangat efektif. Hal ini karena setidaknya ada tiga muatan antioksidan di dalamnya, yaitu fenolik, karotenoid dan asam askorbat. Jumlahnya pun tinggi, mengingat fenolik-nya saja berkisar hingga 208,70 mg per 100 gram.
Jadi, mengonsumsi mangga secara rutin bisa jadi senjata ampuh nan lezat untuk mengusir radikal bebas dari dalam tubuh Anda.
5. Pisang
Selain mudah ditemukan, buah ini tergolong murah, lezat, dan banyak manfaatnya. Pisang, buah favorit jutaan orang juga berguna untuk menangkal radikal bebas, plus kaya akan serat.
Sama seperti di dalam mangga, muatan antioksidan pada pisang berasal dari molekul fenolik. Molekul ini secara aktif dapat memperbaiki sel rusak dan sangat berkontribusi untuk melawan radikal bebas. Selain itu, ada juga muatan vitamin, katekolamin, dan karotenoid yang juga berperan sebagai zat bioaktif antioksidan saat dikonsumsi.
6. Jeruk
Sudah menjadi rahasia umum jika jeruk merupakan sumber vitamin C yang baik untuk tubuh, khususnya bagi kesehatan kulit Anda. Namun, tahukah Anda jika ini terjadi karena peran antioksidan? Hal ini karena di dalam vitamin C tersebut ada muatan flavonoid dan kandungan hesperidin, yang berperan sebagai zat antioksidan di dalam tubuh.
Kandungan hesperidin dalam buah ini juga ampuh mengatasi risiko darah rendah karena aktivitas radikal bebas di dalam tubuh ketika berada dalam kondisi stress oksidatif.
Sebenarnya, selain berbagai senyawa di atas, tubuh Anda juga dapat memproduksi antioksidan alami yang bernama Coenzyme Q10. Hanya saja, kadar Coenzyme Q10 dapat menurun karena beberapa kondisi, seperti bertambahnya usia dan penyakit tertentu. Karena itu, Anda dapat menunjangnya dengan suplemen.
Anda bisa mengonsumsi Sido Muncul CoQ10 Coenzyme Q10 yang ampuh untuk memenuhi kebutuhan antioksidan harian Anda dengan catatan untuk selalu membaca aturan konsumsi pada label produk ini.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•02 FEB 2024
4 Manfaat Wortel untuk Mata, Cegah Rabun hingga Katarak
Selama ini, wortel dikenal sebagai sayuran yang ampuh untuk menjaga kesehatan mata. Sebab, sayuran ini adalah sumber vitamin A paling tinggi di antara semua sayuran, yaitu 852 mcg per 100 gram saat mentah dan 1329 mcg saat matang. Lalu, apakah informasi yang beredar mengenai manfaat wortel untuk mata itu benar?
Sebenarnya, manfaat wortel mentah maupun yang matang itu sangat banyak. Bahkan, konon sayuran ini mengurangi mata minus dan dapat mencegah kebutaan jika dikonsumsi secara rutin. Benar atau tidak, ya?
Karena itu, kenali beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dari mengonsumsi sayuran ini, termasuk fakta atau hanya mitos seputar wortel.
1. Menjaga Mata Sehat dan Mengurangi Risiko Kebutaan
Siapa yang tidak ingin memiliki mata sehat? Hampir semua orang pasti menginginkannya. Hal ini karena mata merupakan satu di antara lima panca indra yang sangat penting di dalam kehidupan. Karena itu, Anda wajib untuk menjaganya agar tetap sehat dan tetap berfungsi dengan normal.
Salah satu cara untuk menjaga mata agar tetap sehat adalah dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karotenoid, yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A memungkinkan protein opsin terbentuk di "sel kerucut" dan protein rhodopsin terbentuk di "sel batang" di dekat bagian belakang mata.
Opsin akan memproses cahaya pada kondisi terang, sedangkan rhodopsin melakukan hal yang sama pada cahaya redup. Saat cahaya mengenai rhodopsin atau opsin, cahaya akan menciptakan impuls listrik yang berjalan ke otak untuk ditafsirkan. Hal inilah yang akan membantu kita melihat.
Maka dari itu, kekurangan vitamin A bisa menyebabkan kebutaan. Jadi, karena wortel mengandung vitamin A, manfaat sayuran ini untuk menjaga mata agar tetap sehat dan mencegah kebutaan adalah fakta.
2. Menurunkan Risiko Myopia dan Nyctalopia
Selain untuk menjaga mata agar tetap sehat dan mencegah dari kebutaan, sayuran ini juga populer sebagai sayuran yang bisa menyembuhkan rabun jauh (myopia) dan rabun senja (nyctalopia). Lalu, apakah benar makan wortel mentah untuk mata minus dan mata plus itu ampuh?
Ternyata, sayuran ini tidak bisa secara langsung menyembuhkan miopia dan nyctalopia. Meskipun kandungan di dalamnya bagus untuk kesehatan penglihatan, namun konsumsi sayuran ini saja tidak akan cukup untuk bisa mengobatinya. Jika ingin sembuh, Anda bisa mencoba terapi laser atau operasi penanaman lensa.
Namun, informasi tentang sayuran ini dapat mengurangi risiko myopia dan nyctalopia adalah fakta. Selain itu, sayuran ini juga ampuh untuk mencegah penglihatan Anda memburuk.
Jadi, jika tidak ingin minus atau plus Anda naik, maka Anda bisa mengonsumsi sayuran ini secara rutin. Baik itu dalam bentuk mentah, jus, atau makanan matang.
Menariknya, tidak ada waktu yang tepat minum jus wortel untuk mata. Anda bisa meminumnya di pagi hari, siang hari, maupun malam hari. Hasilnya akan tetap sama kapanpun Anda mengonsumsinya. Asalkan Anda rutin memakan sayuran ini setiap hari, risiko myopia dan nyctalopia pun akan berkurang.
3. Mencegah Katarak
Apabila Anda ingin tahu apa manfaat wortel untuk mata yang selanjutnya, ternyata Anda bisa mencegah katarak dengan sayuran ini. Hal ini karena kandungan antioksidan, vitamin A, dan karotenoid di dalam sayuran ini ampuh untuk mencegah katarak.
Bahkan, sebuah studi mengatakan bahwa dana global sebesar $5,7 miliar untuk memulihkan penglihatan bagi sekitar 45 juta orang penderita katarak dapat dikurangi setengahnya. Caranya adalah dengan pola makan yang sehat dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna, termasuk wortel.
Baca Juga: 5 Makanan yang Baik untuk Mata agar Tetap Sehat
Hanya saja, sayuran ini hanya ampuh untuk mencegah saja, tidak untuk mengobati katarak yang sudah ada. Jika sudah terlanjur terkena katarak, mau tidak mau Anda memang harus melakukan operasi.
4. Mengurangi Risiko Glaukoma
Kemudian, sayuran ini juga ampuh dalam mengurangi risiko glaukoma atau penyakit saraf pada mata. Hal ini terbukti di dalam penelitian, di mana risiko glaukoma menurun 64% pada orang yang mengonsumsi sayuran ini lebih dari dua porsi per minggu. Perbandingannya yaitu mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu.
Selain konsumsi dalam bentuk mentah, jus, atau makanan matang, Anda juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. Misalnya Sido Muncul Herbal Bilberry Carrot 30 Kapsul, yang merupakan suplemen untuk kesehatan mata. Produk ini mengandung Vitamin A, Vitamin B2 dan Vitamin C.
Selain untuk memelihara kesehatan mata, suplemen yang mengandung ekstrak carrot dan bilberry ini juga ampuh dalam mengatasi mata lelah. Selain itu, suplemen dari Sido ini bisa Anda gunakan sebagai nutrisi pendukung saat berada di tahap penyembuhan katarak, glaukoma, dan juga penyakit mata yang lain.
Baca Juga: 6 Manfaat Bilberry bagi Kesehatan & Fakta-faktanya
Pastinya, semua manfaat wortel untuk mata dapat Anda rasakan ketika mengonsumsi suplemen ini. Anda bisa meminumnya satu kapsul per hari atau sesuai dengan resep dokter. Namun, hindari konsumsi suplemen ini ketika Anda sedang hamil atau menyusui.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•02 FEB 2024
5 Makanan yang Baik untuk Mata agar Tetap Sehat
Ada sekitar 2,2 miliar orang di dunia yang mengalami gangguan penglihatan, baik itu jarak dekat atau jarak jauh. Karena itu, Anda perlu menyantap makanan yang baik untuk mata agar tetap sehat.
Hal ini sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mata yang paling mudah. Sebab, pangan yang sehat tidak hanya penting untuk lambung dan usus, melainkan juga bermanfaat bagi organ lain seperti mata. Ingin tahu lebih jauh soal makanan apa yang bisa menyehatkan mata? Di bawah ini adalah daftarnya!
1. Tomat
Siapa yang tidak mengenal tomat? Buah sayur yang satu ini memang umum ditemukan di Indonesia. Rasa dari buah sayur ini segar, manis, dan sedikit kecut. Anda bisa memakannya langsung atau mencampurkannya ke dalam masakan yang lain.
Meskipun ukurannya relatif kecil, namun muatan nutrisi di dalam tomat sangat kaya. Anda dapat menemukan vitamin, mineral, dan protein. Lalu, ada juga asam amino esensial seperti leusin, treonin, valin histidin, lisin, dan arginin. Kemudian, ada juga asam lemak tidak jenuh, karotenoid, dan fitosterol.
Di antara banyaknya senyawa di dalam tomat, yang bisa membantu penglihatan agar tetap sehat adalah muatan vitaminnya. Menariknya tidak hanya ada satu vitamin di dalam tomat, namun tiga sekaligus, yaitu Vitamin A, Vitamin C, dan Vitamin E. Tidak heran jika tomat menjadi buah dan sayur untuk mata buram yang efektif.
2. Jeruk
Selain tomat, jeruk juga termasuk buah untuk mata kabur yang bisa Anda konsumsi secara rutin. Hal ini karena jeruk kaya akan senyawa flavonoid, yaitu zat aktif yang sangat ampuh untuk menangani degenerasi makula penyebab mata kabur.
Apabila Anda belum tahu, degenerasi makula adalah kondisi ketika retina Anda memburuk. Penyakit inilah yang menjadi salah satu penyebab sebagian besar orang kehilangan penglihatan mereka. Para peneliti pun belum tahu apa penyebabnya. Namun, menyantap flavonoid bisa mencegahnya.
Karena itulah menyantap satu jeruk setiap hari bisa membantu menjaga kesehatan mata Anda. Anda pun dapat menyantapnya secara langsung atau menjadikannya jus buah untuk kesehatan mata dan mencampurnya dengan tomat.
3. Pepaya
Lalu, menyantap pepaya ternyata juga bisa memperbaiki kondisi mata, khususnya apabila Anda mengalami gangguan penglihatan. Hal ini karena pepaya merupakan sumber utama senyawa karotenoid atau provitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata. muatan ini bisa mencegah kebutaan dini pada anak-anak.
Selain itu, pepaya juga kaya akan Vitamin C, sehingga pangan ini sangat sehat untuk dikonsumsi. Anda bisa memakannya secara langsung atau menjadikannya jus. Pastinya, Anda dapat menyantap buah ini secara rutin setiap hari.
4. Wortel
Ketika membicarakan soal makanan untuk kesehatan mata anak dan dewasa, kurang lengkap rasanya jika tidak menyebut wortel. Sejak zaman dahulu, sayuran ini sering dikaitkan dengan kesehatan penglihatan dan ampuh untuk mengurangi risiko mata kabur atau rabun.
Baca Juga: 4 Manfaat Wortel untuk Mata, Cegah Rabun hingga Katarak
Ternyata, itu bukan hanya sekadar mitos belaka karena wortel memang kaya akan karotenoid. muatan dari senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi yang ampuh mengurangi kehilangan penglihatan oksidatif. Senyawa ini juga efektif mengurangi degenerasi mata seperti:
Nyctalopia (rabun senja)
Myopia (rabun jauh)
Katarak
Penyakit Makula Terkait Usia (AMD)
Glaukoma (kerusakan saraf mata)
5. Bilberry
Jika Anda sedang mencari pangan yang ampuh mencegah dan memperlambat rabun jauh pada anak, bilberry adalah pilihan yang tepat. Hal ini karena bilberry kaya akan antosianin, yang termasuk dalam kelas induk bioflavonoid. Senyawa aktif yang satu ini ampuh untuk menjaga mata agar tetap sehat.
Selain menyantap pangan di atas, Anda juga perlu menyantap suplemen untuk mendukung mata agar tetap sehat. Misalnya seperti Sido Muncul Herbal Bilberry Carrot 30 Kapsul. Suplemen ini kaya akan muatan Vitamin A yang mampu menanggulangi rabun. Lalu, ada juga muatan Vitamin B2 dan C.
Selain muatan berbagai vitamin, Anda pun bisa menemukan ekstrak wortel dan bilberry yang baik untuk kesehatan mata Anda.
Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari menyantap suplemen ini. Selain memelihara kesehatan mata, Anda juga dapat mengatasi gangguan mata lelah. Lalu, suplemen ini juga bisa dijadikan suplemen tambahan ketika Anda sedang mengobati beberapa penyakit mata, seperti:
Glaukoma
Katarak
Gangguan retina
Diabetic Retinopathy
Hanya saja, sebelum menyantap vitamin untuk mata yang satu ini, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaanya. Pastikan Anda hanya menyantap satu kapsul per hari atau sesuai dengan resep dokter. Lalu, hindari konsumsi suplemen saat sedang hamil atau menyusui untuk kesehatan ibu dan bayi.
Baca Juga: 6 Manfaat Bilberry bagi Kesehatan & Fakta-faktanya
Itulah beberapa makanan yang baik untuk mata yang bisa Anda konsumsi. Selain pangan tersebut, Anda juga bisa mendukung kesehatan mata dengan menyantap suplemen Sido Muncul Herbal Bilberry Carrot 30 Kapsul yang bisa anda beli di Sido Muncul Store. Jika Anda menyantapnya secara rutin, kondisi mata Anda pun akan semakin membaik.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•01 FEB 2024
6 Manfaat Minyak Ikan untuk Dewasa & Anak-Anak
Ketika berbicara tentang sumber nutrisi yang baik untuk tubuh, hampir semua orang sudah tahu jika ikan adalah salah satunya. Tidak hanya bagian dagingnya saja, namun juga minyaknya. Secara garis besar, manfaat minyak ikan itu sangat banyak, khususnya untuk kesehatan otak dan jantung.
Menariknya, manfaat ini dapat Anda peroleh dengan cara mengonsumsi ikan secara langsung maupun dalam bentuk suplemen. Ingin tahu lebih jauh tentang manfaat minyak ikan untuk apa saja? Ini daftar “keajaiban” minyak ikan baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
1. Membuat Jantung Lebih Sehat
Muatan utama dari fish oil adalah Omega-3, yang merupakan senyawa fatty acid dengan 3 komponen utama. Ketiga komponen tersebut adalah asam alfa-linolenat (ALA), asam eicosapentaenoic (EPA), dan asam docosahexaenoic (DHA).
Berdasarkan penelitian, dua di antara ketiga fatty acid tersebut efektif untuk mencegah berbagai jenis penyakit kardiovaskular, yaitu EPA dan DHA. Menariknya, baik EPA maupun DHA, keduanya bisa Anda temukan di dalam fish oil.
Mencegah penyakit kardiovaskular adalah salah satu dari sekian manfaat minyak ikan untuk lansia maupun untuk dewasa. Tidak heran jika American Heart Association (AHA) telah menyarankan konsumsi fish oil untuk mencegah serangan jantung dan stroke selama 20 tahun terakhir.
2. Mencegah Penyumbatan Arteri
Manfaat minyak ikan untuk dewasa dan lansia yang selanjutnya adalah untuk mencegah penyumbatan arteri atau pembuluh darah. Hal ini biasanya terjadi akibat penumpukan plak di sepanjang dinding arteri, yang menyebabkan arteri menyempit dan mengeras. Jika dibiarkan, hal ini bisa berakibat fatal.
Karena itu, Anda perlu mencegah penyumbatan arteri dengan rutin berolahraga, berhenti merokok, dan mengonsumsi minyak ikan. Alasannya yaitu karena lipid sehat ini dapat mengurangi jumlah plak yang ada dan menempel di arteri Anda.
3. Mengoptimalkan Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi
Bagi Anda yang sedang hamil, memastikan jika asupan fish oil di dalam tubuh sudah cukup juga sangat penting. Hal ini karena lipid baik tersebut ampuh dalam mencegah kelahiran prematur dan mencegah eklamsia. Lipid juga terbukti bisa mencegah stunting atau kurang gizi pada bayi saat lahir.
Di samping itu, ada beberapa manfaat minyak ikan untuk bayi yang lain, misalnya seperti meningkatkan perkembangan otak janin. Dengan mengonsumsi minyak ikan secara rutin, ibu hamil bisa mengurangi risiko Cerebral Palsy atau perkembangan otak yang tidak normal pada janin selama dalam kandungan.
Tidak hanya untuk bayi, fish oil juga baik untuk ibu yang sedang menjalani masa nifas. Hal ini karena muatan Omega-3 di dalam fish oil ampuh untuk mencegah depresi pasca melahirkan atau baby blues.
4. Mengoptimalkan Kerja Otak
Tidak hanya saat masih berada di dalam muatan, Anda juga dapat mengoptimalkan kerja otak anak Anda ketika mereka sudah lahir ke dunia. Ini merupakan satu di antara sekian manfaat minyak ikan untuk anak yang paling banyak dicari oleh para orang tua.
Baca Juga: 4 Kandungan Gizi Ikan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Asupan fish oil pada anak bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam pemrosesan kognitif. Mereka juga lebih konsisten dan lebih perhatian kepada hal-hal yang ada di sekeliling mereka. Kerja otak mereka juga lebih optimal dan mampu untuk memproses memori dalam jangka panjang.
5. Menurunkan Berat Badan
Karena fish oil memiliki muatan lemak sehat yang tinggi, Anda bisa mengonsumsi makanan ini untuk membantu mengurangi berat badan. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi minyak ikan secara rutin mampu meningkatkan rasa kenyang.
Selain itu, penelitian lain juga menyatakan bahwa minyak ikan mampu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga bagus untuk menjaga berat badan seimbang.
6. Anti-Inflamasi
Lipid ini juga dikenal punya sifat anti-inflamasi yang baik untuk kesehatan. Ini sebabnya, fish oil bisa membantu menyembuhkan penyakit, terutama yang berkaitan dengan peradangan di dalam tubuh.
Maka dari itu, baik untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak, perlu untuk mengonsumsi fish oil. Jika tidak bisa mendapatkannya dalam makanan sehari-hari, Anda bisa mengonsumsi suplemen. Produk suplemen yang bisa Anda coba adalah Sido Muncul Natural Fish Oil, yang memakai Wild Marine Fish dari Samudra Pasifik dan Atlantik.
Ikan-ikan pilihan ini punya kualitas minyak yang lebih baik daripada ikan ternak yang bisa Anda temukan dengan mudah di pasaran. Selain itu, produksi Sido Muncul Natural Fish Oil juga perlu proses QC yang saksama., sehingga, kualitas fish oil yang dihasilkan murni dan bebas dari merkuri.
Produk ini sudah teruji aman dari 3-monochloropropane diol (3-MCPD), yang menyebabkan kerusakan ginjal dan kanker. Berapa kali sehari minum minyak ikan dari Sido Muncul? Anda bisa mengonsumsi 1 kapsul per hari untuk anak dan 2 kapsul per hari untuk dewasa. Namun, pastikan untuk selalu konsultasi ke Dokter terlebih dahulu.
Itulah beberapa fakta tentang manfaat minyak ikan yang perlu Anda tahu. muatan nutrisi di dalam fish oil pastinya aman untuk dikonsumsi oleh semua usia. Hanya saja, pastikan jika dosisnya tepat.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•01 FEB 2024
4 Kandungan Gizi Ikan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Mencari makanan yang mengandung banyak nutrisi sebenarnya bukan hal yang sulit, terutama jika Anda tinggal di negara maritim, seperti Indonesia. Setidaknya, ada 873 jenis spesies ikan yang bisa Anda temukan di perairan Indonesia, baik di laut, sungai, dan perairan lainnya.
Sebagai sumber pangan, ada banyak kandungan gizi ikan yang baik untuk kesehatan. Bahkan, karena manfaat ikan cukup vital bagi kesehatan, protein hewani ini masuk dalam kategori super food, lho. Nah, apa saja kandungan gizi yang terdapat dalam ikan? Ini daftarnya!
1. Taurin
Jika dibandingkan dengan berbagai jenis nutrisi yang lain, taurin mungkin masih terdengar asing. Hal ini karena masyarakat awam akan mengenalnya dengan nama asam amino. Hanya saja, senyawa yang terkandung di dalam asam amino itu ada banyak, dan taurin adalah salah satu di antaranya.
Secara umum, fungsi kandungan gizi ikan yang satu ini relatif luas. Namun, fungsi utamanya adalah sebagai neurotransmitter khusus yang berperan untuk mengontrol emosi, perilaku, dan fungsi otak Anda. Hal ini karena taurin memang bertanggung jawab dalam mengatur sistem saraf pusat.
Selain itu, senyawa asam amino ini juga berperan sebagai pengontrol elektrolit di dalam tubuh. Kesehatan mata dan penglihatan Anda juga bisa terjaga dengan asupan taurin yang cukup. Terakhir namun tidak kalah penting, zat ini juga ampuh dalam memelihara dan melindungi sel-sel di dalam tubuh.
Anda memerlukan setidaknya 3.000 miligram taurin per hari. Sedangkan jenis ikan yang menjadi sumber taurin terbanyak adalah tuna dan nila. Ikan tuna mengandung 964 miligram taurin per 100 gram. Sedangkan ikan nila mengandung 972 miligram taurin per 150 gram (dalam bentuk filet).
2. Vitamin & Mineral
Selain taurin, ikan juga kaya akan vitamin dan mineral. Bahkan, ikan mengandung vitamin yang sangat lengkap, mulai dari Vitamin A, Vitamin B Kompleks, Vitamin D, hingga Vitamin K. Sedangkan untuk mineral, ikan mengandung kalsium, magnesium, selenium, seng, dan zat besi.
Berikut adalah fungsi dari berbagai jenis vitamin dan mineral yang ada di dalam ikan:
Vitamin A: Menjaga mata agar tetap sehat.
Vitamin B Kompleks: Mendukung perkembangan saraf dan menjaga kesehatan otak.
Kalsium: Memperkuat tulang dan gigi, serta membantu melarutkan hormon dan enzim.
Magnesium: Menjaga jantung agar tetap sehat.
Vitamin D: Membantu pertumbuhan tulang pada anak dan mencegah osteoporosis.
Vitamin K: Mencegah pendarahan internal.
Selenium: Melindungi tubuh dari kerusakan sel.
Seng dan Zat Besi: Memperbaiki sistem imun dan merangsang produksi sel darah merah.
3. Protein
Sama seperti daging ayam dan daging sapi, ikan juga merupakan sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi. Bagi Anda yang belum tahu apa jenis protein pada ikan, di dalamnya terdiri dari 20-30% sarkoplasma (albumin).
Selain itu, ada juga 66-77% myofibrillar (actomyosin troponin, actin, myosin) dan 3-5% protein stroma (kolagen).
Kandungan proteinnya pun sangat besar, yaitu rata-rata 22 gram protein per 100 gram ikan. Jumlahnya hanya sedikit lebih kecil dari daging ayam (27 gram per 100 gram) dan daging sapi (26 gram per 100 gram). Hanya saja, beberapa jenis ikan memang memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari rata-rata.
Misalnya saja ikan tuna yang mengandung 30,7 gram protein per 100 gram. Ada juga ikan teri yang mengandung 28,9 gram protein per 100 gram. Fungsi protein di dalam ikan adalah membentuk enzim, hormon, dan juga sistem imun atau kekebalan tubuh.
4. Asam Lemak Tak Jenuh
Terakhir, ikan juga mengandung asam lemak tak jenuh yang sangat tinggi, termasuk Omega-3. Bahkan, ikan merupakan salah satu sumber Omega-3 yang paling kaya. Senyawa ini baik untuk kesehatan jantung, dapat mencegah penyumbatan arteri, mengoptimalkan kerja otak, dan lain sebagainya.
Baca Juga: 6 Makanan yang Mengandung Lemak Sehat, Mudah Ditemukan!
Selain langsung dari ikan, Anda pun dapat mengonsumsi Omega-3 dari suplemen minyak ikan, seperti Sido Muncul Natural Fish Oil. Suplemen ini merupakan sumber lemak sehat yang mengandung Omega-3 yang berkualitas. Hal ini karena minyak ikan yang digunakan hanya berasal dari Wild Marine Fish saja.
Wild Marine Fish tersebut juga tidak sembarangan dipilih, namun hanya ikan yang berasal dari Samudra Pasifik dan Atlantik saja. Jadi, ikannya bukan merupakan hasil ternak, sehingga memiliki nutrisi yang lebih kaya. Minyak ikannya pun sudah dimurnikan dan telah lolos uji bebas merkuri.
Baca Juga: 6 Manfaat Minyak Ikan untuk Dewasa & Anak-Anak
Di dalam suplemen ini, terkandung 330 mg Omega-3, dengan komposisi 180 mg EPA, 120 mg DHA. Pastinya, kandungan tersebut tidak akan jauh dengan kandungan gizi ikan. Jadi, Anda aman mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu 2 kapsul per hari untuk dewasa dan 1 kapsul per hari untuk anak-anak.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Makanan dan Minuman•01 FEB 2024
6 Makanan yang Mengandung Lemak Sehat, Mudah Ditemukan!
Ketika mendengar kata “lemak” atau “lipid”, sebagian besar orang mungkin memiliki konotasi negatif tentang kata itu. Hal ini karena molekul tersebut terkenal berbahaya bagi kesehatan dan juga bisa mengganggu penampilan Anda. Faktanya, tubuh Anda tetap memerlukan asupan makanan yang mengandung lemak sehat, lho.
Sebab, gizi seimbang tidak akan lengkap tanpa kehadiran lemak, yang berfungsi sebagai sumber energi dan pelarut vitamin. Jadi, molekul lipid ini memang masih sangat diperlukan oleh tubuh. Hanya saja, supaya tidak membahayakan, pastikan jika makanan tersebut hanya mengandung lipid baik.
Ingin tahu apa saja makanan yang mengandung lemak sehat? Di bawah ini adalah daftarnya!
1. Alpukat
Makanan pertama yang kaya akan lipid baik adalah alpukat, yang mudah ditemukan di mana - mana. Buah yang berasal dari Amerika Selatan ini dikenal sebagai buah yang paling kaya akan nutrisi dibandingkan lainnya. Hampir semua gizi yang dibutuhkan tubuh bisa Anda temukan di dalam buah alpukat, termasuk lipid baik.
Setidaknya, ada 22 gram lemak di dalam alpukat (68% tak jenuh tunggal, 19% tak jenuh ganda, 13% jenuh). Selain lemak, ada juga muatan serat, asam folat, magnesium, kalsium, Vitamin C, D, E, dan K, serta karotenoid. Lalu, ada kandungan karbohidrat (13 gram), protein (3 gram), dan natrium (11 miligram).
Karena kadar natriumnya yang rendah, buah ini bebas dari muatan kolesterol. Jadi, bagi Anda yang sedang ingin menghindari makanan yang mengandung lemak jahat dan kolesterol, masukkan buah ini ke dalam daftar diet Anda.
2. Biji Chia
Sebagai bagian dari sumber makanan yang paling tua, khasiat biji-bijian sudah diakui di seluruh dunia. Sejak puluhan ribu tahun lalu, manusia sudah mengonsumsi makanan ini. Bahkan kini, Australia dan hampir seluruh dunia memasukkan makanan ini ke dalam pedoman diet yang baik, sebab kaya akan nutrisi.
Hanya saja, jumlah biji-bijian yang bisa Anda temukan memang sangat banyak dan kandungan nutrisinya berbeda satu sama lain. Misalnya seperti gandum yang menjadi sumber karbohidrat, kedelai yang merupakan sumber protein, dan juga biji chia yang menjadi sumber makanan lemak baik.
Secara garis besar, jumlah lipid di dalam biji chia adalah 31 gram per 100 gram biji chia. 91% dari kandungan lipid tersebut merupakan lipid baik. Bahkan, chia hanya mengandung 0% kolesterol. Jadi, meskipun kalorinya cukup besar untuk ukuran biji-bijian (486 kcal per 100 gram), namun chia tetap aman untuk diet.
3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan adalah sumber pangan yang juga kaya akan lemak baik. Hal ini karena ada banyak jenis kacang yang bisa menjadi sumber lipid yang baik untuk tubuh Anda. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan tertimbun lemak ketika ngemil kacang.
Tapi jenis kacang-kacangan yang mengandung lemak baik itu apa saja? Beberapa contoh kacang yang menjadi sumber lipid tak jenuh ganda adalah kenari dan kacang pinus.
Sedangkan almond, pistachio, pecan, dan hazelnut merupakan sumber lipid tak jenuh tunggal. Karena itu, kacang termasuk camilan sehat yang bisa Anda konsumsi, bahkan saat sedang diet sekalipun.
4. Ikan
Namun, jika Anda ingin tahu apa sumber makanan yang mengandung lemak baik tertinggi, maka jawaban yang paling tepat adalah ikan. Hal ini karena ikan mengandung asam lemak Omega-3 yang sangat berguna bagi tubuh Anda. Bahkan, Omega-3 pada ikan bisa mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.
Selain langsung dari ikan, Anda juga bisa mendapatkan Omega-3 dari suplemen kesehatan, seperti Sido Muncul Natural Fish Oil dimana suplemen ini mengandung minyak ikan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan mengoptimalkan kinerja otak dengan catatan untuk selalu membaca aturan pemakaian pada kemasan produk.
5. Telur
Mungkin, Anda mengenal telur sebagai sumber makanan yang mengandung protein dan hampir selalu ada di tiap rumah. Ternyata selain protein, Anda juga bisa menjadikan telur sebagai sumber asupan lipid baik.
Anda akan menemukan 11 gram lemak di dalam dua butir telur berukuran besar. Menariknya, ⅔ di antaranya termasuk ke dalam lipid tak jenuh. Jika ingin mengurangi konsumsi lipid jahat lebih banyak lagi, cara yang paling tepat untuk mengonsumsi telur adalah dengan merebusnya.
6. Olahan Susu
Jika berbicara tentang susu, sumber makanan ini memang mengandung lipid jahat yang cukup tinggi. Total dari lipid keseluruhan adalah 60% lipid jahat dan 40% lipid baik. Hanya saja, jika susu tersebut sudah diolah, kandungan lipid jahatnya berkurang, sedangkan kandungan lipid baiknya malah bertambah.
Misalnya saja yoghurt yang mengandung ¾ lipid baik dari total lipid keseluruhan. Hanya saja, olahan susu ini memang memiliki muatan kolesterol sebesar 5 mg per 100 gram. Meskipun begitu, jumlah kalorinya sangat rendah, yaitu hanya sekitar 58 kcal kalori per 100 gram yoghurt.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya