Manfaat Tanaman Herbal
Manfaat Tanaman Herbal•06 FEB 2024
6 Manfaat Jahe untuk Kesehatan & Fakta di Baliknya
Sebagai masyarakat Indonesia, Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan jahe. Hal ini karena rimpang dari tumbuhan tersebut sering digunakan sebagai rempah untuk memasak makanan. Selain membuat masakan jadi makin lezat dan aromatik, ternyata ada segudang manfaat jahe untuk kesehatan, lho.
Jika menilik dari sejarahnya, jahe sudah dikenal sebagai tanaman obat sejak 5000 tahun yang lalu di Tiongkok, Asia Tenggara, dan juga India. Jadi, khasiatnya sebagai obat memang sudah terkenal sejak lama. Lalu, apakah benar tanaman yang satu ini ampuh untuk mengatasi berbagai jenis penyakit?
Berikut adalah penjelasan tentang jahe untuk mengobati penyakit apa saja dan fakta-fakta di baliknya!
1. Mencegah Penuaan Dini
Sebenarnya, penuaan adalah proses yang alami bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia. Hanya saja, tanda-tanda penuaan yang datang terlalu awal jelas tidak baik untuk kesehatan serta penampilan Anda. Hal ini karena beberapa sel di dalam tubuh Anda, khususnya di area kulit, telah menua sebelum waktunya.
Pada kulit, penuaan dini bisa menyebabkan kerutan, kulit kering, kendur, dan kasar. Bahkan, hal ini juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Sedangkan, pada sel tubuh yang lain, penuaan juga dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, dan lain-lain.
Nah, Anda bisa mendapatkan manfaat jahe merah maupun putih itu untuk mencegah penuaan dini. Pasalnya, jahe mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang ampuh mengurangi dan menunda degradasi molekul dan sel di dalam tubuh.
2. Mencegah Kanker Berkembang di dalam Tubuh
Selain menunda penuaan, tanaman obat satu ini juga ampuh untuk mencegah kanker berkembang di dalam tubuh. Sebab, berdasarkan penelitian, jahe dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker dan bisa mematikan sel tersebut. Hal ini karena kandungan anti-kanker di dalam tanaman ini.
Manfaat jahe putih maupun merah ini ternyata dari senyawa anti-kanker yang membuat kadar glutation peroksidase, katalase, dan superoksida dismutase di dalam tubuh meningkat. Senyawa itulah yang berperan sebagai penghambat dan pembunuh sel kanker.
3. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Sejak dulu, manfaat jahe untuk pria maupun wanita yang sudah banyak dikenal masyarakat adalah untuk memperkuat daya tahan tubuh. Hal ini karena sifat tanaman ini yang kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi. Kedua senyawa ini sangat ampuh saat mengatasi kondisi stress oksidatif di dalam tubuh.
Kadar antioksidan di dalamnya bisa menetralisir zat radikal bebas, yaitu jenis molekul yang tidak stabil dan berpotensi merusak sel dan DNA di dalam tubuh. Zat radikal bebas ini biasanya menyerang sistem imun, sehingga Anda dapat mengonsumsi jahe yang kaya akan antioksidan agar bisa menangkalnya.
Selain antioksidan, di tanaman ini juga terkandung beberapa senyawa anti-inflamasi. Tugasnya adalah untuk mengurangi radang dan nyeri ketika sistem imun aktif memerangi zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, potensi Anda akan jatuh sakit pun akan berkurang karena peran zat anti-inflamasi.
4. Mengatasi Penyakit di Sistem Pencernaan
Bagi Anda yang menderita asam lambung, tentu Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi sesuatu. Tapi, bolehkah minum air jahe bagi penderita asam lambung? Ternyata, Anda bisa meminumnya, bahkan tanaman tersebut ampuh untuk mengatasi penyakit ini.
Tidak hanya penyakit lambung saja, Anda pun bisa mengatasi berbagai masalah pencernaan lain dengan tanaman obat ini. Anda bisa mengatasi sakit perut, atau perut begah dan kembung. Selain itu, rasa mual pun bisa teratasi dengan mengonsumsi jahe.
Manfaat jahe untuk kesehatan wanita maupun pria ini bisa Anda dapatkan karena ada penurunan motilitas lambung. Di sisi lain, tanaman obat ini memiliki efek antiemetik yang ampuh untuk meningkatkan tonus motilitas dalam lambung.
5. Mengatasi Nyeri Otot dan Sendi
Kemudian, tanaman obat yang satu ini ternyata juga ampuh dalam mengatasi nyeri otot dan nyeri sendi. Hal ini karena kandungan asam salisilat di tanaman obat ini yang dapat mengurangi aktivitas beberapa zat kimia yang memicu peradangan sendi. Lalu, ada juga kandungan prostaglandin yang bisa mengurangi nyeri.
6. Memperlancar Peredaran Darah
Terakhir, namun tidak kalah penting, tanaman obat ini juga ampuh dalam memperlancar peredaran darah di dalam tubuh. Hal ini karena muatan magnesium, kromium, dan seng di dalam jahe, yang merupakan tiga mineral yang terkenal sebagai agen pelancar sirkulasi darah. sudah banyak dikenal masyarakat.
Baca Juga: 6 Manfaat Susu Jahe, Memperkuat Daya Tahan hingga Pencernaan
Karena sirkulasi darah yang terjaga dengan baik, risiko terkena penyakit jantung pun akan berkurang ketika Anda mengonsumsi tanaman obat ini. Menariknya, Anda bisa mengonsumsi jahe dengan enak melalui Sido Muncul Minuman Susu Jahe. Selain enak, cara membuatnya pun sangat mudah. Hanya dengan mencampur minuman kemasan sachet ini dengan air panas, Anda bisa menikmati hangat nya jahe. Pastikan untuk membaca aturan pakai di kemasan.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Manfaat Tanaman Herbal•06 FEB 2024
6 Jenis Tanaman Herbal Rumahan yang Baik untuk Kesehatan
Sebelum perkembangan pengobatan farmakologi modern di abad ke-18, masyarakat dunia terlebih dulu mengenal tanaman herbal sebagai obat. Masyarakat percaya jika ada banyak jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat tertentu untuk kesehatan, baik untuk mencegah atau mengobati berbagai penyakit.
Lalu, apa itu tanaman herbal? Herbal adalah bagian daun, akar, atau batang tanaman yang memiliki bau aromatik dan biasa dipakai untuk menambah rasa dan aroma dari makanan. Selain untuk makanan, masyarakat juga sering menggunakannya untuk obat. Anda mungkin mengenalnya dengan kata “obat herbal”.
Nah, apa saja yang termasuk tanaman herbal? Berikut daftar tanaman herbal yang mudah Anda temukan di Indonesia, bahkan hampir tiap rumah memilikinya.
1. Serai
Ketika berbicara tentang herbal yang berasal dari Asia Tenggara, serai adalah satu di antara sekian tanaman yang pasti sudah tidak asing untuk Anda. Selain untuk menghilangkan amis dan menambah aroma ketika memasak, serai juga ternyata punya berbagai manfaat lain yang tubuh Anda butuhkan.
Pada pengobatan tradisional, biasanya masyarakat akan memakai serai sebagai TOGA (tanaman obat-obatan keluarga) untuk meredakan nyeri dan demam. Hal ini karena ada kandungan flavonoid sebagai agen antioksidan dan anti-bakteri. Lalu, ada senyawa quercetin yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan bisa mencegah radang, kanker, dan penyakit jantung.
Anda pun dapat mengonsumsi serai dengan cara menyeduhnya dengan teh atau merebusnya di air yang mendidih. Kombinasi susu dan serai juga bisa menjadi alternatif lain, jika Anda ingin mencoba hal yang berbeda.
2. Kunyit
Di samping serai, ada juga kunyit yang hampir ada dalam tiap masakan khas Indonesia. Anda biasanya menemukan kunyit pada masakan kari, ayam ungkep, soto, dan berbagai jenis makanan lain. Selain memberikan rasa yang enak, rempah yang satu ini juga memberikan efek warna kuning pada makanan.
Namun ternyata, jika ditilik lebih dalam lagi, kunyit juga memiliki khasiat yang sangat banyak bagi tubuh Anda. Rempah ini bahkan sudah digunakan oleh masyarakat India sejak 4000 tahun lalu untuk mengobati alergi, penyakit kulit, dan nyeri sendi.
Jenis tanaman obat herbal ini mengandung polifenol, antioksidan yang dapat mengatasi kerusakan kulit akibat sinar UV atau paparan bahan kimia. Senyawa ini juga dipercaya bisa melindungi Anda dari kanker dan diabetes. Anda dapat memakan makanan yang mengandung kunyit atau memakannya melalui suplemen.
3. Kencur
Selain serai dan kunyit, tanaman apa yang dikategorikan sebagai tanaman obat? Kencur juga merupakan salah satu TOGA, yang hampir ada di setiap rumah. Selain digunakan sebagai rempah, khasiat kencur sebagai obat juga banyak dimanfaatkan masyarakat sejak zaman dulu.
Secara medis, kencur punya kandungan etil p-metoksisinamat yang berperan sebagai zat anti-kanker, antimikroba, dan anti-inflamasi. Sejak zaman dahulu, rempah ini digunakan oleh masyarakat India untuk mengobati luka, pilek, demam, gangguan kulit, nyeri, rematik, masalah pencernaan dan masalah pernapasan.
Cara mengonsumsinya pun cukup mudah, karena Anda hanya perlu menggunakannya sebagai rempah dalam makanan atau membuat minuman beras kencur.
4. Daun Kumis Kucing
Ada berapa jumlah tanaman herbal di Indonesia? Saat ini, ada sekitar 19.871 tanaman herbal yang sering digunakan masyarakat sebagai obat tradisional. Hanya saja, baru 9.600 di antaranya yang terbukti memiliki khasiat, termasuk daun kumis kucing.
Kumis kucing terbukti mengandung anti-inflamasi yang berkhasiat untuk mengobati asam urat dan radang sendi. Selain itu, daun ini juga ampuh mencegah kanker, rematik, hepatitis, diabetes, dan lain-lain. Hal ini karena kandungan asam betulinic, asam oleanolic, dan lebih dari 20 senyawa fenolik lainnya di daun tanaman ini.
Anda bisa mengonsumsi daun kumis kucing dengan cara merebusnya dengan air mendidih. Jika ingin rasa yang lebih enak, maka Anda dapat menyenduhnya dengan teh.
5. Sirih
Tanaman lain yang dikategorikan sebagai tanaman obat adalah daun sirih. Hal ini karena daun tersebut memiliki sifat detoksifikasi, antioksidan, dan antimutasi. Bahkan, daun ini sudah digunakan sebagai obat sejak tahun 400 sebelum Masehi di India dan di Tiongkok.
Daun obat ini bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker di dalam tubuh. Selain itu, sirih juga banyak dimanfaatkan untuk membersihkan mulut. Itulah mengapa orang-orang zaman dulu memiliki kebiasaan mengunyah sirih. Selain membersihkan, sirih juga bisa menyegarkan napas Anda.
6. Jahe
Salah satu TOGA alias tanaman herbal rumahan lain yang hampir selalu ada di tiap rumah adalah jahe. Rimpang ini memiliki khasiat untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah dan juga menjaga imun tubuh agar berfungsi dengan baik. Selain itu, rempah ini juga terkenal sebagai agen anti-aging.
Cara mengonsumsi jahe pun sangat bervariasi. Anda dapat merebusnya dengan teh atau mencampurkan ekstraknya dengan susu. Bahkan, kini sudah ada produk Sido Muncul Minuman Susu Jahe yang tinggal seduh dan minum.
Baca Juga: 6 Manfaat Susu Jahe, Memperkuat Daya Tahan hingga Pencernaan
Produk ini terbuat dari ekstrak jahe, yang merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang baik untuk kesehatan. Minuman ini ampuh menghangatkan tubuh dan meningkatkan imun. Yuk, jaga kesehatan dengan bahan-bahan tradisional dan alami dari Indonesia!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Manfaat Tanaman Herbal•01 AUG 2023
Apa Itu Lempuyang? Cari Tahu Manfaat Kesehatannya, yuk!
Apa itu Lempuyangan?
Lempuyang (Zingiber zerumbet) adalah tanaman rempah yang berasal dari genus atau kelompok yang sama dengan laos, jahe, juga kencur. Uniknya, tumbuhan ini memiliki bunga merah cerah yang cantik. Inilah kenapa lempuyang lebih sering dijadikan tanaman hias, alih-alih tanaman herbal, oleh banyak orang.
Menurut sejumlah riset, tanaman herbal ini memiliki kandungan zat zerumbone yang punya efek antioksidan, antibakteri, dan antikanker (Alodokter). Bukan itu saja, lempuyang juga kaya akan berbagai zat dan nutrisi, seperti antioksidan polifenol dan flavonoid, karbohidrat, protein, serat, kalium, magnesium, kalsium, dan vitamin C.
Manfaat Lempuyangan bagi Kesehatan
Beragam kandungan zat dan nutrisi di atas membuat lempuyang dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, seperti:
1. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Manfaat pertama lempuyangan untuk kesehatan adalah sebagai agen penghambat pertumbuhan sel kanker. Khasiat ini bisa dimiliki lempuyang karena kehadiran zat zerumbone, yang bersifat antikanker, dalam tubuh tanaman herbal ini. Klaim ini juga sudah didukung oleh berbagai riset laboratorium yang menunjukkan bahwa ekstrak lempuyang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
2. Mengontrol Kadar Gula Darah
Mengontrol kadar gula darah adalah satu contoh kebiasaan baik yang perlu dilakukan oleh semua orang; terutama penderita diabetes. Pasalnya, kenaikan kadar gula darah bisa membuat seseorang mudah haus dan lapar, mudah lelah, mudah sakit kepala, merasa pandangan kabur, sulit berkonsentrasi, hingga sulit menyembuhkan luka. Pada pengidap diabetes, kondisi ini bahkan bisa memicu kerusakan organ tubuh ataupun saraf.
Nah, tanaman herbal ini memiliki khasiat untuk membantu pengontrolan kadar gula darah dalam tubuh dan penjagaan level kadar gula darah agar tetap stabil. Artinya, lempuyang punya potensi sebagai obat herbal yang dapat mencegah resistensi insulin dan diabetes.
3. Mencegah dan Mengatasi Pertumbuhan Mikroba
Satu penelitian lain menemukan bahwa ekstrak rimpang lempuyang wangi – salah satu subspesies lempuyang – mengandung sifat antibakteri yang berpotensi untuk mengobati sejumlah penyakit infeksi.
Dilansir dari laman Hello Sehat, hasil uji skrining tersebut menunjukkan adanya efek positif terhadap bakteri Bacillus subtilis, yang dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, infeksi mata, dan lainnya. Di samping itu, ekstrak tanaman herbal ini pun terlihat dapat membasmi dan menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus.
4. Meringankan Nyeri Sendi
Selain beberapa sifat anti- di atas, lempuyang juga ternyata memiliki sifat anti radang alami sekaligus efek anti nyeri. Kedua khasiat ini membuat lempuyang efektif untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri sendi yang umum terjadi akibat adanya peradangan pada sendi. Manfaat ini jugalah yang membuat lempuyang digunakan sebagai salah satu komposisi Teh Tolak Angin, ramuan herbal masuk angin yang dapat pula meredakan nyeri dan pegal-pegal.
Setelah mengetahui apa itu lempuyang serta manfaatnya, apakah Anda tertarik untuk mencicipi dan merasakan khasiatnya? Tenang saja, Anda dapat memperolehnya melalui Teh Tolak Angin yang diolah secara higienis untuk menyegarkan tubuh sekaligus memberikan manfaat kesehatan. Tidak hanya itu, untuk Anda yang sedang mengalami gejala masuk angin, mengonsumsi The Tolak Angin juga bisa membantu mengatasinya.
Dengan komposisi lempuyang, laos, cabe jawa, temulawak, teki, meniran, daun sembung, jahe, kencur, pulasari, adas, dan ginseng, ramuan herbal tradisional ini dapat menyegarkan tubuh serta meredakan linu, nyeri, sakit pinggang, dan pegal-pegal.
Anda dapat membeli produk ini di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya