Kesehatan
Kesehatan•23 MAY 2024
12 Cara Menyeimbangkan Hormon Wanita Melalui Diet dan Lifestyle
Mencari tahu dan memahami cara menyeimbangkan hormon wanita adalah kunci untuk memelihara vitalitas, kebahagiaan, dan kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari.
Tubuh wanita memproduksi dan menyimpan berbagai hormon, seperti estrogen, progesteron, dan testosteron. Hal tersebut sangat berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari berat badan, suasana hati, sex drive, hingga kondisi kulit.
Apabila terjadi ketimpangan level hormon, maka berbagai masalah akan muncul, yang mencakup sindrom ovarium polikistik (PCOS), kelelahan, dan masalah tiroid.
Oleh karena itu, memahami dan menerapkan cara efektif untuk mengatur hormon, membantu Anda menjaga kesehatan reproduksi sekaligus mencegah penyakit jangka panjang.
Cara Menyeimbangkan Hormon Wanita secara Alami
Medis umumnya akan menyarankan terapi hormon, penggunaan kontrasepsi tertentu, dan langkah lainnya untuk mengatasi gejala. Untuk melengkapi pengobatan atau terapi medis, diet dan lifestyle, berikut bisa Anda terapkan agar hasilnya lebih optimal.
1. Rutin Olahraga
Selain menyehatkan, kegiatan fisik juga mendukung keseimbangan hormon. Mulai dari light jogging setiap hari hingga berenang, ini bisa diterapkan sebagai gaya hidup sehat untuk hormon yang seimbang. Aktivitas ini memungkinkan insulin, hormon seks, dan hormon pertumbuhan seimbang.
2. Makan Protein Sesuai Kebutuhan
Perubahan hormon selama menstruasi seringkali membuat nafsu makan naik drastis, sehingga berat badan ikut meningkat. Untuk mengatasinya, mulai masukkan protein yang lebih banyak dalam diet Anda. Protein dapat membantu pelepasan hormon yang bertanggung jawab atas appetite dan penyerapan kalori.
3. Hindari Paparan BPA
Paparan BPA dalam plastik seringkali memberi efek estrogenik atau estrogen palsu. Keberadaannya mengganggu endokrin, sehingga mempengaruhi metabolisme dan juga fungsi reproduksi.
4. Jaga Berat Badan Ideal
Menjaga berat badan yang sehat dan ideal memberikan banyak keuntungan. Mulai dari sirkulasi darah yang lancar, hingga menurunkan berbagai risiko penyakit kronis. Obesitas, di sisi lain, menyebabkan tubuh kesulitan menyeimbangkan hormon secara natural.
5. Kurangi Asupan Dairy Products
Beberapa produk susu berasal dari sapi yang diberi hormon pertumbuhan dan antibiotik. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan hormonal alami tubuh wanita, sehingga mengakibatkan PCOS, perubahan siklus bulanan, hingga jerawatan. Selain itu, dairy products juga meningkatkan insulin dalam darah.
6. Perbanyak Sayuran Cruciferous
Sayuran cruciferous adalah makanan penyeimbang hormon. Nutrisi dan seratnya yang kaya, baik untuk mengontrol insulin dan menyeimbangkan estrogen.
7. Hindari Stimulan Berlebihan
Beberapa orang membutuhkan stimulan, terutama di pagi hari. Namun, konsumsi stimulan berlebihan ini bisa mengganggu aktivitas hormon yang ada di adrenal dan pankreas. Maka dari itu, batasi konsumsi kafein dan sebaiknya hindari alkohol.
8. Pengaturan Hormon Alami dengan Tidur Berkualitas
Manusia dewasa butuh setidaknya 7 jam sehari untuk tidur. Bukan hanya durasi, kualitas juga berkontribusi dalam pelepasan hormon, termasuk ghrelin dan leptin yang mengatur nafsu makan.
Kurang tidur, di sisi lain, menyebabkan tubuh melepaskan kortisol lebih banyak – ini tidak baik untuk kesehatan Anda, baik fisik maupun mental.
9. Konsumsi Lemak Sehat
Setiap lemak sehat yang berhasil diserap tubuh berkontribusi dalam produksi hormon. Tidak hanya itu, jenis lemak ini juga menyeimbangkan insulin dan hormon seks. Anda bisa mendapatkan healthy fats dari alpukat, telur, coklat, ikan berlemak, kacang-kacangan, tahu, dan lain sebagainya.
10. Praktikkan Mindfulness
Tubuh melepaskan banyak kortisol ketika stres. Kemudian, sistem imun akan lebih fokus pada kortisol daripada dengan bahaya lain yang masuk ke tubuh. Hal ini tentu menyebabkan ketidakseimbangan dan memicu munculnya penyakit. Maka dari itu, praktikkan mindfulness atau cara mengelola stres lainnya.
11. Hindari Gula dan Karbohidrat Sederhana
Pola makan yang tidak seimbang dapat mendatangkan banyak sekali penyakit. Terkait diet tinggi gula dan karbo, diabetes dan obesitas adalah penyakit yang mengintai – yang semakin buruk jika terjadi hormonal imbalance.
12. Suplemen Hormonal untuk Wanita
Solusi alami lainnya adalah dengan konsumsi suplemen penyeimbang hormon, seperti Natural Female Balance dari Sido Muncul. Produk herbal ini terdiri dari bahan alami pilihan, seperti:
Damiana juga berkontribusi dalam meredakan gejala menopause dan membuat siklus bulanan lebih lancar. Selain itu, bahan alami ini meningkatkan vitalitas seksual.[2]
Jahe dan kunyit yang baik untuk meredakan nyeri menstruasi dan gejala PMS lainnya.[3]
Tribulus, yang sangat berguna dalam pengobatan PCOS dan peningkatan fungsi hormonal.[4]
Dengan begitu, suplemen ini tidak hanya menyeimbangkan hormon, tapi juga memperbaiki kesehatan reproduksi serta menjaga daya tahan tubuh secara umum. Jangan tunda lagi kesempatan untuk merasakan manfaat luar biasa dari Sido Muncul Natural Female Balance. Rasakan perbedaannya sekarang!
Lebih dari apapun, kesehatan hormonal memberikan banyak kebaikan. Mari ambil langkah proaktif dalam mengelola kesehatan dan jadikan Sido Muncul Natural Female Balance sebagai cara menyeimbangkan hormon wanita yang efektif.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•22 MAY 2024
Kenali 11 Tanda Gangguan Hormon pada Wanita dan Cara Mengatasinya
Gangguan hormon pada wanita bisa menjadi misteri yang membingungkan, menyelinap tak terduga dan mengubah segalanya dari mood hingga metabolisme. Selain membuat suasana hati berantakan, gangguan ini juga membuat berat badan naik mendadak dan berpengaruh dalam menstrual cycle.
Mari cari tahu lebih lanjut tentang bagaimana hormonal activities berpengaruh dalam kesejahteraan wanita dan solusinya.
Tanda-tanda Gangguan Hormon
Berikut adalah gejala yang muncul ketika ada gangguan atau ketidakseimbangan yang terjadi pada hormon.
1. Nyeri Payudara
Seringkali terjadi ketika menjelang siklus bulanan, payudara yang nyeri ini umumnya karena perubahan hormon wanita. Tidak hanya nyeri, payudara juga lebih sensitif.
2. Sakit Kepala atau Migrain
Tanggal sebelum siklus bulanan datang juga seringkali dihiasi sakit kepala dan migrain. Hal ini terjadi karena keseimbangan estrogen terganggu.
3. Insomnia
Sulit tidur yang menyebabkan pola terganggu juga bisa mengindikasikan gangguan hormon. Biasanya karena progesteron atau pelepasan kortisol yang tinggi.
4. Kelelahan Tanpa Sebab
Pernah tiba-tiba merasa sangat lelah tanpa penjelasan? Jika ya, maka ada ketimpangan hormon dalam tubuh Anda. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan gangguan tiroid pada wanita.
5. Siklus Menstruasi Tidak Teratur
Tanda lain yang mengindikasikan hormonal imbalances adalah perubahan tak terduga dalam siklus menstruasi. Selain menjadi lebih sering atau lama tidak datang bulan, gangguan hormon ini juga mempengaruhi intensitas darah yang keluar.
6. Rambut Rontok dan Kulit Kering
Kesehatan tubuh, seperti rambut dan tampilan kulit juga dipengaruhi oleh hormon. Ketika kadar tiroid dalam tubuh sangat rendah, kulit bisa berubah menjadi kering dan rambut mudah rontok.
7. Perubahan Suara
Gangguan pada tiroid juga berpengaruh pada suara wanita. Hal ini menyebabkan suara lebih serak atau berbeda dari biasanya.
8. Perubahan Memori
Masih tentang tiroid, level yang tidak seimbang berpengaruh dalam kemampuan kognitif. Umumnya, kondisi ini juga akibat aktivitas hormon lainnya.
9. Ketidaksuburan
Fluktuasi hormon dan kesehatan reproduksi adalah hal yang hampir selalu berkaitan. Mulai dari ovulasi hingga kondisi reproduktif lainnya, hal ini perlu mendapat perhatian khusus.
10. Hot Flashes
Muncul keringat di malam hari? Atau tiba-tiba merasa demam? Ini sering dikaitkan dengan menopause dan hormon yang tidak seimbang.
11. Fluktuasi Berat Badan
Metabolisme adalah aspek lain yang mendapat pengaruh dari komposisi hormon dalam tubuh wanita. Ketika imbalance terjadi, maka massa tubuh akan bertambah dan berkurang secara drastis.
Gangguan hormon umumnya memberikan pengaruh ringan pada tubuh. Namun, jika kondisi ini semakin parah – bahkan diiringi pendarahan atau gejala lainnya – segera hubungi dokter.
Strategi Mengatasi Gangguan Hormon pada Wanita
Mengelola gangguan hormon melibatkan kombinasi pendekatan medis, perubahan gaya hidup, dan terkadang intervensi alami. Berikut adalah metode efektif untuk mengatasi gangguan hormon.
1. Pengobatan Medis
Wanita yang sudah menopause atau kondisi hormon lainnya, dokter mungkin akan menyarankan terapi penggantian hormon. Selain mengembalikan kadar hormon, terapi ini juga mengatasi kekeringan vagina, hot flashes, dan mood swing.
Dokter juga mungkin akan menyarankan pil kontrasepsi. Selain untuk mencegah kehamilan, pil KB bisa untuk mengatasi sindrom ovarium policistik (PCOS) dan endometriosis atau sekadar mentatur siklus menstruasi.
Sementara itu, dokter mungkin meresepkan hormon tiroid sintetis untuk membantu mengatur metabolisme dan fungsi tiroid - terutama untuk kasus hipotiroidisme.
2. Perubahan Gaya Hidup
Sesuaikan gaya hidup dengan kebutuhan harian. Penting untuk makan seimbang, yang berisi serat, protein, lemak dan complex carbs. Hindari gula dan makanan olahan sebisa mungkin.
Untuk meningkatkan kesehatan hormon secara umum dan sensitivitas insulin, olahraga setiap hari juga harus Anda lakukan. Selain itu, lakukan terapi perilaku kognitif seperti meditasi dan mindfulness untuk menghindari stres berkelanjutan.
3. Suplemen dan Herbal
Untuk mendukung keseimbangan hormon yang optimal, penting untuk memperhatikan asupan nutrisi esensial seperti Vitamin D dan Magnesium.
Vitamin D tidak hanya vital dalam regulasi insulin dan menjaga kesehatan tiroid, tetapi juga berperan penting dalam menstabilkan kondisi psikologis. Magnesium, di sisi lain, mendukung produksi progesteron, yang dapat mengurangi gejala PMS dan meningkatkan kualitas tidur.
Menambahkan adaptogen herbal seperti Ashwagandha, Rhodiola, dan Holy basil ke dalam diet Anda juga bisa sangat bermanfaat. Tanaman-tanaman ini dikenal membantu tubuh beradaptasi dengan stres dan mendukung keseimbangan hormon secara natural.
4. Sido Muncul Natural Female Balance
Jaga produktivitas dan hormon yang seimbang dengan Sido Muncul Natural Female Balance. Terbuat dari lima bahan aktif (Tribulus, jahe, damiana, dan kunyit), suplemen ini adalah teman setia para wanita untuk hormon yang seimbang.
Kemampuannya menyegarkan dan memulihkan energi, memungkinkan Anda bertenaga sepanjang hari. Tidak hanya itu, siklus menstruasi lebih lancar dan gejala PMS menjadi ringan. Lebih dari apapun, Natural Female Balance adalah solusi terhadap pengaruh hormon terhadap mood yang berantakan.
Jangan tunggu gejala menjadi gangguan yang serius; mulailah mengambil langkah proaktif dengan mengintegrasikan suplemen dan gaya hidup sehat ke dalam rutinitas harian Anda. Maksimalkan kesehatan hormonal sebelum gangguan hormon pada wanita mengganggu ritme hidup Anda!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•21 MAY 2024
Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala, Penyebab, dan Solusinya
Mungkin tidak ada yang lebih mengganggu dari rasa pusing di kepala yang muncul sebagai gejala asam lambung naik ke kepala. Tampak sepele, namun rasa sakit yang ditimbulkan ini bisa membuat hari-hari Anda terasa kurang produktif dan menyenangkan.
Apa sebenarnya penyebab dari masalah ini? Dan yang lebih penting, adakah cara untuk mengatasinya? Semua jawaban yang Anda butuhkan ada di sini.
Gejala yang Muncul
Kondisi asam yang naik ke kepala dapat dikatakan juga sebagai sakit kepala. Nah, tidak bisa dibantah, ada banyak penyakit yang bisa memicu sakit kepala. Namun, bagaimana Anda bisa mengetahui bahwa sakit kepala yang Anda rasakan adalah dampak dari asam lambung yang naik?
Pada dasarnya, ciri-ciri asam lambung naik bisa menjadi penanda bawa rasa pusing yang Anda rasakan berasal dari refluks atau asam lambung. Apa saja yang dirasakan ketika asam lambung naik dan menjadi penyebab kepala pusing:
Rasa sakit pada area dada seperti rasa terbakar atau heartburn.
Merasakan sesuatu yang mengganjal di tenggorokan.
Tubuh mengeluarkan sendawa cukup sering.
Timbul perasaan tidak enak di perut seperti mual dan keinginan untuk muntah.
Muncul sensasi perut terasa penuh dan mengembung.
Penyebab Asam Lambung Naik ke Kepala
Anda mungkin sudah memahami bahwa penyebab asam lambung naik ialah karena naiknya asam yang ada di lambung ke area tenggorokan.[1] Namun, bagaimana dengan kondisi asam lambung bisa berdampak ke kepala?
Saat asam lolos dari Sphincter Esophagus, yakni katup yang menahan cairan asam agar tidak keluar dari lambung, maka cairan asam akan mengiritasi saluran tenggorokan. Saat hal ini terjadi, saraf vagus yang terletak di sepanjang tenggorokan, sistem pencernaan, otak hingga mulut akan teriritasi.
Nah, apa yang dirasakan saat asam lambung naik ke kepala dan mulai mengiritasi saraf vagus? Akibat dari asam lambung yang naik ke kepala, Anda akan mulai merasa pusing dan kepala terasa berputar-putar.[2]
Cara Mengatasi Asam Lambung Naik ke Kepala
Selain mengonsumsi obat pusing karena asam lambung, untuk menanggulangi rasa kurang nyaman, ada beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan, di antaranya:
1. Beristirahat
Jika sempat, Anda bisa beristirahat sejenak di tempat yang tenang, nyaman, dan gelap. Beberapa orang merasa sakit kepalanya terbantu jika berbaring dengan keadaan kaki lebih tinggi.
Hindari berbaring secara melengkung seperti huruf C. Meskipun posisi ini cukup nyaman, posisi ini memberikan tekanan ekstra pada leher Anda yang bisa memperburuk rasa sakit Anda.
2. Duduk dengan Tegak
Jika tidur tidak mampu atasi masalah Anda, Anda bisa mencoba teknik duduk dengan tegak. Pengaturan tubuh seperti ini membantu mengendurkan tekanan pada katup di antara saluran tenggorokan dan lambung. Lewat tindakan ini, pergerakan asam lambung yang sedang naik dapat Anda minimalisir.
3. Kompres Dahi dengan Air Dingin
Untuk mengobati kepala tegang akibat asam lambung naik, Anda bisa mengompres dahi dengan air dingin. Hal ini bisa membantu transmisi rasa sakit di otak.
Selain itu, Anda juga bisa merendam kaki dengan air hangat selagi mengompres kepala. Cara ini akan mengurangi tekanan pembuluh darah di otak dengan menariknya ke kaki.[3]
4. Mengurangi Tekanan di Kepala
Besarnya tekanan di kepala bisa menambah rasa sakit Anda. Untuk itu hindari memakai benda atau gaya rambut yang bisa memberikan tekanan di kepala, seperti topi, ikat rambut yang terlalu kencang, bando, atau headbands.
5. Mengunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet merangsang kelenjar ludah untuk menghasilkan lebih banyak air liur. Air liur akan membantu Anda dalam menetralkan asam lambung yang mengganggu.
Selanjutnya, mengunyah permen karet juga membantu Anda dalam memperbanyak frekuensi gerakan menela. Gerakan menelan ini membantu Anda membersihkan asam lambung di esofagus atau lorong tenggorokan.[4]
6. Minum Rebusan Jahe
Senyawa fenolik yang tersedia dalam jahe punya kemampuan yang baik dalam meredakan iritasi di organ-organ gastrointestinal serta mengurangi kontraksi lambung. Pendek kata, jahe berkhasiat dalam membantu mencegah refluks asam lambung.
Bukan hanya itu, jahe juga sangat ampuh untuk mengurangi rasa mual yang muncul akibat asam lambung.
7. Makan Madu
Madu adalah pilihan lezat yang dapat memberikan Anda kelegaan pada saat asam lambung sedang mengganggu. Konsumsi madu bisa menjadi tameng pelindung bagi kerongkongan Anda, mencegah iritasi dan menenangkan peradangan yang mungkin sedang terjadi.[5]
Anda bisa mengonsumsi madu asli secara langsung atau mencampurkannya dengan air hangat untuk menenangkan lambung dan perut.
Selain solusi-solusi yang telah dijabarkan sebelumnya, Anda juga dapat menambahkan Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus sebagai solusi praktis. Suplemen ini dirancang khusus untuk meredakan segala keluhan pada lambung, mulai dari perut kembung hingga rasa tak nyaman di ulu hati akibat refluks.
Dengan kemasan praktis, Anda bisa membawa Sido Muncul ini ke mana saja agar gejala asam lambung naik ke kepala tidak Anda rasakan kembali. Dapatkan solusi praktis dengan Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•21 MAY 2024
Rahasia Alam: 15 Pilihan Obat Asam Lambung Alami yang Ampuh
Bisa dipicu oleh banyak hal bahkan termasuk hal sepele seperti terlambat makan, asam lambung mungkin jadi salah satu gangguan yang sering Anda alami. Untuk menanganinya, selain bisa dengan konsumsi obat-obatan dari dokter, Anda juga bisa menggunakan alternatif obat asam lambung alami.
Untuk menghindari gejala asam lambung seperti mual, nyeri di bawah tulang dada, dan kembung semakin membuat tubuh tidak nyaman, ini beberapa obat alami asam lambung:
1. Madu Manuka
Cara mengatasi asam lambung naik secara alami bisa Anda lakukan dengan menyantap madu, terlebih madu Manuka. Dari penelitian yang ada, madu jenis ini terbukti ampuh meningkatkan kualitas hidup penderita asam lambung dengan mengatasi masalah heartburn dan mencegah regurgitasi.
Beda dari madu biasa, Manuka punya sejumlah senyawa bioaktif yang mempercepat penyembuhan luka serta mengurangi peradangan di lambung dan usus.[1]
2. Daun Kemangi
Rebusan apa yang bisa mengobati asam lambung? Dari sekian banyak pilihan, air seduhan kemangi bisa mengendalikan tingkat keasaman serta memperkuat perlindungan alami pada permukaan dinding lambung Anda. Selain diseduh, Anda juga bisa mengunyah kemangi mentah untuk obat.
3. Serai
Rempah yang banyak digunakan untuk bumbu masakan ini punya kandungan flavonoids serta tannin yang cukup banyak. Kedua bahan ini punya sifat anti inflamatory dan antioksidan yang mampu menurunkan kadar asam lambung. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa meminum air seduhan serai.
4. Jahe
Jahe mempunyai fenolik yang mampu menanggulangi gangguan pada saluran pencernaan serta mengurangi kontraksi di lambung, sehingga kemungkinan asam lambung kembali ke kerongkongan dapat ditekan.
Anda bisa makan jahe secara mentah atau menyeduhnya untuk diminum sebagai teh hangat.
5. Kurma
Fungsi kurma untuk asam lambung terletak pada kandungan asam fenoliknya. Asam fenolik ini ibarat pahlawan kecil yang mampu menghambat sekresi asam lambung, yakni proses di mana lambung menghasilkan asam berlebih.[2] Bukan hanya itu, sifat alkali pada kurma pun turut membantu menetralkan keasaman di lambung.
6. Cengkeh
Apa obat tradisional untuk sakit lambung? Anda bisa coba teh cengkeh karena senyawa aktif eugenolnya efektif menurunkan keasaman lambung dan menetralkan heartburn.
7. Licorice
Licorice atau akar manis mempunyai senyawa yang mana fungsinya bisa menghambat enzim H+/K+ ATPase yang terlibat dalam pembentukan asam.[3] Selain itu, alkalinitas yang melekat pada licorice juga akan membantu meredakan asam lambung yang tinggi.
Anda bisa menyeduh licorice dan meminumnya sebagai teh untuk memanfaatkan potensi kesehatannya.
8. Biji Jintan Hitam
Rempah ini bisa Anda jadikan sebagai obat lambung karena efeknya yang anti oksidan, anti inflammatory, serta gastroprotective bisa memproteksi lambung serta menetralkan sekresi asam.[4]
Cara terbaik untuk mengonsumsinya adalah dengan membuat air jintan, dimana biji jintan direndam semalam dan direbus pada keesokan harinya.
9. Air Kelapa Muda
Segarnya air kelapa muda tak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya akan elektrolit alami salah satunya kalium. Kandungan kalium inilah yang mampu menyeimbangkan tingkat keasaman tubuh, sehingga gejala yang Anda rasakan terkait asam lambung bisa membaik.
10. Chamomile
Chamomile bisa membantu meredakan gejala yang timbul akibat asam lambung, seperti perut kembung karena kemampuannya yang efektif mengurangi gas. Membuat teh dari bunga ini adalah pilihan yang menarik untuk menikmati khasiatnya.
11. Lidah Buaya
Mengobati asam lambung secara alami juga bisa Anda lakukan dengan bantuan ekstrak lidah buaya yang bisa menenangkan kerongkongan serta perut yang meradang.
Gunakan ekstrak lidah buaya atau sirup lidah buaya. Hindari memakan lidah buaya mentah karena tanaman ini mengandung senyawa kimia yang bisa membuat diare jika belum diolah.[5]
12. Basil
Daun basil memproduksi lendir di lambung yang bisa menenangkan perut dan mengurangi sensasi heartburn. Untuk meredakan gejala, Anda bisa kunyah dua hingga tiga daun kemangi atau buat sebagai teh.
13. Biji Adas
Biji adas akan memberikan tambahan sifat basa ketika Anda konsumsi. Melalui sifat basa yang dibawanya ini, asam lambung akan dinetralkan, sehingga sensasi terbakar yang terasa saat asam lambung naik akan terasa membaik.
Untuk merasakan manfaatnya, Anda dapat menciptakan secangkir teh hangat dari biji adas atau mengunyah bijinya secara langsung.
14. Daun Salam
Minum teh daun salam panas dapat menghilangkan gangguan pencernaan umum seperti sembelit, buang air besar tidak teratur, dan asam lambung.
15. Kunyit
Dari sekian banyak rempah, kunyit adalah obat asam lambung paling ampuh. Senyawa curcumin yang ada di dalam kunyit cukup efektif untuk menurunkan asam lambung, layaknya obat omeprazole, yakni obat asam lambung.[6]
Bukan hanya itu, curcumin juga bantu meredakan nyeri, perut kembung, dan heartburn, dan juga rasa mual.
Guna menikmati manfaat kunyit ini, Anda bisa menyeduh kunyit untuk dijadikan teh. Pilihan lainnya yang lebih praktis, Anda bisa mengonsumsi Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus.
Produk ini terbuat dari kunyit yang kaya akan senyawa curcuminoid yang mampu mengontrol produksi asam lambung dan meredakan iritasi pada lambung Anda.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebagai alternatif obat asam lambung alami di atas, coba Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus. Rasakan sensasi perut yang lebih nyaman dan bebas dari rasa perih asam lambung!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•18 MAY 2024
10 Cara Menurunkan Berat Badan 60 Kg Menjadi 45 Kg, Ampuh!
Ingin mencapai berat badan ideal pada angka 45 kg? Ada beberapa cara menurunkan berat badan 60 kg menjadi 45 kg yang aman dan ampuh.
Penting untuk diingat, menurunkan berat badan di angka ideal sesuai dengan tinggi badan tidak hanya berkontribusi pada tampilan visual yang menarik seperti tubuh ramping. Lebih dari itu, hal ini juga bisa menjauhkan Anda dari beberapa penyakit seperti diabetes, strok, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. [1]
Bagaimana cara agar BB cepat turun ke angka 45 kg? Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
1. Mengurangi Kalori yang Masuk
Cara menurunkan berat badan paling sederhana yang bisa Anda lakukan adalah memotong kalori yang masuk ke tubuh dibarengi dengan pembakaran kalori yang lebih banyak.
Anda bisa mulai dengan kebiasaan kecil yang berdampak besar, misalnya, mengurangi kebiasaan menambahkan gula pada minuman seperti teh atau kopi. Setiap sendok teh gula menambahkan sekitar 16 kalori dan jika Anda cenderung menambahkan lebih banyak gula, itu bisa menjadi tambahan kalori yang signifikan..[2]
2. Makan Yogurt
Dari sekian banyak makanan, salah satu makanan yang mempercepat penurunan berat badan adalah yogurt dengan kandungan bakteri Lactobacillus. Bakteri ini bisa memecah lemak di perut.[3] Dari penelitian yang ada, Lactobacillus bisa mengurangi sekitar 3% hingga 4% lemak di tubuh.[4]
3. Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Cara menurunkan berat badan secara alami yang paling sederhana adalah dengan memperbanyak asupan makanan yang tinggi serat.
Serat ini tidak hanya membantu mengurangi penyerapan gula dalam tubuh secara perlahan, tetapi juga mendukung kesehatan usus. Dengan usus yang sehat, proses penyerapan nutrisi dan pembuangan limbah dapat berlangsung efisien, yang berperan penting dalam menjaga berat badan yang optimal.[5]
Beberapa makanan yang tinggi serat adalah buah pir, alpukat, oats, pisang, brokoli, dan apel. Untuk orang dewasa usia 19 - 50 tahun asupan serat yang cukup adalah 38 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita.[6]
4. Rutin Olahraga
Mengaktifkan tubuh melalui kegiatan fisik dapat menjadi metode efektif untuk membakar kalori yang tersimpan.
Disarankan untuk meluangkan waktu minimal dua hingga tiga sesi latihan dalam seminggu, dengan durasi setiap sesi sekitar 30 menit.
Beberapa pilihan latihan yang dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori secara signifikan adalah bersepeda, lari, dan juga berenang.[7]
5. Jaga Hidrasi Tubuh
Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan memenuhi kebutuhan cairan melalui konsumsi air berdampak positif terhadap pembakaran lemak. Patikan air yang Anda konsumsi adalah air mineral dan bukan air dengan tambahan pemanis.
6. Konsumsi Makanan Tinggi Protein
Jika Anda beranggapan bahwa diet berarti mengurangi daging-dagingan maka Anda salah. Mengkonsumsi daging seperti dada ayam dan daging sapi tanpa lemak justru menjadi cara menurunkan berat badan dengan cepat yang perlu Anda coba.
Kandungan protein yang tinggi dalam daging membantu meningkatkan rasa kenyang, sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk mengontrol nafsu makan.
7. Kurangi Stres
Meskipun belum banyak disadari, stres dapat mengakibatkan perubahan hormonal yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan insulin dalam tubuh Anda.[8] Oleh karena itu, menjaga pikiran agar terhindar dari stres menjadi sangat penting.
Untuk mengurangi stres, Anda bisa mencuri waktu untuk beristirahat di tengah-tengah kesibukan. Cara lainnya Anda bisa menghabiskan waktu untuk melakukan kegiatan yang memberikan kesenangan dan relaksasi.
8. Makan secara Perlahan
Memakan makanan dengan perlahan dapat mengurangi nafsu makan Anda, yang pada gilirannya mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi.
Saat Anda makan dengan perlahan, tubuh memiliki waktu untuk mengirimkan sinyal kenyang melalui hormon ghrelin, yang bertanggung jawab untuk mengatur rasa lapar. Dengan demikian, Anda akan merasa kenyang lebih cepat dan kurang tertarik untuk makan lagi.
9. Tidur yang Cukup
Hal apa saja yang bisa bikin kurus? Selain berolahraga, beristirahat yang cukup adalah jawabannya.
Orang dewasa membutuhkan tujuh jam tidur setiap malam. Jika kurang tidur, metabolisme Anda melambat dan pembakaran kalori di dalam tubuh akan berkurang.
Selain itu, pada orang yang kurang tidur juga ditemukan peningkatan hormon ghrelin. Peningkatan ini akan membuat nafsu makan melonjak, sehingga Anda mungkin akan kesulitan mengatur banyaknya makanan yang akan Anda konsumsi.
10. Mengonsumsi Suplemen
Cara lain yang juga efektif adalah mengonsumsi suplemen yang membantu dalam menurunkan berat badan, seperti Sido Muncul Fatraper.
Dengan kandungan herbal Chitosan yang punya kemampuan dalam mengikat lemak di dalam pencernaan dan vitamin C yang membantu kinerja Chitosan, suplemen ini bisa membantu mengurangi lemak di tubuh.
Sudah BPOM, suplemen SidoMuncul Fatraper ini pastinya aman untuk Anda konsumsi sebagai suplemen diet.
Mengkonsumsi Sido Muncul Fatraper menjadi cara menurunkan berat badan 60 kg menjadi 45 kg yang aman tapi efektif. Coba sendiri khasiatnya dan dapatkan berat tubuh ideal yang Anda impikan!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•17 MAY 2024
15 Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat Namun Tetap Aman
Sebenarnya, ada orang yang bisa tetap sehat dan bugar meskipun mereka punya berat badan berlebih. Selama tekanan darah, gula darah, dan kolesterol masih ada di tahap normal, maka hal itu tidak akan jadi masalah.[1] Namun, Anda tetap harus tahu cara menurunkan berat badan dengan cepat.
Sebab, di samping untuk urusan kesehatan, ada banyak alasan lain mengapa orang memburu tips agar cepat kurus. Biasanya, hal ini akan berkaitan dengan kecantikan atau estetika. Hanya saja, meskipun bisa menurunkannya dengan cepat, Anda tetap harus menjaga tubuh agar tetap sehat.
Karena itu, berikut beberapa cara menurunkan berat badan secara alami dan aman!
1. Atur Jam Makan
Cara pertama dan yang paling mudah untuk Anda lakukan adalah mengatur jam makan. Hal ini agar tubuh tahu kapan mereka harus menggunakan jenis bahan bakar tertentu, seperti lemak dan gula.[2] Jika hari ini Anda makan di jam 10 pagi dan 5 sore, di keesokan harinya tubuh Anda akan mengharapkan hal yang sama.
Ini termasuk cara diet alami yang efektif dan sehat karena metabolisme tubuh tetap stabil meskipun Anda mulai mengurangi asupan makanan. Cara ini juga sehat untuk penderita diabetes dan penyakit jantung.
2. Kurangi Karbohidrat
Sebenarnya, asupan karbohidrat di setiap hari memang diperlukan agar tubuh tetap bertenaga. Namun, Jika Anda ingin tahu cara menurunkan berat badan 5kg dalam 1 minggu, mengurangi asupan karbo harian adalah jawabannya.
3. Kurangi Gula
Tidak hanya karbo, mengurangi asupan gula juga termasuk tips menurunkan berat badan secara permanen. Hal ini karena baik karbohidrat maupun gula sangat cepat membuat kadar insulin dalam tubuh melonjak. Insulin inilah yang membuat berat badan Anda terus naik.
4. Perbanyak Protein
Selanjutnya, konsumsi protein pun harus meningkat agar mencegah agar tidak cepat lapar. Hanya saja, tetap batasi konsumsinya agar tidak berlebihan. Selain itu, pilih protein yang tak mengandung banyak lemak seperti dada ayam.
5. Perbanyak Vitamin & Mineral
Tidak hanya protein, Anda juga perlu memperbanyak konsumsi vitamin dan mineral, misalnya seperti sayur dan buah. Hal ini karena keduanya akan membantu metabolisme tubuh tetap stabil. Namun, penting untuk dicatat jika perbanyak bukan berarti berlebihan.
6. Kurangi Porsi Secara Perlahan
Pada dasarnya, cara menurunkan berat badan 3 kg dalam 1 hari itu tidak akan mungkin terjadi. Jika terjadi, maka caranya akan sangat tidak sehat karena Anda tidak boleh makan apapun seharian. Karena itu, Anda perlu melakukannya dengan sabar, misalnya mengurangi porsi makan secara perlahan.
7. Makan Sebelum Lapar
Karena Anda harus mengikuti jam makan yang sudah diatur, maka biasakan untuk makan sebelum rasa lapar tiba. Jika rasa lapar tersebut sudah muncul, bahkan sebelum waktunya, Anda bisa menghilangkan nafsu makan tersebut dengan jeruk atau jeruk bali.[3]
8. Berhenti Makan Sebelum Merasa Kenyang
Ketika sedang diet, Anda wajib berhenti makan sebelum kenyang. Hal ini karena otak biasanya telat mengirimkan sinyal, sehingga Anda makan lebih banyak dari apa yang dibutuhkan. Selain ampuh untuk mengurangi berat badan, kebiasaan ini juga bisa mencegah kanker dan penyakit jantung.[4]
9. Hindari Makan di Malam Hari
Malam hari adalah waktu ketika tubuh ingin beristirahat. Karena itu, pastikan untuk tidak mengonsumsi apapun karena sistem pencernaan akan berjalan lebih lambat di malam hari.
10. Jogging Setiap Pagi
Tidak hanya kebiasaan makan, Anda pun harus memastikan jika tubuh tetap bergerak setiap hari. Cara yang paling mudah adalah dengan jogging di pagi hari.
11. Rutin Kardio
Kardio adalah olahraga menurunkan berat badan yang paling efektif. Jadi, biasakan untuk melakukannya 4 - 5 kali seminggu. Pada umumnya, Anda akan menghabiskan waktu 15 - 30 menit untuk olahraga ini.
12. Perbanyak Konsumsi Air Mineral
Air adalah komponen yang penting bagi tubuh. Karena itu, pastikan jika Anda selalu memenuhi kebutuhan hariannya, yaitu 2 liter atau setara dengan 8 gelar per hari. Selain agar metabolisme lancar, air mineral juga ampuh menahan nafsu makan.
13. Hindari Stres
Tidak hanya kesehatan fisik yang wajib Anda maintain ketika diet, namun juga kesehatan mental. Karena itu, Anda perlu menghindari stres. Caranya pun mudah, yaitu dengan melakukan hobi atau olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan, seperti yoga atau pilates.
14. Istirahat Cukup
Rasa stres juga bisa muncul ketika Anda kurang beristirahat. Karena itu, pastikan Anda tidur 7 - 8 jam dalam sehari di malam hari. Jika tidur malam tidak memungkinkan karena pekerjaan, pastikan jendela kamar Anda tertutup tirai selama tidur agar tetap istirahat tetap berkualitas.
15. Minum Suplemen Penurun Berat Badan yang Aman
Terakhir, Anda bisa meminum obat atau suplemen penurun berat badan. Hanya saja, pastikan suplemen tersebut terbuat dari bahan alami yang aman, seperti Sido Muncul Fatraper.
Meminum Fatraper sebelum atau saat makan setiap hari merupakan salah satu cara menurunkan berat badan dengan cepat. Hal ini karena suplemen ini ampuh mengurangi penumpukan lemak di dalam tubuh. Jadi, apa lagi yang Anda tunggu? Ayo coba Fatraper sekarang juga agar berat badan berkurang!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•16 MAY 2024
Diet 7 Hari Turun 15 Kg Apakah Aman & Memungkinkan? Ini 8 Tipsnya!
Ketika memutuskan untuk mulai melakukan diet, hampir semua orang pasti menginginkan cara yang cepat dan instan. Jadi, tidak heran jika ada banyak orang yang berharap untuk menemukan cara diet 7 hari turun 15 kg. Namun, apakah cara diet yang seperti itu aman dan memungkinkan untuk dilakukan?
Anda akan menemukan jawabannya di bawah. Pun begitu dengan paduan diet sehat serta tips dan triknya!
Apakah Diet 7 Hari Turun 15 Kg Aman dan Memungkinkan?
Menentukan target diet sebenarnya adalah hal yang wajib Anda lakukan. Hal ini agar Anda punya motivasi untuk terus berusaha menurunkan berat badan. Ada yang ingin tahu bagaimana cara turun 5 kilo dalam 1 minggu, namun ada juga yang target akhirnya jauh lebih besar dari itu, misalnya 15 kilo.
Hanya saja, perlu Anda garis bawahi jika turun 15 kg dalam 7 hari adalah contoh diet tidak sehat dan aman karena pengurangan berat badannya yang terlalu drastis. Bukan hanya tidak sehat dan aman, namun juga hampir tidak memungkinkan. Hal ini karena Anda tidak boleh makan sama sekali.
Selain tidak boleh memakan apapun, Anda juga perlu olahraga kardio secara intens. Hal ini jelas akan merusak Anda dari dalam. Sebab, metabolisme tubuh akan terganggu dan massa otot akan berkurang. Jadi, setelah meninggalkan pola hidup tak sehat ini, berat badan akan kembali naik dengan cepat.
Lalu kira-kira, diet normal 1 minggu turun berapa? Ternyata, para ahli setuju jika Anda hanya bisa kehilangan 0,5 - 1 kg saja per minggu.[1] Lebih dari itu, Anda mungkin bisa mengalami malnutrisi karena kurangnya asupan nutrisi penting ke dalam tubuh yang berasal dari makanan.
Tips Diet Sehat
Setelah mengulik semua fakta soal diet tidak sehat, Anda pun wajib tahu bagaimana tips cepat kurus dengan cara yang aman dan sehat. Berikut penjelasannya!
1. Perbanyak Protein & Serat
Pada dasarnya, diet 2 hari turun 10 kg tanpa olahraga adalah hal yang mustahil untuk Anda dapatkan. Jadi, Anda bisa memulainya dengan 1 kg per minggu. Caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi serat dan protein karena kedua nutrisi ini bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Ada banyak menu diet 7 hari murah, misalnya seperti buah-buahan, dada ayam, sayuran, telur rebus, hingga biji-bijian dan kacang-kacangan.
2. Kurangi Karbohidrat & Gula
Karena asupan protein serta serat sudah cukup, maka ada asupan lain yang perlu Anda kurangi, terutama karbo dan gula. Hal ini karena kedua nutrisi ini memperbanyak produksi insulin yang paling cepat membuat berat badan naik.
Sebagai tips, hindari semua makanan dan minuman yang mengandung gula. Jika Anda ingin mencoba diet 7 hari tanpa nasi, itu juga sangat mungkin untuk dilakukan. Anda bisa mengganti kebutuhan karbo dengan kentang atau roti gandum yang punya nilai karbo lebih rendah dari nasi.
3. Hitung Asupan Kalori Harian
Ketika diet, Anda bisa mencoba metode defisit kalori, yaitu ketika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang Anda bakar. Jumlah defisit yang sehat adalah 500 kalori per hari.[2] Misalnya, Anda menyantap 1.500 kalori per hari, maka Anda harus membakar 2.000 kalori di hari tersebut.
4. Atur Jam Makan
Sebuah penelitian menyatakan jika makan pada waktu yang sama di setiap hari dapat meningkatkan keberhasilan penurunan berat badan. Hal ini juga berlaku untuk mereka yang mengonsumsi kalori dengan jumlah yang sama setiap hari.[3] Jadi, Anda harus mengatur jam makan di pagi, siang, dan sore hari.
5. Terapkan Intermittent Fasting
Intermittent fasting atau puasa juga bisa membantu mengurangi berat badan. Puasa di sini bukan hanya dalam konteks ibadah saja, namun dengan perspektif yang lebih luas. Anda hanya perlu makan selama 8 jam dan berhenti makan sama sekali selama 16 jam.
Karena tidak selalu dalam konteks ibadah, Anda bisa makan dari jam 9 pagi hingga 5 sore, dan berhenti makan dari jam 5 sore hingga 9 pagi. Lakukan itu setiap hari.
6. Jangan Lupa Olahraga
Tanpa olahraga, rasanya berat badan akan sulit berkurang. Terlebih jika aktivitas Anda di sehari-hari tidak melibatkan aktivitas fisik. Hal ini karena kalori yang masuk ke tubuh Anda perlu dibakar, dan cara yang paling mudah untuk membakarnya adalah dengan olahraga.
7. Pastikan Tidur Berkualitas
Kemudian, pastikan Anda tidur 7 - 8 jam per hari agar tubuh tetap fit dan tidak mudah lelah. Jika kurang istirahat, ada kemungkinan Anda jatuh sakit karena diet, meskipun diet yang Anda lakukan adalah diet yang sehat.
8. Konsumsi Suplemen Penurun Berat Badan yang Aman
Terakhir, Anda bisa meminum suplemen penurun berat badan yang aman seperti Sido Muncul Fatraper. Suplemen ini terbuat dari bahan alami yang ampuh menghancurkan lemak di dalam tubuh dengan aman, sehingga tidak akan menimbulkan gangguan.
Meski diet 7 hari turun 15 kg yang aman dan sehat tidak memungkinkan, namun Anda bisa mempercepat prosesnya dengan Fatraper. Jadi, jangan lupa untuk mengonsumsi suplemen ini setiap hari sebelum atau saat makan sesuai dengan aturan pakai yang tertera di kemasan!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•13 MAY 2024
7 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh, Anda Sudah Memenuhinya?
Di era dimana penyakit baru terus bermunculan dan faktor-faktor penyebab sakit merajalela, peran vitamin untuk daya tahan tubuh menjadi semakin penting. Tidak ada lagi celah untuk bersikap abai terhadap kesehatan, dan memastikan seluruh nutrisi terpenuhi merupakan hal yang wajib dilakukan.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui vitamin apa saja yang harus dipenuhi setiap harinya, demi imunitas yang terjaga. Ini beberapa diantaranya:
1. Vitamin B9
Dikenal sebagai asam folat, tidak sedikit orang yang mengenal vitamin B9 sebagai vitamin untuk daya tahan tubuh ibu hamil.
Vitamin B9 memiliki peran penting dalam proses pembentukan dan perbaikan DNA serta pembelahan sel tubuh, yang berfungsi mencegah peradangan ataupun infeksi pada organ tubuh. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam produksi sel darah merah untuk mencegah anemia.
Jika kekurangan vitamin ini, tidak hanya Anda akan mengalami anemia, tapi juga mudah lelah, sulit bernapas, serta sulit konsentrasi. Untuk mencukupi kadar vitamin B9, Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli atau bayam, serta alpukat dan kacang-kacangan.
2. Vitamin B12
Memiliki nama lain cobalamin, vitamin B12 adalah salah satu opsi vitamin terbaik untuk daya tahan tubuh yang berperan mengoptimalkan kinerja sel saraf dan mendorong proses produksi sel darah putih dan sel darah merah.
Kekurangan vitamin B12 dapat mengundang berbagai hal yang menurunkan kualitas hidup, mulai dari anemia, moodswing berlebihan, sulit berjalan, hingga menyebabkan masalah pada daya ingat.
Vitamin B12 bisa Anda temui paling banyak di produk hewani, seperti daging sapi, ayam, atau ikan, serta jeroan, telur, dan produk susu. Jadi, jika Anda menerapkan diet tertentu, seperti vegan atau vegetarian, sebaiknya Anda juga mengonsumsi suplemen agar kebutuhan vitamin B12 tetap terpenuhi.
3. Vitamin B6
Manfaat vitamin B6 adalah mendorong pembuatan serta fungsi sel-sel imun seperti limfosit, yang kemudian bertugas untuk mencegah infeksi penyebab penyakit pada tubuh.
Kurangnya kadar vitamin B6 tak hanya akan menurunkan imunitas, namun juga bisa menyebabkan malnutrisi, memicu gangguan saraf, serta menimbulkan dermatitis (gatal dan ruam pada kulit).
Untuk mendapatkan vitamin ini, makanan seperti pisang, ikan, atau hati sapi sangat direkomendasikan. Karena bersifat larut dalam air, kelebihan vitamin B6 akan terbuang melalui urin, sehingga mengonsumsi makanan tersebut setiap hari adalah hal krusial untuk mencukupi kadar vitamin B6 harian.
4. Vitamin A
Meski lebih dikenal sebagai vitamin untuk mendukung daya penglihatan, vitamin A juga jadi kunci untuk mengoptimalkan imunitas. 'Tugas' vitamin ini adalah menguatkan lapisan pada dinding organ, mulai dari organ pernapasan hingga pembuangan, guna melindungi tubuh dari patogen.
Kekurangan vitamin A bisa berimbas pada menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, ada juga risiko penurunan daya penglihatan, kulit kering, serta masalah pada siklus menstruasi.
Sumber vitamin A sangat mudah Anda temukan di kehidupan sehari-hari. Beberapa contohnya adalah hati, telur, produk susu, wortel, mangga, serta ubi.
5. Vitamin E
Dalam proses peningkatan daya tahan tubuh, vitamin E berperan untuk menaikkan jumlah sel imun serta mengurangi inflamasi pada tubuh. Dengan adanya peran vitamin E, tubuh bisa merespon serangan patogen dengan cepat untuk membantu pencegahan atau pemulihan dari penyakit.
Pada umumnya, kasus defisiensi vitamin E tidaklah banyak, karena sumber vitamin E sangat beragam. Vitamin E berasal dari berbagai makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, serta minyak nabati.
Meski begitu, dalam beberapa kasus, kondisi kekurangan vitamin E umumnya ditandai dengan anemia, mudah mengalami infeksi, hingga kehilangan kekuatan otot.
6. Vitamin D
Vitamin D adalah salah satu vitamin yang paling krusial dalam berbagai fase kehidupan, mulai dari fase anak-anak, remaja, hingga paruh baya. Bahkan, vitamin satu ini sangat wajib Anda penuhi begitu memasuki masa menopause.
"Vitamin sinar matahari" ini berfungsi untuk mengaktivasi sel-sel imun agar lebih 'pintar' mendeteksi dan memberantas patogen, sekaligus mengurangi peradangan dan kerusakan jaringan yang membuat tubuh rentan terhadap penyakit.
Sumber vitamin D cukup terbatas. Selain dari sinar matahari, Anda bisa mendapatkannya melalui kuning telur, hati, dan tuna. Kurangnya kadar vitamin D dapat berimbas pada kondisi mudah sakit, moodswing berlebih, hingga osteoporosis.
7. Vitamin C
Efek positif vitamin C tak perlu Anda ragukan. Selain untuk mendorong proses produksi antibodi, vitamin ini juga bertugas mendorong aktivitas sel imun untuk membunuh 'bakal' penyakit di tubuh dan mempercepat proses pemulihan luka.
Dalam kondisi defisiensi vitamin C, tubuh umumnya akan merasakan gejala seperti mudah lelah, nyeri otot dan sendi, serta gusi bengkak. Maka dari itu, penting untuk mengonsumsi vitamin C setiap hari melalui berbagai sumber. Beberapa contohnya adalah jeruk, strawberry, pepaya, dan masih banyak lagi.
Jika Anda membutuhkan cara praktis untuk mencukupi kadar vitamin C, Sido Muncul Vitamin C 500 mg adalah solusinya.
Dengan kemasan yang ringkas, Sido Muncul Vitamin C 500 mg adalah 'tameng' terbaik dari penyakit. Apalagi untuk Anda yang sedang sakit, merokok, serta kerap terpapar polusi dari luar ruangan.
Terbuat melalui teknologi modern, vitamin untuk daya tahan tubuh dari Sido Muncul sudah teruji aman dan mudah diserap oleh tubuh. Jadi, mari pastikan kebutuhan vitamin Anda sudah terpenuhi bersama Sido Muncul!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•10 MAY 2024
10 Obat Pelancar Haid: Alami, Mudah Dicari, dan Enak Rasanya
Tidak semua orang beruntung mendapatkan siklus haid yang teratur setiap bulannya. Dari banyak wanita, pasti ada yang haid-nya sering telat, atau bahkan tidak haid selama berbulan-bulan. Jadi, tidak heran jika banyak orang mencari informasi soal obat pelancar haid alami.
Di artikel ini, Anda akan mendapat rekomendasi bahan-bahan alami apa saja yang bisa Anda konsumsi untuk melancarkan siklus haid. Mari, ketahui apa saja cara natural untuk melancarkan haid.
Haid Tidak Lancar, Normalkah?
Jika Anda ingin membandingkan, durasi siklus haid pada setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Namun, jangan bingung, karena ini adalah hal yang normal.
Pada umumnya, durasi siklus haid yang wajar berkisar di 21-35 hari, terhitung dari hari ke-1 menstruasi, hingga hari ke-1 menstruasi bulan berikutnya.
Sebagai contoh, anggap saja bulan ini Anda haid di tanggal 30. Lalu, di bulan berikutnya, Anda haid di tanggal 28. Ini artinya, siklus Anda berlangsung selama 28 hari.
Bagaimana jika di bulan selanjutnya, durasi siklus Anda berlangsung selama 30 hari? Tenang saja, karena ini hal yang wajar. Durasi siklus bisa jadi bervariasi dari siklus satu ke siklus selanjutnya.
Meski begitu, Anda perlu lebih memperhatikan tubuh, jika durasi siklus Anda berlangsung selama 35 hari. Jika terjadi terus menerus, hal ini menunjukkan adanya gangguan kesehatan, sehingga Anda perlu mengambil tindakan, baik dengan mengonsumsi makanan pelancar haid ataupun berkonsultasi ke dokter.
10 Rekomendasi Obat Pelancar Haid Alami yang Mudah Didapat
Ingin mencoba memperbaiki siklus haid? Berikut rekomendasi obat-pelancar haid alami yang bisa Anda coba:
1. Kayu Manis
Selain untuk menambahkan rasa sedap pada makanan, kayu manis juga bisa jadi sahabat dalam memperbaiki siklus haid serta mengurangi kram haid[1]. Rempah satu ini memiliki efek meningkatkan proses regulasi hormon, serta menekan resistensi insulin untuk memperbaiki metabolisme tubuh.
2. Sarden
Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting dalam proses regulasi hormon serta kesehatan organ-organ reproduksi[2]. Sayangnya, tidak banyak makanan yang mengandung vitamin D. Namun, Anda bisa mendapatkannya di sarden.
3. Bayam
Bayam merupakan salah satu makanan yang tinggi akan magnesium. Selain berpotensi memberbaiki siklus haid, sayuran satu ini juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan secara umum.
Magnesium merupakan salah satu mineral yang membantu tubuh untuk meregulasi stress, meminimalisir ketidakseimbangan hormon, serta mencegah insulin resisten, yang merupakan 'biang' telat haid[3].
4. Salmon
Ikan yang tinggi akan lemak seperti salmon merupakan merupakan sumber makanan yang memiliki omega-3 yang melimpah. Saat dikonsumsi, omega-3 akan membantu proses regulasi hormon, terutama testosteron, yang menjadi salah satu penyebab telat haid[4].
5. Air Kelapa
Manfaat air kelapa untuk melancarkan haid sudah santer terdengar di masyarakat sejak lama. Meski begitu, hal ini belum tentu akurat.
Meski belum dipastikan bahwa air kelapa bisa memperbaiki siklus haid, minuman segar ini bisa meminimalisir rasa sakit karena haid berkat kandungan air, elektrolit, dan magnesiumnya yang tinggi[5].
6. Teh Herbal
Siklus menstruasi memiliki kaitan erat dengan kondisi kesehatan seseorang secara umum. Maka dari itu, beberapa upaya meningkatkan kesehatan bisa Anda lakukan untuk melancarkan haid, salah satunya adalah minum teh herbal.
Beberapa jenis tanaman herbal yang memiliki dampak positif terhadap siklus haid diantaranya adalah chamomile, peppermint, jahe, seledri, ginseng, dan adas[6].
7. Alpukat
Alpukat merupakan salah satu buah yang kaya akan lemak baik, yang bisa mendukung proses sintesa hormon, termasuk hormon yang berperan dalam menstruasi. Selain itu, alpukat juga kaya akan potasium dan vitamin E, yang memiliki sifat anti inflamasi serta bisa mengatasi mual yang umum terjadi saat haid.
8. Buah Beri
Ibarat peribahasa, buah beri seperti strawberry, raspberry, ataupun blackberry kayak disebut dengan julukan "kecil-kecil cabe rawit". Meski berukuran kecil, buah-buahan tersebut memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan serat yang dapat mendukung kinerja organ tubuh, termasuk organ-organ reproduksi.
9. Yogurt
Sudah bukan rahasia lagi bahwa makanan probiotik, salah satunya yogurt, merupakan opsi makanan yang dapat membantu kinerja sistem pencernaan.
Kombinasi bakteri baik, vitamin D, protein, dan nutrisi lain dalam yogurt dapat mendukung kinerja organ-organ tubuh serta mengatasi masalah ketidakseimbangan hormon.
10. Kunyit
Pengaruh kunyit untuk melancarkan haid terletak pada senyawa yang bernama curcumin, yang memiliki efek antioksidasi dan anti inflamasi yang tinggi. Senyawa tersebut dapat membantu menyehatkan organ-organ tubuh dan mengurangi peradangan.
Jika Anda ingin menikmati manfaat kunyit dan memperbaiki siklus haid, cara terbaik melakukannya adalah dengan minum Sido Muncul Kunyit Asam.
Sido Muncul Kunyit Asam merupakan minuman agar cepat datang bulan yang terbuat dari 100% ekstrak kunyit dan gula jawa.
Meski menggunakan resep tradisional, Sido Muncul Kunyit Asam diolah menggunakan bahan segar dan berkualitas serta menggunakan teknologi yang modern. Hasilnya adalah minuman kunyit asam yang segar, praktis, dan berkhasiat melancarkan haid.
Tidak hanya itu, Sido Muncul Kunyit Asam juga memiliki khasiat ekstra, yakni membantu proses diet serta menyegarkan tubuh. Dengan begini, Anda bisa meminumnya kapan saja.
Jadi, serahkan pada Sido Muncul Kunyit Asam untuk menjadi obat pelancar haid alami Anda. Dimana lagi ada minuman pelancar haid yang sehat dan menyegarkan? Cuma Sido Muncul Kunyit Asam jawabannya!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•10 MAY 2024
7 Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid Terbaik
Tak hanya berpotensi mengganggu aktivitas, rasa nyeri saat haid pun kerap membuat sulit tidur. Untuk mengatasinya, Anda bisa mempraktikkan berbagai posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid, agar rasa sakitnya tidak semakin menjadi-jadi, dan Anda bisa istirahat dengan tenang. Mari temukan jawabannya di artikel ini.
Apakah Nyeri Saat Haid Itu Wajar?
Munculnya sensasi menyakitkan di bagian perut saat haid mungkin bukan hal yang asing di telinga Anda. Bahkan, tidak sedikit orang yang menjadikan sensasi tersebut sebagai 'tanda', untuk mengetahui kapan haid akan dimulai atau berakhir.
Biasanya, letak rasa sakit perut saat haid adalah di bagian bawah. Wanita yang mengalami nyeri haid umumnya akan merasakan sensasi seperti dipukul atau diperas dari dalam.
Sensasi tersebut terjadi akibat peningkatan senyawa prostaglandin dalam tubuh. Meski menyakitkan, senyawa ini justru membantu rahim untuk berkontraksi agar darah haid bisa keluar dengan lancar.
Jika Anda mengalami rasa nyeri tersebut, jangan panik, karena pada dasarnya hal ini adalah hal yang normal. Selain itu, ada trik praktis yang layak dicoba untuk mengalihkan rasa sakitnya, yakni dengan menentukan pose tidur yang tepat.
Posisi Tidur Terbaik Saat Mengalami Nyeri Haid
Posisi tidur apa yang bisa meredakan kram haid yang merajalela? Ini beberapa diantaranya:
1. Berbaring Miring Sambil Memeluk Bantal
Tidur miring merupakan satu dari banyak cara meredakan nyeri haid dengan cepat, berkat berkurangnya beban di area bawah perut. Kalau mau lebih rileks, Anda bisa mengambil bantal untuk memberi topangan pada perut serta memberi sensasi nyaman secara psikologis.
Jika perlu, Anda juga bisa menyelipkan bantal untuk menopang lutut. Selain untuk menyesuaikan lekuk tulang belakang, bantal tersebut juga berfungsi mengurangi bobot pada bagian bawah tubuh.
2. Pose Tidur Miring Sambil Meluruskan Kaki dan Menjepit Bantal
Meski tidak umum, pose satu ini memiliki banyak fungsi, yakni untuk mendistribusikan berat badan secara merata, serta meminimalisir beban di bagian pinggang.
Sebagai tambahan, menjepit bantal di antara kaki juga berfungsi untuk mengurangi bobot di bagian bawah tubuh serta meningkatkan sirkulasi darah.
3. Tidur dalam Keadaan Setengah Duduk
Jika tidur berbaring belum bisa meredakan rasa sakit Anda, Anda bisa coba tidur dalam pose setengah duduk. Pose ini dapat meminimalisir beban di perut sambil tetap memberikan efek relaksasi. Selain itu, pose ini juga berpotensi menghindari mual yang kerap muncul saat haid, serta melancarkan pernapasan.
4. Posisi Tidur Fetal
Sesuai namanya, posisi satu ini menggambarkan gestur tubuh janin saat masih di dalam rahim. Caranya melakukannya adalah dengan berbaring miring, lalu menekuk kaki hingga lutut menyentuh dada.
Pose tidur ini memicu relaksasi di perut serta punggung, dan meminimalisir rasa sakit. Selain itu, gaya tidur ala bayi ini bisa menyelamatkan Anda dari 'tembus' saat haid sedang deras-derasnya, sehingga cocok untuk Anda yang sedang bepergian dan enggan mengotori sprei kasur Anda.
5. Berbaring atau Tengkurap Sambil Menekuk Lutut Sampai Dada
Posisi tidur meringkuk satu ini mirip dengan posisi fetal yang sebelumnya dijelaskan. Namun, dalam pose ini, Anda bisa melakukannya sambil berbaring atau tengkurap.
Selain memicu rasa rileks, gaya satu ini bisa 'membuka' area bawah tubuh seperti pinggang dan pinggul, sekaligus meredakan sakit akibat peregangan otot rahim.
6. Memosisikan Kaki di Atas Tubuh
Terakhir, Anda bisa coba tidur telentang, lalu posisikan kaki lebih tinggi daripada kepala. Anda bisa memanfaatkan bantal untuk mengganjal kaki, atau langsung menyandarkan kaki pada tembok.
Gaya tidur satu ini berfungsi untuk mengurangi pembengkakan pada pinggang atau kaki, mengurangi rasa sakit pada punggung, serta meningkatkan peredaran darah.
7. Telentang Sambil Menyelipkan Bantal untuk Mengganjal Lutut
Berbaring sambil menyelipkan bantal untuk mengganjal lutut dapat mengurangi tekanan pada tubuh serta melancarkan peredaran darah. Selain itu, gaya tidur ini juga dapat menambah topangan pada tulang punggung, yang kemudian membantu meredakan sakit pinggang saat haid yang kerap muncul seiring dengan rasa kram.
Pose Tidur yang Sebaiknya Dihindari
Agar rasa nyeri haid tidak menjadi-jadi, ada baiknya Anda menghindari gaya tidur telungkup sambil meluruskan kaki, tanpa penopang apapun.
Pasalnya, pada posisi ini, perut bagian bawah akan semakin mendapat tekanan dan memicu kontraksi rahim. Selain berpotensi meningkatkan nyeri, posisi ini juga berpotensi membuat rahim mengeluarkan darah haid lebih banyak, sehingga mengakibatkan 'kebocoran'.
Agar haid semakin lancar, pastikan Anda sudah mengonsumsi makanan atau minuman yang tepat. Untuk soal itu, Anda bisa mengandalkan Sido Muncul Kunyit Asam.
Sido Muncul Kunyit Asam merupakan minuman yang terbuat dari 100% bahan alami, yakni ekstrak kunyit dan ekstrak asam jawa. Selain memperlancar haid, Sido Muncul Kunyit Asam juga memiliki rasa yang lezat, segar, serta bisa membantu proses diet.
Pokoknya, haid tak perlu terasa menyiksa. Buat haid lebih rileks dengan menerapkan posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid serta minum Sido Muncul Kunyit Asam.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•09 MAY 2024
Siklus Haid Normal Seperti Apa? Definisi, Masa Subur dan Pola Menstruasi
Setiap wanita pasti mengalami haid, terutama yang sudah menginjak masa remaja. Meski begitu, apa yang dialami masing-masing wanita saat menstruasi bisa jadi berbeda. Ada yang mengalami siklus haid normal, namun ada juga yang tidak.
Memangnya, seperti apa haid yang normal dan faktor apa saja yang mempengaruhinya? Mari pahami tentang siklus haid lebih dalam di artikel ini.
Sekilas tentang Haid: Definisi, Siklus, dan Fase Haid
Di usia tertentu, tubuh wanita akan 'bersiap' untuk kehamilan. Di fase ini, dinding rahim akan menebal untuk proses pembuahan dan pembentukan janin.
Akan tetapi, jika tidak ada pembuahan, dinding rahim yang sudah menebal akan luruh. Proses inilah yang disebut dengan haid, alias menstruasi.
Proses menebal dan luruhnya dinding rahim ini disebut dengan siklus haid. Siklus ini akan terus berulang hingga Anda mengalami menopause, atau saat Anda hamil dan menyusui secara langsung.
Pada umumnya, jarak siklus haid yang normal berlangsung selama 21-35 hari, terhitung sejak hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya.
Sebagai contoh, anggap saja hari pertama haid Anda bulan ini adalah tanggal 20. Lalu, di bulan berikutnya, Anda kembali haid di tanggal yang sama. Ini artinya siklus Anda berlangsung selama 30 hari.
Dalam rentang siklus tersebut, tubuh akan melalui empat fase menstruasi, yakni:
Menstruasi, dimana dinding rahim luruh dan keluar melalui vagina.
Folikuler, yakni fase dinding rahim menebal kembali. Fase ini umumnya terjadi 6-14 hari setelah hari pertama haid Anda.
Ovulasi. Fase ini kerap disebut sebagai masa subur wanita, dan umumnya berlangsung 10-17 hari setelah hari pertama haid, atau dua minggu sebelum haid selanjutnya.
Luteal. Fase ini umumnya terjadi di hari ke-15 hingga hari ke-28 setelah hari pertama haid, dan umumnya disebut sebagai masa tidak subur wanita. Ini artinya, kemungkinan hamil seorang wanita di fase ini rendah, dan masa ini berlangsung hingga Anda kembali mengalami haid sampai dengan hari ke-7.
Fase haid tersebut memang terkesan tumpang tindih, dan bisa berbeda pada setiap orang. Jika Anda ingin memahami siklus Anda dengan lebih pasti, upayakan untuk selalu mencatat setiap detail haid Anda, mulai dari tanggal hari pertama haid, gejala yang dirasakan, hingga warna haid.
Haid yang Normal Itu Seperti Apa?
1. Durasi Siklus
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, durasi siklus haid yang normal adalah 21-35 hari. Jika lewat dari itu, maka haid Anda terbilang telat. Dalam situasi demikian, Anda bisa konsultasi ke dokter untuk diagnosa yang lebih jelas.
2. Masa Haid
Pada umumnya, haid yang normal akan berlangsung selama 2-7 hari. Jika hanya terjadi sesekali, haid lebih dari 7 hari bukanlah indikasi hal yang serius. Namun, jika sering terjadi, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter serta merombak gaya hidup menjadi lebih sehat.
3. Volume Haid
Kapasitas atau volume haid normalnya berkisar di 30-70ml, atau setara dengan 1-5 sendok makan. Biasanya, jumlah tersebut akan berkurang mendekati fase akhir menstruasi.
Jika volume haid Anda kurang atau lebih dari itu, ada baiknya Anda periksa ke dokter untuk mendeteksi gangguan kesehatan seperti gangguan hormonal atau anemia.
4. Warna Haid
Warna haid tiap orang bervariasi, namun, normalnya, rentang warnanya ada di merah cerah, merah gelap, dan coklat. Sementara itu, warna haid tidak normal adalah hitam, keabuan, hijau, kuning, pink pucat, dan oranye. Jika haid Anda berwarna demikian, segera konsultasi dokter untuk mendiagnosa penyebabnya.
5. Keputihan
Pada beberapa kasus, keputihan bisa terjadi seiring dengan menstruasi. Namun, selama konsistensi keputihan Anda masih cair dan berwarna bening atau putih, ini artinya keputihan Anda masih normal.
Sebaliknya, jika keputihan Anda memiliki tekstur yang tidak biasa, berbau tak sedap, serta disertai dengan gatal-gatal atau iritasi, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan profesional medis.
6. Gejala Penyerta
Beberapa orang mengalami gejala penyerta menjelang atau saat menstruasi, dan hal ini termasuk hal yang normal. Beberapa gejalanya ialah:
Nyeri perut bawah.
Nyeri punggung.
Moodswing, sehingga mudah sedih, tersinggung, marah, atau cemas.
Pembengkakan atau nyeri di payudara.
Mudah lelah.
Mengidam.
Sulit tidur.
Nyatanya, gejala pada setiap wanita bervariasi, begitu pula dengan intensitasnya dari siklus ke siklus. Jika gejalanya sudah sangat mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat solusi terbaik.
Kondisi yang Mempengaruhi Siklus Haid
Siklus haid Anda tidak teratur atau sering telat? Barangkali Anda mengalami kondisi berikut:
Hamil
Obesitas atau underweight (berat badan kurang)
Stres
Defisiensi nutrisi tertentu atau terkena paparan bahan kimia berbahaya secara berlebihan
Mengonsumsi obat atau kontrasepsi yang mempengaruhi keseimbangan hormon
Menopause
Selain konsultasi ke dokter, salah satu solusi telat haid yang bisa Anda coba adalah minum Sido Muncul Kunyit Asam.
Karena terbuat dari bahan-bahan segar yang berkualitas, setiap sachet Sido Muncul Kunyit Asam memberikan manfaat kunyit dan asam jawa secara utuh. Tak hanya dapat melancarkan haid, minuman yang menyegarkan ini juga bisa membantu proses diet.
Pertahankan siklus haid normal Anda dengan menjaga pola hidup yang sehat, dan pastikan Anda selalu menyediakan Sido Muncul Kunyit Asam di rumah sebagai solusi alami untuk haid yang 'macet'.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•09 MAY 2024
13 Penyebab Telat Haid 1 Bulan Beserta Cara Mengatasinya
Anda sudah telat haid 1 bulan dan mulai bertanya-tanya apa penyebabnya? Jangan panik dulu, karena ada banyak hal yang menjadi 'biang' haid datang terlambat.
Perlu Anda ketahui, siklus menstruasi setiap wanita bervariasi. Ada yang teratur, namun ada juga yang telat hingga berbulan-bulan.
Lantas, berapa lama telat haid yang harus diwaspadai?
Normalnya, siklus menstruasi akan berlangsung selama 21-35 hari. Siklus Anda akan dikategorikan sebagai 'telat' jika melewati rentang tersebut.
Meski begitu, tidak ada salahnya Anda mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan telat haid. Siapa tahu, ada gejala yang sudah Anda rasakan, namun tidak Anda sadari. Nah, ini penyebab serta hal yang harus dilakukan saat telat haid 1 bulan.
1. Hamil
Haid merupakan proses luruhnya dinding rahim karena tidak adanya pembuahan. Jadi, jika haid Anda telat, bisa saja dikarenakan adanya pembuahan pada rahim, alias hamil.
Cara mengetahui apakah sedang hamil atau tidak cukup sederhana, mulai dari melakukan tes kehamilan, periksa ke dokter, hingga memperhatikan adanya perubahan lain pada tubuh, misalnya kram payudara hingga moodswing.
2. Obesitas (Kegemukan)
Lemak berlebih pada tubuh merupakan salah satu pemicu produksi hormon estrogen yang berlebih, dan hal ini bisa mengacaukan siklus haid. Dalam situasi ini, menerapkan pola makan seimbang dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari bisa menjadi solusinya.
3. Underweight (Berat Badan Kurang)
Wanita dengan berat badan yang kurang dari ideal berpotensi mengalami telat haid akibat produksi hormon yang tidak seimbang. Cara mengatasinya adalah meningkatkan berat badan dengan cara yang sehat, seperti makanan makanan yang tinggi lemak baik serta melakukan olahraga strength training.
4. Stres
Saat stres, hormon-hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang hingga membuat jadwal haid berantakan. Agar tidak telat haid karena stress, Anda bisa melakukan berbagai teknik relaksasi, seperti meditasi, melakukan hobi, atau konsultasi dengan profesional.
5. Olahraga Berlebihan
Olahraga merupakan salah satu cara untuk mengatasi telat haid. Namun, jika berlebihan, hal ini justru memicu ketidakseimbangan hormon. Maka dari itu, pastikan Anda berolahraga secukupnya dan menyempatkan istirahat agar tubuh bisa memulihkan diri dengan baik.
6. Perubahan Aktivitas
Banyak orang mengalami telat haid karena puasa, diet, atau traveling ke negara dengan zona waktu yang berbeda. Memang, perubahan aktivitas secara mendadak bisa berimbas pada kadar hormon yang tidak seimbang. Untuk membantu tubuh menyesuaikan diri, usahakan untuk selalu terhidrasi dan istirahat yang cukup.
7. Defisiensi Nutrisi
Beberapa jenis nutrisi, seperti vitamin D, kalsium, dan magnesium memiliki peran penting dalam proses menstruasi. Akibatnya, Anda berpotensi mengalami telat haid. Jadi, pastikan Anda memenuhi nutrisi tersebut, baik dari makanan ataupun suplemen.
8. Konsumsi Alkohol
Konsumsi alkohol, terutama dalam jumlah berlebihan, dapat mengganggu kinerja organ yang berperan dalam proses produksi hormon, seperti hati, rahim, serta kelenjar hipotalamus dan pituitari. Agar tidak telat haid, imbangi konsumsi alkohol dengan konsumsi air ataupun cairan elektrolit.
9. Paparan Bahan Kimia atau Polutan
Penggunaan bahan kimia atau polutan tertentu seperti BPA, phthalates serta pestisida bukan lagi hal asing di kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, beberapa bahan kimia dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu jadwal haid. Maka dari itu, upayakan mengonsumsi makanan organik serta gunakan produk-produk yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
10. Penggunaan Kontrasepsi Hormonal
Banyak wanita memilih menggunakan kontrasepsi untuk menekan potensi kehamilan, salah satunya adalah kontrasepsi hormonal.
Meski memiliki segudang efek positif, cara satu ini juga berpotensi mengubah level hormon serta menyebabkan telat haid. Sebagai solusinya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mempertimbangkan kontrasepsi atau terapi alternatif.
11. Mengonsumsi Obat Tertentu
Beberapa jenis obat, seperti obat antidepresan, antipsikotik, dan antibiotik tertentu dapat mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh dan mengubah jadwal haid. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengadopsi pola hidup yang sehat dan berkonsultasi dengan dokter untuk meminta obat pengganti jika perlu.
12. Menopause
Di fase menopause atau perimenopause (fase peralihan menuju menopause), beberapa wanita akan mengalami telat haid, sebelum akhirnya berhenti haid secara penuh. Hal ini wajar, dikarenakan adanya penurunan fungsi ovarium serta penurunan kadar hormon.
Untuk mengatasinya, Anda bisa menerapkan pola hidup sehat serta rutin berolahraga. Selain itu, Anda juga bisa menjalankan terapi hormon (HRT - Hormone Replacement Therapy), sebagai alternatif untuk mengembalikan jadwal haid ke semula.
13. Ada Penyakit Tertentu dalam Tubuh
Beberapa penyakit, seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), gangguan tiroid, atau endometriosis bisa menimbulkan gangguan hormonal dan menyebabkan telat haid. Untuk mengatasinya, Anda bisa menjalankan pengobatan sambil menerapkan gaya hidup sehat.
Telat haid bisa menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari stres, pegal-pegal, hingga gangguan reproduksi. Jika waktu telat haid Anda sudah diluar batas wajar, misalnya lebih dari 90 hari, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.
Selain itu, ada juga cara lezat untuk mengatasi telat haid, yakni minum minuman untuk telat datang bulan seperti Sido Muncul Kunyit Asam.
Terbuat dari 100% kunyit dan asam jawa, Sido Muncul Kunyit Asam bisa membantu melancarkan haid, menurunkan bobot badan, serta jadi minuman yang menyegarkan.
Untuk mengatasi telat haid 1 bulan, penting bagi Anda untuk mendeteksi penyebabnya sebelum mengambil tindakan. Selain itu, pastikan Anda selalu sedia Sido Muncul Kunyit Asam untuk mengurangi potensi telat datang bulan.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•08 MAY 2024
13 Cara Mengatasi Telat Haid, Aman dan Praktis
Telat haid merupakan momok bagi para wanita, apalagi jika telatnya sudah mencapai hitungan minggu atau bulan. Untungnya, ada beberapa cara mengatasi telat haid secara alami yang bisa Anda praktikkan. Mari pahami lebih dalam soal telat haid dan cara mengatasinya.
Mengapa Haid Bisa Telat?
Telat haid, atau amenorrhea adalah kondisi dimana siklus menstruasi lebih panjang daripada siklus menstruasi pada umumnya.
Berapa hari telat datang bulan yang wajar?
Rata-rata, siklus haid berlangsung selama 28 hari setelah hari terakhir menstruasi. Namun, hal ini bervariasi pada setiap orang. Normalnya, siklus menstruasi akan berlangsung selama 21-38 hari setelah hari terakhir menstruasi.
Jadi, haid Anda bisa dikategorikan telat jika melebihi siklus tersebut.
Penyebab telat datang bulan ada bermacam-macam, namun 'biang'nya adalah perubahan hormon dalam tubuh. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
Hamil.
Stres.
Kelebihan atau kekurangan berat badan (obesitas dan underweight)
Perubahan rutinitas yang drastis, misalnya perubahan zona waktu, jadwal tidur, atau aktivitas.
Menopause.
Mengonsumsi obat atau menjalani tindakan medis tertentu, misalnya menggunakan alat kontrasepsi hormonal atau menjalankan kemoterapi.
Adanya kondisi medis tertentu, seperti PCOS, gangguan tiroid, atau kanker.
Cara Alami untuk Mengatasi Telat Haid
Haid sudah telat dan Anda mulai merasa was-was? Ini beberapa cara alami yang harus dilakukan agar cepat haid:
1. Konsumsi Jahe
Saat telat haid, Anda bisa mengonsumsi jahe. Pasalnya, jahe kaya akan gingerol, yaitu komponen yang bisa mempengaruhi produksi estrogen. Estrogen sendiri merupakan hormon yang berperan dalam ovulasi dan menstruasi.[1]
2. Terapkan Pola Makan Seimbang
Menerapkan pola makan seimbang penting untuk memperbaiki proses produksi dan regulasi hormon. Oleh karena itu, upayakan untuk banyak mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, serta makanan tinggi lemak baik seperti ikan atau alpukat.
3. Rutin Berolahraga
Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk meregulasi kadar hormon dalam tubuh serta menekan hormon penyebab stres. Beberapa olahraga yang praktis dilakukan adalah jalan kaki, yoga, atau HIIT.
4. Istirahat atau Tidur yang Cukup
Tidur yang cukup dapat mengurangi potensi ketidakseimbangan hormon, terutama hormon estrogen dan progesteron yang berperan penting dalam proses menstruasi. Buatlah jadwal tidur yang konsisten serta upayakan tidur selama 7-9 jam per hari.
5. Mengelola Stres
Saat stres, tubuh akan memproduksi kortisol yang dapat berakibat buruk pada siklus menstruasi. Untuk mengatasinya, lakukan hal yang membuat tubuh dan pikiran rileks, seperti melakukan hobi, meditasi, atau bercengkerama dengan orang-orang terkasih.
6. Mengonsumsi Nanas
Nanas merupakan salah satu opsi buah untuk melancarkan haid karena memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C memiliki efek antioksidan yang dapat mendukung kinerja organ-organ tubuh. Selain nanas, buah lain yang kaya vitamin C adalah pepaya, jeruk, dan jambu biji.
7. Perbanyak Vitamin D
Tak hanya baik untuk tulang, vitamin D juga baik untuk menjaga kesehatan organ-organ reproduksi, termasuk ovarium dan rahim, serta menjaga sistem regulasi hormon. Anda bisa mendapatkan vitamin D dari makanan seperti sarden, kuning telur, paparan sinar matahari, serta suplemen vitamin D.
8. Perbanyak Magnesium
Magnesium merupakan salah satu mineral yang krusial untuk tubuh, terutama untuk proses regulasi hormon serta mengurangi stres. Beberapa sumber magnesium yang bisa Anda coba adalah sayuran hijau, pisang, dan alpukat.
9. Kurangi Kafein dan Alkohol
Konsumsi kafein dan alkohol dapat mempengaruhi menstruasi dengan cara meningkatkan produksi kortisol, atau hormon stres. Selain itu, konsumsi kafein dan alkohol juga berpotensi mengganggu jam tidur, sehingga waktu istirahat Anda akan berkurang.
10. Kelola Berat Badan
Upayakan untuk selalu menjaga berat badan ideal guna menekan ketidakseimbangan hormon dan mengoptimalkan fungsi reproduksi tubuh.
Jika Anda obesitas, upayakan untuk selalu aktif dan mengatur porsi makan. Sementara itu, jika Anda underweight, Anda bisa perbanyak konsumsi karbohidrat, protein, serta makanan yang kaya lemak baik.
11. Kurangi Bahan Kimia Penyebab Ketidakseimbangan Hormon
Beberapa bahan kimia yang ditemui di kehidupan sehari-hari seperti BPA, pestisida, atau logam berat dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Maka dari itu, pilih makanan organik serta alat memasak dan makan yang aman, contohnya yang terbuat dari kaca, cast iron, atau food-grade stainless steel.
12. Selalu Terhidrasi
Sudah banyak bukti bahwa menjaga kadar hidrasi dapat membawa banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya menjaga siklus menstruasi tetap teratur. Maka dari itu, upayakan minum air sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari. Agar lebih optimal, utamakan minum air mineral dan kurangi minuman berkadar gula tinggi.
13. Konsumsi Kunyit
Salah satu obat alami telat haid adalah kunyit, yang kaya akan curcumin. Curcumin merupakan komponen yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang dapat mendukung kinerja organ tubuh, termasuk organ-organ sistem reproduksi.[2]
Butuh solusi praktis untuk 'memancing' haid? Anda bisa coba Sido Muncul Kunyit Asam.
Minum serbuk satu ini terbuat dari ekstrak kunyit dan ekstrak asam jawa yang 100% alami, dan diolah menggunakan mesin berteknologi tinggi. Tak hanya membantu melancarkan datang bulan, sensasi rasa asam manis Sido Muncul Kunyit Asam juga bisa membuat tubuh terasa segar dan sehat.
Pada dasarnya, cara mengatasi telat haid bisa dilakukan dengan bahan-bahan alami. Agar lebih praktis, pastikan Anda selalu memiliki stok Sido Muncul Kunyit Asam di rumah untuk membantu haid tetap teratur.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•08 MAY 2024
Apa Perbedaan Mual Hamil dan Masuk Angin?
Tidak sedikit orang yang sulit membedakan mual karena hamil dan masuk angin. Jika Anda adalah salah satunya, maka penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan mual hamil dan masuk angin, agar proses penanganannya bisa lebih tepat dan efektif.
Mual Karena Masuk Angin atau Hamil? Ini Perbedaannya
Pada umumnya, mual karena masuk angin dan hamil memiliki sensasi yang mirip. Saat mengalaminya, biasanya Anda akan merasa ingin muntah serta merasakan ketidaknyamanan di perut.
Tidak adanya perubahan fisik tertentu juga kerap membuat mual saat hamil dan masuk angin sulit dibedakan. Pasalnya, waktu wanita merasa mual saat hamil biasanya terjadi di awal kehamilan, sehingga pertanda kehamilan lainnya belum terlihat.
Lantas, bagaimana cara membedakan keduanya? Ini perbedaannya:
Penyebab Mual
Saat Hamil:
Mual saat hamil kerap disebut dengan 'morning sickness'. Meski menggunakan kata 'morning', mual hamil saat malam hari sangat mungkin terjadi, bergantung pada kondisi tubuh setiap orang.
Mual saat hamil terjadi karena adanya peningkatan hormon hCG (human chorionic gonadotropin) yang mempengaruhi pusat muntah di otak serta meningkatkan sensitivitas terhadap pemicu mual, seperti bau atau makanan tertentu.
Saat Masuk Angin:
Mual merupakan salah satu gejala yang umum terjadi saat masuk angin, dan merupakan reaksi alami tubuh untuk melawan berbagai penyebab masuk angin, misalnya infeksi virus atau bakteri, adanya gangguan pencernaan, hingga stres berlebihan.
Durasi Mual
Saat Hamil:
Durasi mual karena hamil berbeda-beda pada setiap orang dan setiap kehamilan. Sensasi ini umumnya muncul di trimester pertama kehamilan dan bisa berlangsung selama beberapa menit atau beberapa jam.
Meski begitu, di beberapa kasus, mual juga bisa muncul hingga waktu kelahiran dengan frekuensi yang lebih sering.
Saat Masuk Angin:
Berbeda dengan rasa mual saat hamil yang cenderung hilang muncul, rasa mual akibat masuk angin bersifat lebih persisten. Meski begitu, rasa mual ini hanya bersifat sementara, dan umumnya akan mereda seiring dengan waktu pemulihan tubuh.
Gejala Mual
Saat Hamil:
Tingkat intensitas orang yang mual saat hamil umumnya bervariasi, dari ringan hingga parah. Meski begitu, biasanya tanda mual hamil akan disertai dengan gejala berikut:
Lebih sensitif terhadap bau
Hipersalivasi, alias peningkatan produksi air liur
Mengidam
Moodswing, alias perubahan mood yang drastis
Nyeri di payudara
Nyeri punggung
Tidak selera makan
Mudah lelah
Muntah
Saat Masuk Angin:
Saat masuk angin, sensasi mual biasanya akan dibarengi dengan berbagai gejala ringan, seperti:
Bloating, alias kembung akibat penumpukan gas di perut
Sakit tenggorokan
Meriang atau demam
Batuk dan pilek
Dehidrasi, yang ditandai dengan mulut terasa kering atau urin berwarna gelap
Nyeri otot
Kelelahan
Pusing
Muntah
Cara Mengatasi Mual
Saat Hamil:
Mengatasi mual saat hamil bisa dilakukan dengan mengombinasikan perubahan pada gaya hidup dan pola makan. Ini beberapa tips untuk 'mengakali' mual di tengah kehamilan:
Terapkan pola makan seimbang dengan memperbanyak sayur, buah, kacang-kacangan, serta makanan yang tinggi zat besi seperti ikan dan daging merah. Selain untuk mendukung perkembangan janin, makanan yang sehat juga membantu proses pencernaan, sehingga rasa mual bisa diminimalisir.
Hindari pemicu mual, seperti makanan, benda, atau ruangan yang berbau tajam, serta situasi yang mengundang mual, misalnya berada di ruangan yang terlalu panas. Gunakan pengharum ruangan atau aromaterapi yang menenangkan untuk menangkal bau yang dapat 'memancing' mual.
Banyak beristirahat. Rasa lelah dan stres bisa membuat mual jadi makin buruk. Untuk mengakalinya, sediakan lebih banyak waktu untuk istirahat serta mempraktikkan teknik relaksasi, seperti teknik bernapas atau yoga.
Konsumsi obat anti-mual atau suplemen. Obat-obatan dan suplemen tertentu bisa membantu Anda mengatasi mual dengan lebih mudah. Meski begitu, pastikan Anda sudah berkonsultasi tentang obat yang Anda konsumsi terlebih dulu.
Saat Masuk Angin:
Ada beberapa cara menghilangkan rasa mual karena masuk angin, diantaranya:
Istirahat yang cukup. Saat tidur, tubuh dapat bekerja lebih baik untuk melawan penyakit, sehingga Anda bisa lebih cepat pulih dan tak merasakan mual.
Konsumsi makanan sehat yang nyaman di perut, misalnya sup ayam, bubur yang dilengkapi protein dan sayur, atau roti untuk meringankan kerja sistem pencernaan. Hindari makanan yang sulit dicerna seperti makanan berlemak, makanan yang terlalu pedas, ataupun produk susu.
Konsumsi obat. Untuk mempercepat pemulihan, Anda bisa mengonsumsi obat anti-mual ataupun obat masuk angin yang umum dijual di pasaran.
Masuk angin bisa menyerang kapan saja, terutama saat daya tahan tubuh Anda mulai menurun. Maka dari itu, pastikan Anda selalu menyediakan Tolak Angin Cair Herbal kemanapun Anda pergi untuk mengatasi gejala masuk angin, seperti mual, kembung, dan meriang.
Terbuat dari rempah berkualitas seperti adas, kayu ules, daun cengkeh, jahe, dan daun mint, Tolak Angin memberi sensasi sejuk untuk mengalihkan rasa mual serta membantu tubuh melawan penyakit. Selain itu, kandungan madunya pun memberi rasa manis, sehingga Anda tak akan merasa seperti sedang minum jamu.
Jadi, sekarang Anda sudah tahu perbedaan mual hamil dan masuk angin. Jangan tunggu mual, segera sediakan stock Tolak Angin di rumah Anda untuk penanganan masuk angin yang optimal.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•07 MAY 2024
14 Obat Masuk Angin Alami, Mudah Dibuat dan Ampuh
Masuk angin kerap ditandai dengan gejala-gejala ringan seperti kembung, pusing, atau mual. Karena gejalanya tidak berat, banyak orang lebih memilih mengonsumsi obat masuk angin alami daripada langsung mengonsumsi obat kimia modern.
Apa saja bahan-bahan alami yang bisa mencegah dan menyembuhkan masuk angin? Ini daftarnya:
1. Adas
Adas merupakan tanaman yang berguna untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Tanaman ini memiliki berbagai senyawa untuk meredakan kembung serta membunuh bakteri dalam sistem pencernaan[1]. Untuk 'mengusir' masuk angin, Anda bisa menggerus biji adas dan mencampurnya dengan air hangat.
2. Bawang Putih
Tak hanya berfungsi sebagai penyedap masakan, bawang putih juga bisa jadi opsi obat tradisional untuk masuk angin, karena memiliki komponen allicin yang memiliki sifat antivirus dan antimikroba. Untuk mengobati masuk angin, Anda bisa mengonsumsi bawang putih secara utuh atau mencampurkannya dengan makanan[2].
3. Kayu Ules
Apakah Anda familiar dengan kayu ules? Tanaman obat satu ini memiliki kandungan antioksidan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta antiinflamasi yang membantu mengurangi peradangan[3]. Untuk mengonsumsinya, Anda bisa merebus kayu ules dan meminum air rebusannya.
4. Kunyit
Kunyit merupakan salah tanaman rempah untuk masuk angin yang cukup dikenal di Indonesia. Pasalnya, banyak menu yang menggunakan rempah satu ini, mulai dari soto, opor, hingga jamu kunyit asam. Tak hanya sedap di lidah, kunyit juga kaya akan curcumin, senyawa yang bersifat antioksidan, antibakteri, serta antiinflamasi[4].
5. Cengkeh
"Kecil-kecil cabe rawit" merupakan kutipan yang pas untuk menggambarkan cengkeh. Pasalnya, cengkeh memiliki kandungan antioksidan dan antimikroba yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari rempah-rempah lain[5]. Untuk 'menghempas' gejala masuk angin, Anda bisa merebus cengkeh dan mencampurnya dengan madu.
6. Temulawak
Temulawak dikenal sebagai rempah penambah nafsu makan. Tapi, temulawak ternyata punya segudang manfaat lainnya.
Dalam temulawak terdapat lebih dari 40 komponen aktif yang bisa meningkatkan imunitas, seperti mengurangi peradangan, membantu tubuh melawan bakteri, dan lain-lain[6]. Banyaknya jamu temulawak dengan rasa yang lezat di pasaran membuat rempah ini cocok untuk menjadi obat masuk angin untuk anak.
7. Jahe
Jahe merupakan salah satu rempah yang terkenal akan khasiatnya dalam memberi sensasi hangat pada perut dan tenggorokan. Untuk Anda yang sedang masuk angin, jahe juga bisa menjadi opsi untuk meredakan kembung, melegakan pernapasan, hingga menjadi opsi obat batuk.[7]
8. Kaldu
Ingin konsumsi rebusan untuk masuk angin yang lezat dan tidak terasa seperti jamu? Anda bisa mengonsumsi kaldu, baik yang terbuat dari ayam ataupun sapi.
Merebus daging dan tulang ayam atau sapi dapat mengeluarkan kolagen yang dapat membantu meningkatkan imunitas serta memperkuat sistem pencernaan[8]. Untuk menambah nutrisi, Anda juga bisa menambahkan sayuran dalam rebusan kaldu.
9. Daun Mint
Salah satu daun untuk masuk angin yang bisa Anda konsumsi adalah daun mint. Daun ini bermanfaat untuk menyingkirkan tanda-tanda masuk angin, seperti mual, kembung, serta rasa tidak nyaman di perut.
Untuk mengonsumsi daun mint, beberapa cara terbaiknya adalah merebusnya bersama teh, dimasukkan dalam jus, atau dicampurkan dalam infused water.
10. Lemon
Lemon merupakan buah yang kaya akan vitamin C. Bahkan, kandungan vitamin C lemon cenderung lebih banyak daripada jeruk. Maka dari itu, buah satu ini cocok Anda jadikan 'amunisi ekstra' untuk menguatkan daya tahan tubuh yang melemah saat masuk angin.
11. Makanan Probiotik
Makanan probiotik merupakan makanan yang kaya akan mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama masalah pencernaan[9]. Beberapa contoh makanan probiotik adalah acar, yogurt, tempe, hingga kimchi.
12. Madu
Tak hanya berperan sebagai pemanis alami dalam berbagai kudapan, madu juga memiliki khasiat kesehatan yang tak main-main. Dalam sesendok madu asli, terdapat kandungan antioksidan, antiinflamasi, serta mengandung nutrisi yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi[10].
13. Kemangi
Tak hanya menjadi pelengkap lalapan, kemangi juga bisa mengatasi gejala masuk angin dan sensasi tidak enak badan. Pasalnya, kemangi memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang tinggi. Untuk mendapat manfaat yang optimal, ada baiknya Anda mengonsumsi kemangi setiap hari.
14. Kencur
Tak hanya memiliki rasa yang unik, kencur juga dapat menenangkan sensasi tak nyaman pada perut dan tenggorokan, sehingga cocok Anda jadikan ramuan pereda masuk angin. Selain itu, kandungan ethyl para methoxycinnamate (EPMC) pada kencur juga memiliki efek antiinflamasi yang membantu meredakan peradangan[11].
Anda sedang masuk angin dan butuh solusi praktis untuk meredakannya? Tak perlu repot-repot membuat obat masuk angin sendiri, karena Tolak Angin Sido Muncul bisa membantu meredakan gejala masuk angin yang mengganggu
Tolak Angin adalah obat dalam kemasan sachet untuk meningkatkan imunitas dan meredakan kembung, mual, hingga pusing.
Dalam satu sachet Tolak Angin, terdapat berbagai kandungan herbal berkualitas, seperti jahe, cengkeh, adas, dan kayu ules. Selain itu, ada juga kandungan madu dan daun mint yang memberikan sensasi manis yang menyegarkan.
Selain praktis dibawa kemana saja, Tolak Angin juga mudah Anda temui karena sudah tersedia toko-toko, minimarket, atau supermarket langganan Anda.
Jadi, kapanpun Anda membutuhkan obat masuk angin alami, Anda tak perlu membuatnya sendiri. Hanya dengan menyediakan Tolak Angin Cair Dus 12's Herbal di rumah atau tas Anda, Anda akan lebih terlindungi dari masuk angin.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•07 MAY 2024
Ciri-ciri dan Cara Mengatasi Masuk Angin pada Anak yang Efektif
Masuk angin pada anak dapat menjadi momok bagi orang tua. Maka dari itu, memahami gejala dan cara mengatasi masuk angin pada anak merupakan langkah penting untuk memberikan perawatan terbaik. Mari temukan caranya di artikel ini.
Apa Itu Masuk Angin?
Pada dasarnya, masuk angin tidak termasuk dalam kategori penyakit, melainkan kumpulan gejala yang timbul akibat melemahnya daya tahan tubuh. Penyebab masuk angin bermacam-macam, mulai dari paparan virus atau bakteri hingga perubahan cuaca.
Meski gejala masuk angin bisa juga dirasakan orang dewasa, anak-anak cenderung lebih rentan mengalaminya, karena sistem kekebalan tubuh anak-anak belum berkembang dengan sempurna.
Meski begitu, Anda tak perlu panik. Dengan pengetahuan yang tepat, masuk angin akan bisa Anda tangani dengan mudah.
Ciri-ciri Anak Masuk Angin
Apa saja tanda-tanda anak mulai masuk angin? Ini beberapa diantaranya:
1. Demam
Demam merupakan reaksi alami tubuh untuk melawan infeksi atau penyakit. Untuk memastikan anak sedang demam atau tidak, Anda bisa menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh anak. Biasanya, suhu tubuh anak yang sedang demam berkisar di angka 38°C atau lebih dari itu.
2. Lemas dan Tidak Nafsu Makan
Lemas dan tak nafsu makan merupakan salah satu gejala masuk angin pada anak yang paling mudah dideteksi. Hal ini karena tubuh anak sedang melawan penyakit di dalam tubuhnya, sehingga anak akan merasa tak nyaman.
3. Rewel
Saat masuk angin, anak mungkin menjadi rewel karena merasa tidak nyaman dengan gejala yang muncul, seperti kedinginan, sulit tidur, hingga frustasi karena tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
4. Batuk dan Bersin-bersin
Sama seperti demam, batuk dan bersin-bersin juga merupakan reaksi alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari virus, debu, atau zat asing yang menyebabkan iritasi dan infeksi.
5. Muntah
Muntah kerap kali menjadi efek masuk angin pada anak karena beberapa alasan, mulai dari adanya iritasi pada saluran pencernaan hingga menjadi respon alami tubuh untuk mengeluarkan zat-zat berbahaya atau toksin dari sistem pencernaan.
Cara Mengatasi Masuk Angin Pada Anak
Apa yang harus dilakukan jika anak masuk angin? Coba terapkan beberapa tips berikut:
1. Beri Anak Waktu untuk Istirahat
Istirahat merupakan langkah terpenting dalam proses pemulihan anak dari masuk angin. Ini karena saat istirahat, energi yang biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari dialihkan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi stres pada anak.
Agar proses pemulihan lebih optimal, pastikan ruangan tempat anak beristirahat sudah nyaman. Hindari kebisingan, sediakan bantal dan selimut yang nyaman, serta pastikan suhu ruangan tetap sejuk, tidak terlalu panas namun juga tidak terlalu dingin.
2. Beri Perhatian dan Dukungan Emosional
Mencurahkan perhatian dan dukungan emosional saat anak sakit dapat memberikan rasa aman dan tenang yang memudahkan proses kesembuhan anak.
Anda bisa tidur bersama sang buah hati, memberinya pijatan lembut, atau menemaninya melakukan aktivitas yang menyenangkan agar anak tidak bosan.
3. Pastikan Anak Mengonsumsi Makanan Bernutrisi dan Selalu Terhidrasi
Makanan bergizi tinggi dapat membantu meningkatkan imunitas, sehingga anak bisa melawan penyakit dalam tubuhnya. Beberapa contohnya adalah minuman jahe manis, sup ayam, atau sup sayuran. Tak hanya kaya gizi, makanan tersebut juga dapat memberi sensasi hangat serta mudah ditelan.
Tak hanya itu, pastikan anak juga selalu terhidrasi. Anda bisa memberikan minuman seperti air putih, jus buah, atau kaldu hangat untuk mendukung proses penyembuhan anak
4. Sedia Tolak Angin Anak Cair
Untuk mengoptimalkan proses penyembuhan, Anda bisa memberikan obat tradisional untuk anak masuk angin, seperti Tolak Angin Anak Cair.
Tolak Angin Anak Cair merupakan ramuan herbal untuk mengatasi meriang, mual, dan gejala lainnya. Menggunakan bahan berkualitas dan teknologi yang canggih, formulasi Tolak Angin Anak Cair aman diminum oleh buah hati Anda.
Tolak Angin Anak Cair mengandung bahan-bahan alami, seperti:
Buah Adas: Membantu melancarkan sistem pencernaan dan meredakan kembung pada perut.[1]
Kayu Ules: Tinggi akan antioksidan dan vitamin C yang membantu proses penyembuhan, serta memudahkan anak untuk tidur.[2]
Daun Cengkeh: Memiliki kandungan anti-bakteri serta anti-radang.[3]
Jahe: Memberikan efek melegakan pernapasan, meredakan mual, serta memiliki sifat anti-bakteri dan antiinflamasi[4].
Daunt Mint: Memiliki kandungan analgesik untuk melegakan pernapasan serta memberi sensasi sejuk yang dapat mengurangi mual dan kembung.[5]
Madu: Memiliki sifat anti-bakteri serta memberi rasa manis alami.
Ekstrak Tanduk: Bahan tradisional yang membantu menurunkan demam serta meredakan peradangan pada tubuh.[6]
Meski terbuat dari bahan alami, Tolak Angin Cair Anak tetap memiliki rasa manis kesukaan anak-anak, serta bisa dinikmati secara langsung atau dilarutkan dalam air hangat.
5. Selalu Pantau Keadaan Anak
Upayakan untuk selalu memantau perkembangan kondisi anak secara berkala, misalnya dengan mengukur suhu 2-3 kali sehari, serta memastikan anak tetap terhidrasi.
Jika gejala tak kunjung hilang bahkan setelah dilakukan tindakan-tindakan diatas, atau muncul gejala baru seperti kesulitan bernapas, ruam, atau diare yang terus menerus, segera bawa anak untuk berkonsultasi dengan dokter.
Pada dasarnya, cara mengatasi masuk angin pada anak tidaklah rumit. Agar lebih praktis, selalu sediakan Sido Muncul Tolak Angin Anak Cair di rumah untuk membantu meredakan gejala masuk angin pada anak.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•06 MAY 2024
7 Cara Mengatasi Maag Kambuh, Mudah Tapi Efektif
Sudah siap beraktivitas, tapi tiba-tiba maag malah kambuh. Hal ini tentunya membuat jadwal dan mood Anda berantakan, bukan? Maka dari itu, penting bagi orang yang memiliki maag untuk mengetahui cara mengatasi maag kambuh agar aktivitas sehari-hari Anda tak terganggu.
Maag: Definisi dan Cara Pencegahannya
Maag, atau biasa disebut dengan gastritis, merupakan gangguan kesehatan yang umum terjadi, baik pada anak muda maupun orang dewasa. Biasanya, ciri-ciri maag kambuh berbeda pada setiap orang, mulai dari timbulnya rasa perih di bagian atas perut, mual dan muntah, hingga lemas.
Di taraf yang ringan, maag pada dasarnya tidak membahayakan. Meski begitu, jika dibiarkan, maag bisa saja menyebabkan komplikasi yang serius. Maka dari itu, Anda bisa mencegah maag kambuh dengan cara berikut:
Hindari makanan atau minuman pemicu maag, seperti makanan pedas, bersantan, berlemak tinggi, serta minuman beralkohol, soda, dan kafein.
Hindari paparan asap rokok.
Tekan dan kelola stres dengan bercengkrama dengan orang-orang terdekat, rutin meditasi, dan berolahraga.
Menurunkan berat badan dan kadar lemak visceral. Lemak pada tubuh dapat menekan lambung dan memperburuk gejala maag.
Cara Mengatasi Maag Saat Kambuh
Maag sudah terlanjur kambuh? Jangan khawatir, ini cara 'menaklukkan' maag:
1. Menyusun Food Diary
Food diary alias catatan makanan dapat membantu Anda mengidentifikasi minuman atau makanan penyebab maag kambuh. Untuk membuat food diary, Anda hanya perlu menyiapkan catatan, baik di buku ataupun ponsek, lalu mencatat semua yang Anda konsumsi, lengkap dengan takarannya.
2. Menghindari Makanan dan Minuman Pemicu Maag
Mengonsumsi makanan atau minuman yang salah kerap menjadi 'biang' datangnya maag. Tak heran, kebanyakan makanan pemicu maag memang memiliki rasa yang sedap.
Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi minuman dan makanan yang baik dikonsumsi saat maag kambuh, seperti:
Buah-buahan yang tidak terlalu asam.
Sayur-sayuran.
Kacang-kacangan.
Ikan.
Daging tanpa lemak.
Makanan yang lunak seperti pisang, bubur, atau oatmeal.
Makanan probiotik, seperti yogurt, acar, atau kombucha.
3. Makan dengan Porsi Sedikit, Namun Sering
Menurut penelitian[1][2], makan dengan porsi sedikit namun sering bisa membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga meringankan kinerja organ pencernaan. Dengan begini, tubuh bisa memproduksi lebih sedikit asam lambung yang berpotensi mengiritasi lambung serta meredakan sakit perut karena maag.
4. Istirahat
Jika memungkinkan, sebaiknya Anda langsung beristirahat dan tidur saat timbul tanda-tanda maag. Posisi tidur terbaik saat maag kambuh adalah berbaring dengan posisi bantal dan bahu yang lebih tinggi dari perut untuk mencegah asam lambung naik ke tenggorokan. Selain itu, Anda juga bisa tidur dengan posisi miring ke kiri.
5. Lakukan Manajemen Stres
Gejolak stres tinggi merupakan salah satu penyebab utama maag. Untuk mengelola stres, Anda bisa lakukan hal berikut:
Melakukan berbagai teknik relaksasi, seperti meditasi dan melakukan teknik pernapasan dalam.
Berolahraga. Anda bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau yoga untuk melepaskan ketegangan dan meningkatkan suasana hati.
Melakukan hobi atau kegiatan yang menyenangkan.
Bertemu dan bercengkerama dengan orang-orang terdekat, misalnya keluarga dan sahabat.
Melakukan konsultasi ke profesional seperti psikolog atau psikiater bila perlu.
6. Konsumsi Obat Pereda Maag
Minum obat maag merupakan salah satu pertolongan pertama saat maag kambuh yang paling cepat dan efektif. Jika gejala maag kerap mengganggu Anda, pastikan Anda selalu membawa Sido Muncul Esemag kemanapun Anda pergi.
Sido Muncul Esemag merupakan obat herbal yang diracik dengan bahan-bahan berkualitas serta teknologi yang canggih. Obat ini memiliki rasa mint yang melegakan tenggorokan dan perut, serta memiliki kemasan sachet yang mudah dibawa-bawa.
Sido Muncul Esemag memiliki khasiat meredakan rasa tak nyaman yang ditimbulkan oleh maag, seperti rasa perih pada perut serta GERD. Komposisi Esemag antara lain:
Ekstrak Kunyit: Kunyit memiliki kandungan anti-inflamasi dan antioksidan yang baik, sehingga bisa membantu mengurangi peradangan pada dinding lambung.
Ekstrak Akar Manis (Licorice): Akar manis memiliki kandungan anti-inflamasi yang tinggi. Selain itu, akar manis juga bisa memberi lapisan tambahan untuk melindungi dinding lambung.
Meniran hijau: Meniran memiliki kandungan anti-peradangan serta memiliki kandungan anti-bakteri yang efektif melawan H.pylori, bakteri penyebab maag.
7. Konsultasi ke Dokter
Penting untuk berkonsultasi ke dokter jika gejala maag muncul berulang kali dan sudah tak tertahankan, apalagi jika Anda sudah melakukan tindakan pencegahan maag.
Pasalnya, beberapa gejala seperti hilangnya berat badan atau adanya darah pada tinja merupakan salah satu ciri maag kronis yang perlu menerima penanganan dengan segera.
Pada umumnya, maag bukanlah kendal kesehatan yang berbahaya. Meski begitu, maag bisa memicu munculnya penyakit atau komplikasi yang lebih serius jika Anda abaikan.
Maka dari itu, segera lakukan cara mengatasi maag kambuh diatas jika Anda mulai merasakan gejalanya. Tentu saja, jangan lupa selalu membawa Sido Muncul Esemag kemanapun Anda pergi agar Anda lebih tenang beraktivitas.
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•06 MAY 2024
7 Ciri-Ciri Maag Kambuh, Kenali dan Atasi Sebelum Parah
Anda sering bersendawa dan kerap merasakan sensasi terbakar di dada? Jika ya, coba mulai beri perhatian lebih kepada tubuh Anda, karena bisa jadi itu adalah ciri-ciri maag kambuh.
Apa itu maag, apa gejalanya, dan bagaimana cara mengatasinya? Temukan jawabannya di artikel ini.
Maag: Definisi, Penyebab, dan Perbedaannya dengan Asam Lambung (GERD)
Beberapa tahun belakangan, penyakit maag kerap menjadi sorotan karena jumlah kasusnya yang kian meningkat[1].
Tidak hanya orang dewasa, anak muda pun kerap mengalami penyakit satu ini. Namun, apa itu maag? Maag atau gastritis merupakan kondisi adanya inflamasi, alias peradangan pada dinding lambung.
Peradangan ini berpotensi menimbulkan berbagai kendala kesehatan, mulai dari terganggunya proses penyerapan nutrisi makanan hingga menurunya daya tahan tubuh.
Penyebab maag sendiri ada berbagai macam, diantaranya:
Infeksi bakteri H.pylori
Mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat secara berlebihan
Tidak mengunyah makanan dengan sempurna
Tingkat stress yang tinggi
Obesitas
Merokok
Memiliki penyakit tertentu seperti autoimun dan HIV/AIDS.
Nah, jika bicara soal maag, tak sedikit orang yang menggapnya sama dengan asam lambung (GERD). Padahal, keduanya adalah kendala kesehatan yang berbeda. Apa perbedaan maag dan asam lambung?
Berbeda dengan maag, GERD merupakan kondisi saat asam lambung naik ke tenggorokan. Meski berbeda, keduanya kerap disebabkan oleh hal-hal yang sama, serta memiliki gejala yang mirip pula.
Gejala Maag Saat Kambuh
Pada dasarnya, tanda-tanda maag bisa berbeda pada setiap orang, bergantung pada penyebab serta tingkat peradangannya. Meski begitu, ada beberapa gejala umum yang dirasakan saat maag kambuh, yakni:
1. Timbul Rasa Tidak Nyaman pada Perut
Maag dapat menimbulkan rasa sakit, perih, atau sensasi terbakar pada bagian atas perut. Tingkat keparahan dan frekuensi kemunculan rasa tidak nyaman ini berbeda pada tiap orang.
2. Merasa Mual
Saat maag, gejala yang umum terjadi adalah timbulnya rasa mual, bahkan tidak jarang disertai dengan muntah. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan produksi asam pada lambung.
3. Merasa Kembung
Produksi asam lambung yang berlebihan pada penderita maag berpotensi memicu sensasi kembung, baik sebelum atau sesudah makan. Tak hanya membuat perut terasa 'penuh', hal ini juga bisa mengakibatkan sendawa terus menerus.
4. Heartburn
GERD atau naiknya asam lambung ke kerongkongan merupakan salah satu gejala maag. Di kondisi ini, penderita maag akan merasakan sensasi panas di dada atau kerongkongan.
5. Kesulitan Menelan Makanan dan Hilangnya Nafsu Makan
Tak hanya menyebabkan heartburn, asam lambung yang naik ke kerongkongan juga bisa menimbulkan iritasi. Akibatnya, penderita maag bisa mengalami kesulitan menelan makanan akibat rasa sakit yang ditimbulkan.
Selain itu, kenaikan asam lambung juga bisa memberikan sensasi pahit atau asam pada ujung lidah. Akibatnya, penderita maag bisa saja kehilangan nafsu makannya.
6. Sering Merasa Lelah
Meski tak selalu terjadi, penderita maag kerap merasa mudah lelah. Hal ini karena maag berpotensi mengganggu proses penyerapan nutrisi pada makanan, sehingga tubuh tak menerima nutrisi dengan maksimal.
7. Adanya Darah Pada Muntah atau Tinja
Pada kasus yang lebih berat, salah satu gejala maag adalah adanya darah pada muntahan atau tinja akibat pengikisan yang parah pada dinding lambung.
Di tahap ini, penderita maag memerlukan penanganan dokter dengan segera.
Cara Mengatasi Maag Saat Kambuh
Pada dasarnya, maag merupakan kondisi yang tidak berbahaya. Meski begitu, maag tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, jika terus menerus diabaikan, penyakit ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.
Untuk mengatasi rasa tak nyaman akibat maag serta mencegahnya muncul kembali, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yakni:
1. Istirahat
Jika memungkinkan, segeralah istirahat saat gejala maag mulai kambuh. Anda bisa berbaring dengan posisi kepala lebih tinggi dan membuat badan Anda lebih rileks. Jika perlu, Anda juga bisa mengompres perut bagian atas.
2. Makan Sedikit Namun Sering
Salah satu tips pencegahan maag adalah dengan makan sedikit-sedikit, namun sering. Hal ini bisa membantu mengurangi beban kerja lambung, mengontrol produksi asam lambung, serta mengurangi rasa tidak nyaman saat tubuh mencerna makanan.
3. Perbaiki Gaya Hidup
Cari tahu dan hindari makanan dan minuman yang berpotensi menyebabkan gangguan pada lambung, misalnya makanan pedas, makanan asam, alkohol, kafein, minuman bersoda, hingga makanan yang berlemak.
Selain itu, lakukan manajemen stres secara berkala dengan melakukan hal-hal yang membuat tubuh dan pikiran rileks, misalnya olahraga, melakukan hobi, hingga meditasi.
4. Konsumsi Obat Herbal
Untuk meredakan sakit akibat gangguan lambung, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan herbal seperti Sido Muncul Esemag Cair.
Sido Muncul Esemag merupakan ramuan herbal dengan rasa mint yang dapat meringankan sensasi tidak nyaman saat terjadi gangguan lambung, seperti heartburn, mual, hingga muntah.
Sido Muncul Esemag memiliki kandungan alami yang berkualitas, yaitu:
Kunyit, yang dapat menguatkan lapisan pelindung pada dinding lambung serta memiliki kandungan anti inflamasi untuk meredakan peradangan[2].
Akar manis atau licorice, yang memiliki manfaat anti-radang serta membantu penyembuhan luka pada lambung[3].
Meniran, yang memiliki manfaat antimikroba dan ampuh mencegah infeksi karena bakteri, termasuk bakteri H.pylori[4].
Dari tujuh ciri-ciri maag kambuh diatas, mana yang paling sering Anda alami? Apapun gejala tidak nyaman yang Anda rasakan, percayakan pada Sido Muncul Esemag untuk meringankannya. Yuk, check out sekarang!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•04 MAY 2024
12 Cara Agar ASI Cepat Keluar yang Efektif dan Aman
Menjadi seorang ibu tentu menghadirkan banyak kegembiraan sekaligus challenges baru – salah satunya adalah menyusui. ASI yang tidak lancar bahkan tidak keluar sama sekali bisa membuat ibu stres, sehingga harus segera ditemukan cara agar ASI cepat keluar.
Penyebab dari masalah ini beragam, mulai dari fisik hingga psikologis. Berikut cara agar ASI cepat keluar yang mudah dan aman:
1. Pijat Payudara
Air susu ibu yang sulit keluar atau tidak lancar juga bisa disebabkan oleh sumbatan pada saluran susu. Untuk melancarkannya, Anda bisa memberikan pijatan lembut pada payudara. Caranya juga mudah – mulai dari dasar payudara hingga puting.
2. Sering Menyusui
Ini bukan mitos – sering menyusui bayi merangsang tubuh memproduksi hormon prolaktin. Hormon ini adalah yang bertanggungjawab dalam memproduksi susu. Dengan stimulasi yang sering, maka produksi hormon juga terjadi lebih sering, sehingga produksinya melimpah.
3. Gunakan Pompa ASI
Refleks let-down adalah gerakan alamiah yang terjadi ketika ada rangsangan dari mulut bayi yang menyusu. Penggunaan pompa ASI di antara sesi menyusui juga memberikan stimulan tambahan untuk memperlancar produksi ASI, bahkan membuatnya lebih banyak.
4. Kangaroo Care
Seperti kanguru yang selalu kontak antar kulit dengan anaknya, metode ini juga mengharuskan Anda bersentuhan dengan bayi skin-to-skin. Hal ini bisa dicoba karena kontak antar kulit membantu meningkatkan oksitosin dan prolaktin – keduanya baik untuk merangsang produksi susu sambil mendukung bonding ibu dan bayi.
5. Istirahat yang Cukup
Seringkali ASI tidak keluar karena ibu kurang istirahat – ini umumnya terjadi di awal-awal kelahiran. Ketika istirahat kurang dan jam tidur berantakan, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang berseberangan dengan prolaktin (penanggung jawab produksi susu ibu).
Maka dari itu, terapkan manajemen stres yang baik dan istirahat cukup. Ibu tentu akan membutuhkan dukungan dari anggota keluarga lainnya agar mendapatkan istirahat yang berkualitas ini.
6. Hidrasi dan Nutrisi Seimbang
Ketika menyusui, ibu memerlukan asupan cairan yang lebih banyak. Selain untuk memastikan fungsi tubuhnya berjalan dengan baik, produksi susu juga tergantung pada jumlah air yang masuk ke tubuh.
Berikan support juga dengan konsumsi nutrisi yang seimbang. Mulai dari memperkaya protein hingga konsumsi vitamin B kompleks dan memenuhi mineral esensial.
7. Menerapkan Teknik Relaksasi
Relaksasi adalah salah satu stress management. Ketika tubuh tenang dan rileks, proses let-down ASI lebih mudah karena tubuh memiliki banyak oksitosin.
8. Sunbathing
Biasakan untuk berjemur di pagi hari. Selain kaya akan vitamin D, sinar matahari membuat Anda merasa bahagia sehingga mood membaik.
Sementara itu, suasana hati yang baik ini mempengaruhi prolaktin yang memproduksi susu. Anda juga bisa menggunakan lampu terapi untuk menggantikan sinar matahari.
9. Sesuaikan dengan Kenyamanan Bayi
Air susu yang keluar juga mendapat pengaruh dari bagaimana bayi menyusu. Maka dari itu, cari posisi yang nyaman untuk bayi, sehingga efisien ketika pengambilan ASI. Dengan begitu, produksi air susu juga berpotensi meningkat.
10. Pakai Bra yang Nyaman
Terdengar sepele, namun menggunakan bra yang terlalu ketat bisa mempengaruhi aliran ASI dengan menyumbat saluran susu.
Anda bisa menggunakan breast shells – ini membantu membentuk puting yang datar atau lembek. Dengan begitu, bayi mudah untuk menyusu dan produksi ASI lebih lancar.
11. Hindari Penggunaan Botol Susu dan Puting Palsu
Bayi masih dalam tahap belajar dan mengingat apa yang ia terima ketika menyusu. Apabila Anda menggunakan botol atau puting palsu secara bergantian, bayi akan bingung ketika langsung menyusu pada ibunya. Hal ini mengurangi efisiensi dan keaktifan bayi ketika minum ASI langsung.
12. Konsumsi Vitamin dan Suplemen untuk ASI
Konsumsi makanan peningkat produksi ASI yang bernutrisi adalah kunci untuk meningkatkan dan melancarkan produksi air susu. Sido Muncul Herbal Suprasi, suplemen herbal yang terbuat dari ekstrak daun katuk, adalah pilihan cerdas untuk membantu Anda dalam hal ini.
Dengan kandungan Sauropus androgynus dalam bentuk ekstrak yang setara dengan 24.000 mg daun katuk segar, suplemen ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan ibu menyusui.
Tidak hanya itu, kehadiran Vitamin B12 sebanyak 0,02 mg menjadikan Suprasi pilihan yang efektif. Cukup dengan mengonsumsi 3x1 kapsul setiap hari selama periode menyusui, Anda bisa merasakan manfaat nyata dalam meningkatkan produksi ASI.
Mengonsumsi Sido Muncul Herbal Suprasi merupakan cara cepat agar ASI keluar yang mudah dan praktis. Jangan biarkan masalah produksi ASI menghalangi momen berharga menyusui buah hati Anda!
Jangan biarkan kesulitan produksi ASI mengurangi kebahagiaan Anda bersama buah hati. Ikuti tips di atas dan lengkapi dengan Sido Muncul Herbal Suprasi untuk mendukung dan memaksimalkan masa menyusui Anda.
Ambil langkah sekarang untuk pengalaman menyusui yang lebih lancar dan menyenangkan, dan temukan cara agar ASI cepat keluar.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya
Kesehatan•03 MAY 2024
Lelah Beraktivitas? Ini Dia 10 Cara Mengatasi Kaki Pegal yang Ampuh
Cara mengatasi kaki pegal mungkin terdengar sederhana. Sebenarnya hal ini sangat penting, apalagi kondisi kaki yang pegal bisa mengganggu aktivitas harian.
Penyebabnya pun beragam – mulai dari berdiri lama, jalan kaki jauh, hingga mencoba olahraga baru. Untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan pendekatan dan langkah yang tepat.
Kenapa Terjadi Kaki Pegal?
Bagian tubuh manusia rentan terserang pegal, terutama jika kelelahan. Begitu juga dengan kaki pegal – kondisi ini terjadi karena terjadi tegang atau kelelahan pada otot yang ada di kaki. Penyebabnya juga beragam, meliputi:
Aktivitas fisik yang melebihi batas kekuatan. Hal ini terjadi karena mungkin otot belum terbiasa dengan tekanan tersebut.
Otot mendapatkan lubrikasi yang cukup melalui asupan cairan. Maka dari itu, jika dehidrasi terjadi, maka otot akan mudah kaku, pegal, dan sakit.
Tubuh membutuhkan mineral penting, seperti magnesium, kalsium, dan kalium. Ketika nutrisi ini tidak terpenuhi, maka otot tidak bekerja secara optimal.
Berdiri atau duduk dalam posisi sama, dalam waktu lama, dan ergonomi yang buruk dapat menimbulkan pegal serta nyeri pada kaki.
Beberapa kondisi medis, seperti artritis, diabetes, dan masalah jantung cenderung merasa pegal sebagai gejala sekunder penyakit tersebut.
Umumnya, kondisi ini tidak berbahaya dan Anda dapat mengatasinya secara rumahan saja. Namun, jika muncul gejala lain seperti inflamasi, kemerahan, dan pegal yang berkepanjangan, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri.
Bagaimana Mengatasi Kaki yang Pegal?
Banyaknya faktor yang menyebabkan pegal-pegal di kaki mengharuskan kita mengidentifikasinya dengan benar. Dengan begitu, Anda tahu solusi apa yang tepat untuk mengatasinya. Berikut cara mengatasi kaki pegal yang bisa Anda coba:
1. Peregangan
Tips menghilangkan pegal yang utama adalah dengan stretching – apalagi jika penyebabnya adalah tegang otot. Pastikan untuk pemanasan sebelum melakukan kegiatan fisik apapun. Beberapa caranya adalah menarik ujung kaki ke arah Anda atau berdiri dan mencoba menyentuh jari-jari kaki.
2. Memberikan Kompres
Umumnya, pegal disebabkan oleh peradangan atau otot tegang. Jika inflamasi adalah penyebabnya, kompres area yang sakit dengan es batu yang terbungkus handuk selama 20 menit. Ini akan mengurangi nyeri otot secara instan.
Namun, jika tegang otot merupakan akarnya, maka kompres area yang pegal dengan handuk hangat.
3. Minum Air Putih
Pegal dan kaku otot bisa terjadi atau memburuk karena dehidrasi. Maka dari itu, minum cukup air – terutama air putih – setiap hari. Cairan menjadi jauh lebih penting ketika Anda beraktivitas fisik atau hari sedang panas.
4. Mandi Air Hangat
Pegal dan nyeri dapat berkurang dengan mandi air hangat. Agar lebih optimal, campurkan garam Epsom di dalamnya. Hal ini karena epsom salt mengandung magnesium yang baik, sehingga tegang otot dapat berkurang.
5. Elevasi Kaki
Kaki bengkak juga sering terjadi dan datang dengan pegal-pegal. Apabila ini yang Anda hadapi, maka letakkan kaki dengan posisi lebih tinggi. Ganjal kedua kaki dengan bantal ketika duduk atau berbaring untuk mengurangi pembengkakan.
6. Pijat
Selain peregangan mengatasi pegal, pijat adalah cara cepat melemaskan otot kaki. Berikan pijatan ringan pada kaki, sehingga sirkulasi darah lancar. Dengan begitu, otot yang tegang bisa lebih rileks.
7. Cukupi Nutrisi
Nutrisi seimbang dan asupan mineral yang cukup adalah obat alami pegal linu. Maka dari itu, pastikan asupan kalsium, potassium, dan magnesium cukup. Gunakan suplemen bila perlu.
8. Pentingnya Istirahat Cukup untuk Kaki Pegal
Setelah hari yang panjang sebaiknya Anda memberikan waktu yang cukup untuk istirahat, termasuk untuk kaki. Ini akan membantu recovery otot dengan lebih optimal dan mengurangi risiko overused otot kaki.
9. Gunakan Alas Kaki yang Tepat
Seringkali kaki pegal hingga cedera disebabkan oleh alas kaki yang salah. Sebaliknya, alas kaki atau sepatu yang nyaman dan mendukung pergerakan kaki, akan menjauhkan Anda dari rasa pegal, meskipun banyak berdiri atau jalan kaki.
10. Tolak Linu Cool
Merasa tidak nyaman karena kaki pegal setelah seharian beraktivitas? Tolak Linu Cool hadir sebagai solusi – dengan kemasan roll-on yang siap sedia di mana saja.
Formulasinya unik dan lengkap, seperti menthol, calendula, chamomile, juniper berry, dan camphor. Tidak heran kalau minyak angin aromaterapi ini ampuh meredakan pegal di kaki sembari menghangatkan tubuh.
Manfaat aromaterapi dari minyak ini juga ideal untuk mengatasi masuk angin dan menghilangkan rasa gatal akibat gigitan serangga. Cukup oleskan Tolak Linu Cool pada area kaki yang pegal, dan rasakan kehangatan serta relaksasi yang menenangkan.
Cobalah Tolak Linu Cool sekarang juga dan rasakan kenyamanan dan kelegaan yang instan untuk kaki pegal Anda!
Menjaga kesehatan menjadi kunci agar bisa menikmati waktu bersama keluarga, apalagi di tengah kesibukan dan perjalanan panjang mudik Lebaran. Makanya, selalu selalu sediakan Tolak Linu Cool dalam perjalanan Anda.
Jangan biarkan pegal mengganggu momen berharga Anda; pastikan Anda mengetahui cara mengatasi kaki pegal dengan Tolak Linu Cool.
Baca SelengkapnyaBaca Selengkapnya